
Hewan suci hanya dapat dibunuh menggunakan Pedang Suci seperti Pedang Malaikat Agung Michael, Pedang Suci Rufael dan Pedang Suci Kaisar Agung Rufunus.
Ada juga tiga jenis binatang dewa yang tertulis di dalam Buku Dunia Sembilan Pendekar :
1. Archenex : naga tak terlihat\, yang hanya menjadi legenda bagi para penduduk Dunia Sembilan Pendekar
2. Scillus : Kuda terbang bersisik ular.
3. Crebetus : Anjing neraka berbadan tiga yang menjadi penjaga dunia bawah.
Selain di daratan, di lautan juga terdapat hewan suci dan binatang dewa. Berdasarkan yang tertulis di dalam Buku Dongeng Dunia Sembilan Pendekar , beberapa jenis hewan suci di dalam lautan yaitu
1.Polysipus : Gurita raksasa berukuran 10 meter berkaki delapan
2. Scrixpus : Hiu Raksasa
3. Megalodon : Paus pembunuh raksasa yang kabarnya berukuran satu pulau
3. Pigripus : Hewan berbentuk babi\, memiliki lidah beracun.
4. Frencenus : Lobster Laut
5. Scorxenus : Kalajenking laut
6. Rhigox : Badak Laut
7. Ximerax : binatang laut berwajah menyerupai burung bertanduk dua\, berekor ular\, dan bersisik naga.
8. Thirex : Ular Laut raksasa
9. Humansea : Manusia Duyung
10. The Reaken : Cumi-cumi raksasa berukuran 10 meter
__ADS_1
Beberapa binatang dewa di dalam lautan yang tercatat dalam Buku Dunia Sembilan Pendekar :
1.Hydra : Hewan berkepala naga dan memiliki delapan kepala
2.Hippocampus : Kuda Air dewa; dapat hidup di lautan dan dapat berubah wujud menjadi kuda biasa saat berada di daratan.
3.Dragon Ness : Naga Air
4. Cerein Crox : Buaya raksasa
5. Finolk : Paus raksasa
Namun di Dunia Sembilan Pendekar, tidak ada seorang manusia pun yang pernah mengarungi dalamnya lautan karena belum ada satu pun peracik obat bahkan di tingkat Grand Master yang dapat meracik Pil Pencipta Insang.
Kisah ratusan tahun yang lalu, di Gunung raksasa Tangan Dewa di Kerajaan Shuui terjadi pertempuran ribuan pendekar melawan seekor kura-kura raksasa.
Ribuan pendekar level Kaisar Pendekar ini berasal dari Kerajaan Shuui, Kerajaan Armor, Kerajaan Minion dan Kekaisaran Wang.
Mereka mempertaruhkan nyawa bertarung dengan Hewan Suci Legendaris Kura-Kura Raksasa.
Pangeran Feng saja hampir mati saat melawan anak kura-kura raksasa 100 tahun yang lalu. Kura-kura raksasa ini ternyata memiliki kekuatan resonansi penghancur jiwa sehingga siapapun yang mendengar resonansi itu akan menjadi gila dan memilih untuk bunuh diri.
Nyawa ribuan Raja Pendekar dan ratusan Kaisar pendekar membunuh diri mereka sendiri karena tidak tahan terhadap siksaan yang terjadi atas jiwa mereka.
Pangeran Feng saat itu selamat berkat mengkonsumsi Pil Penguat Jiwa sehingga jiwanya mampu selamat dari serangan resonansi penghancur jiwa. Namun Pangeran Feng sudah tidak mampu bergerak lagi saat Kura-Kura raksasa itu hendak mengeluarkan kekuatan laser penghancur.
"Ah.. sepertinya ajalku sudah dekat. Kalau aku masih diberi kesempatan, aku akan mengabdi kepada sesamaku." batin Pangeran Feng yang pasrah akan kematiannya
Di saat keadaan kritis itu, muncul seorang pria paruh baya terbang ke arah kura-kura raksasa itu. Pertempuran kura-kura raksasa dengan pendekar misterius itu berlangsung lumayan lama. Pendekar misterius itu mampu bertahan dari kekuatan resonance penghancur jiwa dan mampu menghindari kekuatan laser penghancur.
Tidak lama setelah itu, pria misterius itu menusuk perut kura-kura raksasa itu. Perlahan-lahan kura-kura raksasa itu terjatuh dan tidak lama kemudian mati.
Dari mulut kura-kura raksasa itu muncul suatu cahaya terang dan terbuka suatu jalan yang diyakini adalah jalan menuju Sungai Keabadian. Di pinggir Sungai Keabadian itu tumbuh beratus Bunga Jantung Kehidupan yang jika di ekstrak menjadi pil, membuat orang yang mengkonsumsinya naik status ke Dewa Pendekar.
__ADS_1
Pangeran Feng memberikan sebuah giok berbentuk naga sebagai tanda terima kasih telah menyelamatkan nyawanya dan mengizinkannya masuk ke dalam tubuh kura-kura raksaasa untuk ikut mengambil Bunga Jantung Kehidupan.
“Terima kasih tuan pendekar karena mengizinkan saya ikut memetik Bunga Jantung Kehidupan” kata Feng semberi bersujud kepada pria itu
“Tidak masalah. Kamu juga telah berjasa meringankan pekerjaan saya. Saya hanya melanjutkan apa yang telah kamu dan pasukanmu lakukan. Ambillah apa yang kamu butuhkan. Saya sudah mengambil yang saya butuhkan.”kata pria itu hendak meninggalkan Feng sendiri
“Maaf tuan. Izinkan sebelumnya saya memperkenalkan diri. Nama saya Feng putra Kaisar Xiu Hui dari Kekaisaran Wang. Boleh saya tahu nama tuan? tanya Feng sopan
“Nama saya Liu Cheng San. Saya seorang pengembara. .”kata Liu Cheng San
“Jikalau tuan berkenan, sebagai rasa terima kasih saya, mohon diterima giok ini.” kata Feng sembari memberikan sebuah giok berbentuk naga.
Liu Cheng San pun menerima pemberian Pangeran Feng dan memasukkan giok itu ke dalam jubahnya.
“Kalau kamu sudah selesai, saya pergi dulu. Hati-hati dalam perjalananmu.”kata Liu Chen San sembari terbang meninggalkan Feng.
“Ah ternyata si kecil Xiu telah menjadi kaisar. Kapan-kapan lah aku mengunjunginya.”batin Liu Cheng San sembari terbang dengan kecepatan tinggi keluar dari perut kura-kura raksasa itu.
Pangeran Feng pun melanjutkan misinya untuk mengumpulkan Bunga Jantung Kehidupan sebanyak yang dia mampu.
Sepuluh tahun setelah kejadian itu, Kaisar Xiu Hui meninggal dan Pangeran Feng menjadi Kaisar baru Kekaisaran Wang. Dia mencoba mencari kembali Liu Cheng San selama bertahun-tahun namun tidak membuahkan hasil.
Selama sepuluh tahun itu juga, Feng memerintahkan Grand Master Peracik Obat di Kekaisarannya untuk membuat Pil Ekstrak Bunga Jantung Kehidupan sebanyak 2.000 butir. Lau Lin, Sang Grand Master Peracik Obat Kekaisaran Wang berhasil membuat 2.000 pil selama delapan tahun.
Feng pun perlahan-lahan mengkonsumsi 2.000 pil itu selama dua tahun dan berhasil menaikkan statusnya menjadi Dewa Pendekar level 79. Dengan Pil awet muda, Kaisar Feng berhasil mempertahankan wajah awet mudanya walaupun dia sudah berumur 300 tahun saat ini.
Di tempat lain, Setelah Liu Cheng Sang berhasil keluar dari perut kura-kura raksasa itu, dia menjadi sasaran Sekte Iblis yang mengetahui bahwa Liu Cheng Sang memiliki Peta “Taman Eden”.
Sekte Iblis ingin memiliki Peta itu untuk membalaskan dendam mereka karena telah diusir dari Surga jutaan tahun lalu.
“Azazael, kamu yakin dia memiliki peta itu.”tanya Lucifer, pemimpin sekte Iblis
“Saya yakin raja. Tidak ada yang bisa lolos dari Mata Cahaya Iblis saya ini.”jawab Azazael
__ADS_1
“Baiklah kumpulkan pasukan ke Gunung Taman Dewa. Cegat dia sebelum mencapai Taman Eden.” Perintah Raja Iblis Lucifer kepada Jendralnya.
“Baik baginda. Perintah diterima.” kata Azazael sembari mundur pergi untuk menyiapkan pasukannya.