DUNIA SEMBILAN PENDEKAR

DUNIA SEMBILAN PENDEKAR
Episode 19 - Gunung Taman Dewa


__ADS_3

Di Kaki Gunung Taman Dewa


Liu Cheng San sedang terbang dalam kecepatan tinggi dan tiba di kaki Gunung Taman Dewa.


“Setelah melewati Gunung ini, dan Asyur, saya akan sampai juga ke Taman Eden Aku beristrahat dulu untuk memulihkan tenaga dalamku.” batin Liu Cheng San.


Liu Cheng San telah berpetualang selama ratusan tahun dan telah menghadapi banyak rintangan untuk sampai di kaki Gunung Taman Dewa ini. Liu Cheng San harus bertarung dengan Raja Hewan, Bray Yu; Ratu Ular Xiuma, Raja Para Raksasa, Gong Dan Chu, dan juga beberapa iblis beserta Jendral Iblis Azazael. Beruntung Liu Cheng San berhasil kabur dari kejaran Jendral Iblis Azazael.


Setelah sehari beristirahat, Liu Cheng San pun melanjutkan perjalanannya. Tanpa dia sadari, sekte iblis yang dipimpin Raja Iblis Lucifer sedang terbang dengan kecepatan super tinggi ke Gunung Taman Dewa.


Liu Cheng San pun terbang dengan kecepatan standar karena dia tidak merasakan ancaman apapun di sekitarnya. Liu Cheng San pun tiba di perbatasan Asyur dan Gunung Taman Dewa setelah terbang selama dua hari.


“Baiklah saya akan beristirahat dulu. Besok saya akan melanjutkan perjalanan.”batin Liu Cheng San sembari bertapa di dalam sebuah gua di Gunung Xeng Yu An.


Di tempat lain, Raja Iblis Lucifer dan pasukannya telah tiba di kaki Gunung Taman Dewa.


“Paduka, dia sudah sampai di Asyur. Apa kita kejar lagi.” tanya Azazael


“Biarkan pasukan kita beristirahat. Kamu dan 9 Jendral Iblis lainnya ikut saya untuk mendapatkan peta itu.” kata Lucifer kepada para bawahannya.


“Baik Paduka.”


Azazael dan kesembilan Jendral Iblis lainnya pun menyiapkan segala peralatan perang mereka untuk menemani raja mereka terbang ke Gunung Xeng Yu An. Dengan kecepatan terbang super tinggi, mereka tiba dalam waktu setengah hari.


Pada saat pagi hari, Liu Cheng San hendak keluar dari gua pertapaannya dan merasakan ada aura jahat yang sedang mendekat ke arahnya.


“Ah sungguh sialnya diriku harus menghadapi raja iblis dan kesepuluh jendralnya.”batin Liu Cheng San meratapi nasibnya.


Sesampainya di hadapan Liu Cheng San, Raja Iblis maju untuk berbicara baik-baik kepada Liu Cheng San.

__ADS_1


“Siapa namamu manusia?”


“Saya Liu Cheng San.”


“Owh, aku dengar dari bawahanku kalau kamu memiliki peta Taman Eden. Serahkan peta itu dan aku akan membiarkan kau hidup.”


“Saya tidak punya peta yang kamu inginkan.”jawab Liu Cheng San berbohong


“Jangan berbohong di hadapan kami manusia. Kami adalah pendusta, tidak mungkin bisa kamu bohongi. Kami harus menyelesaikan urusan kami di Taman Eden dan kami tidak memiliki urusan denganmu. Serahkan peta itu sekarang juga dan saya akan biarkan kamu hidup.”


“Kalau memang kamu mau peta itu, langkahi dulu mayatku.”kata Liu Cheng San sembari mengeluarkan jurus Naga Api


“Ha..ha.haa. api sekecil ini tidak akan mampu mengalahkan kami. Api di Tartarus jutaan lebih panas dari api kecil mu ini. Kami ini keturunan Nephilim tidak akan bisa dikalahkan oleh manusia sepertimu.


Sepuluh Jendralku ini akan mengalahkanmu dengan cepat. Azazael, pimpin yang lain untuk mendapatkan peta itu.”perintah Raja Iblis Lucifer kepada Jendralnya.


Liu Cheng San menyadari walaupun statusnya sudah mencapai Pendekar Suci level 90; dia tidak dapat melawan Sepuluh pendekar suci sekaligus. Liu Cheng San pun terbang dengan kecepatan tinggi masuk ke dalam gua untuk menghindari pertempuran.


“Azazael, biarkan saja dia di dalam. Tidak usah kejar. Kita tunggu saja manusia itu mati kelaparan. Setelah itu kita ambil petanya. Kalian jaga saja setiap sisi gua ini.” Perintah Lucifer kepada bawahannya.


“Baik paduka”jawab kesepuluh jendral Iblis itu secara serentak.


Sepuluh Jendral Iblis sekte Iblis adalah Urakibarameel, Akibeel, Tamiel, Ramuel, Ezeqeel, Sartael, Arazjal, Turel, Semjaya, dan Azazael adalah sepuluh Jendral Iblis yang kekuatannya setara Pendekar Suci. Mereka adalah pengikut setia Lucifer sejak dari surga.


Sepuluh Jendral Iblis itu sebelumnya adalah Malaikat penyembah di surga yang diketuai oleh Malaikat Luciel , namanya sebelum berubah menjadi Lucifer.


Namun karena pemberontakan Malaikat Luciel yang ingin menjadi Tuhan; Malaikat Luciel bersama sepuluh malaikat pemimpin penyembahan lainnya dibuang bersama malaikat lainnya.


Sisa malaikat pemberontak seperti Danel, Saraqujal, Asael, Armers, Batraal, Anani, Zeqebe, Samsaveel, Jomjeel dikurung selamanya di Tartarus, Penjara Kegelapan Abadi.

__ADS_1


Liu Cheng San yang sedang terpojok pun  terbang semakin jauh ke dalam gua. Dia terbang semakin dalam dan berhenti karena melihat benda asing dengan bunyi yang terdengar asing di telinganya.


“Benda asing apa ini. Dan siapa juga pemiliknya”batin Liu Cheng San


Liu Cheng San hanya memutari benda asing itu  Liu Cheng Sang melihat tulisan-tulisan di benda asing itu dan dia tidak mengerti. Tulisan yang asing baginya.


"Sejauh yang kutahu, tidak ada tulisan seperti ini di dunia ini ."batin Liu Cheng San


Merasa benda asing itu tidak berbahaya, Liu Cheng San pun duduk di benda asing itu sembari mecoba menekan beberapa tombol yang tidak dia mengerti.


Tiba-tiba pintu benda asing itu tertutup dan "bluppp"  Liu Cheng San pun menghilang dalam sekejap.


Raja Iblis Lucifer terkejut karena merasakan aura Liu Cheng San yang tiba-tba menghilang memanggil kesepuluh bawahannya. Dia  memanggil kesepuluh jendralnya untuk memeriksa ke dalam gua.


"Azazael, aku tidak merasakan aura dari manusia itu. Coba kalian semua masuk ke dalam dan periksa apakah manusia itu sudah mati atau masih hidup.”


“Baik paduka.”jawab mereka serentak sembari masuk ke dalam gua


Pencarian pun dipimpin oleh Azazael. Mereka berpencar untuk melakukan pencarian di setiap sudut gua. Setelah pencarian dilakukan selama seharian; mereka tidak menemukan jejak kehidupan Liu Cheng San. Mereka kembali untuk menghadap rajanya dengan hati was-was.


 “Lapor Paduka. Kami sudah mencari ke setiap sudut gua ini, dan kami tidak menemukan manusia itu.”lapor Azazael kepada rajanya


“Aneh, apa manusia itu memiliki kemampuan teleportasi Michael. Tapi jika dia di dunia ini, aku akan tetap merasakan hawanya. Tapi hawa manusia ini tidak ada sama sekali di dunia ini.”batin Lucifer heran.


“Baiklah. Ayo kita kembali ke markas. Urusan balas dendam kepada Penghuni Taman Eden bisa kita lanjutkan di kemudian hari. Urusan dengan manusia itu kita tunda dulu. Kita akan melakukan penyerangan saat aku merasakan aura manusia itu. Tidak ada satu pun manusia yang auranya tidak bisa kurasakan, kecuali dia malaikat yang menyamar sebagai manusia  “ kata Lucifer.


Raja Iblis Lucifer terbang ke arah Kaki gunung untuk berkumpul dengan pasukannya. Kesepuluh Jendralnya mengikuti rajanya dari belakang untuk melindungi rajanya.


Sesampainya di markas pasukannya, Lucifer memerintahkan semua pasukannya untuk kembali ke markas mereka masing-masing dan meminta beberapa pasukannya untuk berjaga-jaga di kaki gunung untuk berjaga-jaga jika manusia itu muncul kembali.

__ADS_1


__ADS_2