DUNIA SEMBILAN PENDEKAR

DUNIA SEMBILAN PENDEKAR
Episode 69 - Rencana Baru


__ADS_3

“Kau benar pariban. Aku hanya melakukan apa yang memang seharusnya kita lakukan yakni menolong orang yang sedang kesusahan.”ujar Marsel


Niur tersentuh mendengar perkataan Marsel. Dia kagum dengan pria yang ada dihadapannya.


Niur sebenarnya menyukai kepribadian Marsel sejak kecil. Namun mereka terpisah selama tiga tahun dan di dalam tiga tahun itu, Lamhot selalu membantu Niur jika dia sedang berada dalam masalah. Sekarang Niur bimbang harus memilih antara Lamhot dan Marsel.


 


“Baguslah. Mengapa kau tidak menerima Sasha? Dia jauh lebih cantik dibanding diriku?” tanya Niur


“Niur !!! Apa yang kau tanya itu? Ayah sudah berjuang mendapatkan Marsel untukmu. Sekarang kau ingin dia dekat dengan Sasha. “ujar Nathan heran


 


“Ayah, kalau memang paribanku ini adalah jodohku, aku percaya bagaimana pun jalannya, kami akan bersatu. Tetapi kalau sebaliknya, gimana pun ayah berjuang, kami tidak dapat bersama.”ujar Niur


Marsel tersenyum mendengar perkataan paribannya.


“Aku tidak menyangka dia ternyata menaruh harapan untukku. Yach wanita memang sulit untuk dimengerti.”batin Marsel


“Tulang tidak perlu khawatir. Cintaku hanya milik Niur saja. Walaupun dia tidak menerimaku sekarang, aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan hatinya.”ujar Marsel sembari tersenyum kepada Nathan


Niur malu sekaligus salah tingkah. Dia tidak menyangka cinta paribannya sungguh besar kepada dirinya.


“Ya udah. Kita bersahabat karib saja dahulu. Kau boleh mengantar jemput diriku ke kampus. “ujar Niur pelan


“Serius ? Hore…. Makasi ya paribanku yang cantik.”ujar Marsel sembari melompat senang


Nathan dan Restu hanya tersenyum melihat tingkah laku Marsel.


“Ya udah kalau begitu kita makan siang dahulu. Ayo nak Marsel, kamu juga ikut makan siang dengan kami.” ujar Restu


“Baik nantulang.”

__ADS_1


Mereka berempat makan siang bersama di sopo. Setelah makan siang, Restu dan Niur izin untuk kembali ke rumah. Begitu mereka berdua telah pergi, Marsel menyampaikan sesuatu kepada tulangnya.


 


“Tulang, aku mempunyai rencana baru.”ujar Marsel membuka pembicaraan


“Apa itu bere?”


“Tulang mengetahui kemarin aku meminta dana dua miliar kepada paman Tonggo. Aku memberikan 500 juta kepada tulang sebagai tambahan modal untuk mendirikan koperasi, sisanya aku akan gunakan untuk membangun sebuah tower mini yang dapat mengatur cuaca sehingga daerah yang mendapat curah hujan sedikit, kita akan membantu mereka menggunakan alat yang akan dibangun ini sehingga daerah itu akan mendapat curah hujan yang cukup.”ujar Marsel


“Apa ada alat seperti itu bere?”tanya Nathan penasaran


“Ada tulang. Kita membutuhkan dana sekitar sepuluh miliar untuk membangun tower itu. Jika tower itu sudah berdiri, kita dapat membuka jasa untuk menurunkan hujan . Tulang dapat membayangkan seberapa uang yang akan kita dapatkan jika kita memonopoli bisnis ini.”ujar Marsel


Nathan kagum dengan kecerdasan Marsel dalam berbisnis. Marsel memang mendapat kecerdasan itu setelah dia naik ke level empat.


Di Sistem ADEXFERJALIX, jika penggunanya menaikkan level 10 divisi itu dari level 0 ke level 1, maka secara otomatis level pengguna juga akan naik ke level 1 dan akan mendapat hadiah kenaikan level. Setiap hadiah berbeda-beda. Akan tetapi, hadiah yang didapat akan semakin tinggi saat level pengguna juga naik ke level yang lebih tinggi.


 


Saat Marsel naik ke level 3, dia mendapat hadiah : Pil Master Sipil sehingga Marsel sebenarnya dapat membangun membangun Alat Modifikasi Cuaca. Secara tidak langsung Marsel dapat menyelesaikan misi khusus divisi Sains, Teknologi dan Pendidikan dengan hadiah 500 poin.


 


Saat Marsel naik ke level 4, dia mendapat hadiah : Pil Master Pebisnis. Pil ini menjadikan Marsel dapat menjadi seseorang yang memiliki kecerdasan bisnis tingkat tinggi.


Tadi malam, Marsel telah menggunakan Pil Master Hukum, Pil Master Sipil dan Pil Master Pebisnis sehingga dia hanya perlu menyelesaikan dua misi tersisa untuk mendapat 750 poin.


“Baiklah bere. Tulang akan membantumu untuk mencari pekerja yang dapat membangun tower itu segera. Masalah biaya harus kau selesaikan dengan Tuan Tonggo. Penduduk di tempat ini tidak menyukai orang yang ingkar janji. Jadi tulang akan mencari 100 orang dalam waktu seminggu ini. Namun gaji dan upah mereka harus dibayar tepat waktu. Apa kau berjanji tidak mengingkari perjanjian kita ?”tanya Nathan serius


 


“Baik tulang. Marsel berjanji akan membayar gaji mereka tepat waktu.”ujar Marsel

__ADS_1


“Kalau begitu, tulang dapat tenang sekarang. Baiklah tulang akan pergi menemui teman-teman tulang. Kapan kau berencana membangun tower itu dan dimana?”tanya Nathan


“Saya berencana membangun tower itu di pulau Samosir tulang  minggu depan.Tetapi aku minta supaya kabar mengenai aku menyembuhkan puteri paman Tonggo supaya jangan diberitahu kepada siapapun tulang.”ujar Marsel


“Rencanamu sangat bagus. Ya udah tulang pergi dulu dan kau temui Tonggo untuk mengatur dananya. Kamu tidak usah khawatir. Tulang juga akan beritahu ke Tonggo supaya  siapapun jangan membongkar rahasia bahwa dirimu yang telah menyembuhkan Sasha. Tulang pergi dulu ya.”ujar Nathan sembari meninggalkan Marsel sendirian di sopo.


Marsel menjadi tenang sekarang. Dia tidak ingin menjadi terkenal. Dia hanya ingin menjadi “pemain” di balik layar yang menyelesaikan permasalahan banyak orang.


“Baiklah. Aku akan berusaha yang terbaik supaya aku dapat menyelesaikan pembangunan tower ini. Selain itu Aku pergi dulu untuk menyelesaikan izin koperasi ini.”batin Marsel merencanakan kegiatan yang akan dilakukannya.


****


Di balai desa


“Apa kau yakin dia akan membayar kami tepat waktu?”tanya seorang pria tua kepada Nathan


“Kau tenang saja Dame. Aku percaya sepenuhnya kepadanya. Dia adalah keponakanku. Aku yakin dia tidak akan berbohong. Selain itu Tonggo akan menjadi donatur yang membiayai pembangunan tower ini.”ujar Nathan


Mereka terkejut mendengar perkataan Nathan. Mereka memang mengetahui bahwa Tonggo seorang yang baik hati. Namun mereka tidak menyangka bahwa Tonggo akan membiayai pembangunan tower yang akan memakan biaya kurang lebih sepuluh miliar tersebut.


“Kalau begitu kami percaya perkataanmu. Aku akan mengumpulkan teman-temanku di sekitar kabupaten Toba Samosir ini yang ahli dalam membangun. Kau butuh 100 orang kan dalam minggu ini? Kau tenang aja teman. Tugas mengumpulkan100 orang itu adalah urusan kecil bagiku.”ujar Dame percaya diri


“Terima kasih Dame. Kau memang teman terbaikku.”ujar Nathan tersenyum


“Ya udah. Ayo kita makan malam dulu. Silahkan menyantap hidangan ala kadarnya ini.”ujar Dame mempersilahkan mereka yang berkumpul di balai desa untuk makan malam.


Nathan mengirimkan pesan whatsup kepada Marsel


“Bere, apa yang kau minta sudah terpenuhi. Ingat bayar mereka tepat waktu ya ! “


Marsel membuka pesan yang dikirim tulangnya.


“Baiklah tulang telah membantuku. Besok aku akan menyelesaikan masalah koperasi.”batin Marsel tersenyum senang.

__ADS_1


__ADS_2