DUNIA SEMBILAN PENDEKAR

DUNIA SEMBILAN PENDEKAR
Episode 37 - Sekte Iblis


__ADS_3

“Baik paduka. Perintah akan saya laksakan.”


“Baiklah kalau begitu saya permisi dulu. Sekali-kali saya akan datang ke tempat ini. “ kata Ling Feng melangkah pergi keluar dari tempat itu


Ling Feng keluar dari kota bawah tanah itu. Ling melihat Petroleum memang kota mati seperti yang Kaisar Xing Ming katakan.


“Aku akan ubah kota mati ini menjadi Kekaisaran Cheng yang melegenda.” Batin Ling Feng


Di Sekte Iblis Pusat


‘Lapor Jendral. Ada masalah gawat “ lapor salah satu pasukan iblis dengan buru-buru


“Ada apa Kreken. Laporan apa yang membuat kamu seperti ketakutan begitu.”tanya Azazael melihat anak buahnya seperti sangat ketakutan


“Sa..Saya mendapat laporan dari salah satu pasukan Iblis cabang Petrolum bahwa markas kita sudah dihancurkan.”


“Apa? Siapa yang berani melakukan itu?” tanya Azazael


“Saya kurang tahu jendral. Berdasarkan informasi, hanya seorang anak muda yang identitasnya tidak diketahui.” Jawab Kreken


“Baiklah. Kamu sudah boleh pergi. Masalah ini akan saya laporkan ke baginda raja.” Kata Azazael terbang untuk menghadap rajanya


“Lapor Baginda Raja. Saya Azazael hendak memberi laporan.” Kata Azazael memberi hormat


“Ada apa Azazael. Laporan apa yang hendak kamu sampaikan?” tanya Lucifer


“Saya mendapat laporan bahwa cabang kita di Petrolum telah dihancurkan baginda.”lapor Azazael


“Apa? Bukannya Urakibarameel ada disana? Coba saya cari dulu hawa Urakibarameel.” Kata Raja Iblis Lucifer sembari memejamkan matanya untuk mencari keberadaan anak buahnya. Namun keberadaan Urakibarameel tidak dapat ditemukan.


“Azazael, kamu dan jendral lainnya pergi ke Petrolum untuk memeriksa keadaan. Saya tidak bisa merasakan keberadaan Urakibarameel” kata Lucifer


“Baik baginda.”


Azazael pergi dan melakukan apa yang diperintahkan rajanya.


****


Ling Feng tiba di Cuandixia dengan menggunakan jurus teleportasi. Dia mendarat di lokasi terluar.


Ling Feng berjalan selama enam jam dan tiba di rumah yang telah dibeli dari Shaosheng.


“Selamat datang tuan muda.” Sapa penjaga rumah itu menyambut kedatangan Ling Feng

__ADS_1


“Ruddy, kamu tahu keberadaan Shaoheng saat ini?” tanya Ling Feng


“Tuan Shaosheng ada di Wangtan tuan.” Jawab Ruddy


‘Terima kasih ya. Apakah ada berita terbaru di kerajaan ini?”


“Ada tuan. Kaisar Xing Ming dan Kaisar lainnya akan ke Gunung Raksasa Tangan Dewa di Kerajaan Shuui”


“Ha? Mereka mau melawan Kura-kura raksasa itu? Ah.. biarkan saja lah.” batin Ling Feng


‘Saya duluan ya. Saya mau menemui Shaosheng ke Wangtan.”


“Hati-hati di jalan tuan.”


Ling Feng meminta seekor kuda untuk dipakainya menuju Wangtan. Sepuluh menit kemudian, Ruddy membawa seekor kuda tangkas untuk dipakai Ling Feng.


“Selamat datang tuan. Selamat berbelanja.” Sapa seorang wanita cantik kepada Ling Feng


“Maaf nona. Shaosheng ada dimana?”tanya Ling Feng melihat “Laura” di nametag wanita muda itu


“Tuan Shaosheng sedang dipanggil Kaisar Xing Ming.”jawab Laura


“Ha? Apa keperluan apa si Shaosheng itu kesana.” Batin Ling Feng


“Baik tuan. Tuan bisa menunggu di ruang tunggu kita. Saya akan panggilkan Tuan Gading”


 Laura melangkah ke dalam toko untuk melakukan apa yang diminta Ling Feng.


Sepuluh menit kemudian, seorang pria muda datang bersama dengna Laura.


“Selamat siang tuan. Ada yang bisa saya bantu.” Kata Gading. Gading tidak mengenal Ling Feng karena dia bersama Laura baru direkrut Shaosheng sebulan lalu untuk bekerja di Toko Adam Chen Wangtan ini.


“Saya mau ke lantai empat. “ kata Ling Feng kepada mereka berdua


“Maaf tuan. Lantai empat tidak diperuntukkan untuk umum. Lantai empat milik Tuan Besar kami tuan.” Jawab Gading


“Ah.. aku mau istrahat. Tapi ya sudahlah, aku mau keliling dulu melihat situasi tokoku ini.”batin Ling Feng


“Ya udahlah. Terima kasih ya. Saya mau keliling toko ini dulu.” Kata Ling Feng sembari pergi meninggalkan mereka berdua untuk berkeliling dari lantai satu hingga lantai tiga.


“Ha? Apa ini? Seingatku ini bukan produkku. Kenapa barang ini ada disini?”batin Ling Feng


“Tuan Gading, bisa kemari sebentar” minta Ling Feng

__ADS_1


“Iya ada yang bisa saya bantu tuan?”


“Mohon maaf saya mau tanya mengenai barang ini.” Kata Ling Feng sembari menunjuk ke lokasi barang itu


“Owh itu. Itu namanya senapan suci buatan Persekutuan SaintMort.” Jelas Gading


“Owh.. apakah…” kata Ling Feng yang perkataannya dipotong oleh teriakan sesseorang yang dia kenal


“Tuan Ling Feng? Kapan Anda tiba? Kenapa tidak memberitahu saya agar saya bisa menjemput tuan.” Tanya Shaosheng berlari mendapatkan Ling Feng


“Saya baru tiba hari ini. Shaosheng, bisa kamu jelaskan mengenai hal ini.” Kata Ling Feng menatap tajam ke Shaosheng


“Itu… begini tuan.. situasinya agak sulit untuk saya jelaskan.Sebaiknya mari kita bicara berdua saja di ruang VIP tuan.” Kata Shaosheng.


“Gading, Laura, kalian bawakan minuman dan hidangan terbaik untuk tuan kita.” Perintah Shaosheng.


Gading dan Laura sedari tadi hanya terdiam mematung. Mereka tidak mempercayai bahwa anak muda yang di depan mereka adalah pemilik toko tempat mereka bekerja. Apalagi Gading yang ketakutan membayangkan dia akan dipecat hari ini karena berlaku tidak sopan kepada tuan mudanya.


Mereka berdua berlalu dengan berbagai-bagai masalah yang berkecamuk di dalam pikiran mereka.


Ling Feng berjalan bersama Shaosheng menuju ruang VIP. Lima menit kemudian, Gading dan Laura membawa minuman teh melati dan cemilan ke ruang VIP itu.


“Silahkan diminum tuan.” Kata Laura menyajikan dua teh melati di meja itu


“Silahkan dimakan tuan.” Lanjut Gading menyajikan cemilang di meja itu


“Terima kasih ya. Silahkan kalian kembali bekerja.” Kata Shaosheng


“Kami permisi tuan.” Kata Gading dan Laura serentak


“Shaosheng, aku dengar kamu dipanggil Kaisar Xing Ming ke kerajaan. Ada masalah apa sehingga kamu dipanggil ke kerajaan?”tanya Ling Feng


“Begini tuan. Kaisar Xing Ming dan semua kaisar di dunia ini berencana untuk berangkat ke Gunung Raksasa Tangan Dewa di Kerajaan Shuui”


“Lalu apa hubungannya dengan kamu dipanggil ke kerajaan?”tanya Ling Feng penasaran


“Nah,  Tuan Ling Feng kan telah menjual 30 persen kepemilikian Toko Adam Chen Wangtan ini kepada Kaisar Xing Ming. Nah, Kaisar Xing Ming memanggil saya untuk menjual kembali kepemilikiannya itu kepada saya. Dia berencana untuk menemui Tuan Ling, tetapi saya menjelaskan kepadanya kalau  tuan muda sedang berlatih di persekutuan.” Kata Shaosheng memberi penjelasan.


“Lah, kena Kerajaan Minion itu kerajaan yang kaya. Kenapa Kaisar Xing Ming membutuhkan uang lagi?” tanya Ling Feng penasaran


“Kaisar Xing Ming membeli ribuan senjata suci yang tuan lihat tadi dari Persekutuan SaintMort dan saat ini keuangan Kerajaan Minion sedang bermasalah. Apalagi masalah internal di kerajaan itu membuat Kaisar Xing Ming tidak punya pilihan lain selain menjual sahamnya ke kita tuan.”


Ling Feng merenungkan kembali perkataan Shaosheng.

__ADS_1


__ADS_2