DUNIA SEMBILAN PENDEKAR

DUNIA SEMBILAN PENDEKAR
Episode 23 - Rencana Ling Feng


__ADS_3

“Saya percayakan emas ini kepadamu Shao. Tolong kamu kelola Toko Adam Chen kita hingga menjadi Kerajaan Bisnis di dunia ini." Ujar Ling Feng menatap Shaosheng dengan serius.


“Tapi tuan, uang penjualan kemarin masih cukup untuk operasional kita.”


“Kamu perlu dana cadangan. Jika ada barang yang menarik di pelelangan, kamu pakai uang ini untuk membeli barang itu. Intinya setiap barang yang dijual di Toko Adam Chen adalah barang berkualitas. Saya juga sudah meletakkan ribuan pil di kamar rahasia.”


“Baik tuan. Terima kasih. Toko kita saat ini memang sedang membutuhkan pil. Pil menjadi barang yang dicari oleh pendekar untuk meningkatkan status mereka”


“Baiklah kalau begitu saya pergi dulu.”


Ling Feng pun pergi untuk kembali ke penginapan untuk menemui ayahnya.


Sesampai di penginapan, Ling Feng melihat Zongxian memainkan gitar kecil.


Ling Feng mengetahui itu produk yang dia jual di Tokonya


“Apa itu yah? tanya Ling pura-pura tidak tahu mengenai produk miliknya itu.


“Kata pegawainya tadi nama benda ini Gitar. Ayah tadi jalan-jalan dan singgah di Toko Adam Chen. Kamu tahu gak nak, Kaisar kita bahkan berkunjung ke toko itu di hari pembukaannya.  Betapa beruntungnya pemilik toko itu. Ayah aja seumur hidup baru sekali bertemu dengan Kaisar Xing Ming. Itupun di medan pertempuran. Ayah hanya melihatnya dari jauh saja. .” kata ayahnya  antusias sembari mencoba untuk memainkan gitar itu


“Hebat sekali anak itu ya yah. Kapan-kapan ajak Ling ke toko itu ya yah.”


“Baik nak. Oh ya, perbekalanmu untuk besok sudah ayah letakkan di kamamu. Tao juga tadi menawarkan kudanya untuk kamu pakai dalam perjalananmu nanti.”


“Baik yah. Ling istrahat dulu ya yah agar besok fit."


“Baiklah nak. Selamat beristirahat nak.”


"Selamat beristirahat juga yah.”


Ling Feng melangkah ke kamarnya. Sesampai di kamar, Ling Feng pun mengeluarkan Golden Compass  untuk melihat wilayah Petrolum.


‘Sungguh daerah yang tandus dan tak berpenghuni. Baiklah setelah selesai berlatih dari persekutuan, saya akan kunjungi Petrolm untuk melihat apa yang bisa saya lakukan untuk daerah itu. Masalah sekte sesat, saya akan pikirkan solusinya nanti untuk mengusir mereka dari daerah itu “batin Ling sembari memasukkan kembali Golden Compass ke dalam gelangnya.


Ling Feng berpelukan dengan ayahnya sebelum berangkat menuju ke berbagai Persekutuan.

__ADS_1


“Nak, lakukan saja yang kamu bisa. Kamu pilih sesuai dengan hatimu ya.”


“Baik yah. Ling akan ingat pesan ayah. Ling berangkat dulu ya yah. Tao, tolong jaga ayah.”


“Siap tuan muda.” jawab Tao sopan


Tadi malam Ling Feng sudah memberikan surat untuk diberikan kepada Shaosheng dan juga sekantong uang berisi 1000 keping emas murni kepada Tao. Ling Feng berpesan untuk melindungi ayahnya selama dia tidak ada.


Setelah kepergian Ling Feng, Shaosheng menerima surat yang dititipkan kepada Tao dan Shaosheng terkejut setelah membaca surat itu.


“Shao, aku berencana untuk mendirikan sebuah kerajaan baru di Petrolum. Namun aku ingin memeriksa wilayah itu dulu sebelum kita mendirikan sebuah kerajaan baru di tempat itu. Aku tahu tempat itu berbahaya dan gersang.


Namun kamu jangan khawatir. Saya sudah punya rencana untuk mengubah Petrolum menjadi daerah tersubur di seluruh kerajaan dan juga dalam sepuluh  tahun ke depan, Kerajaan baru kita akan menjadi kerajaan terkuat yang bahkan mengalahkan Kekaisaran Wang.


Saat ini kita tidak melakukan apapun dulu. Tunggu kabar selanjutnya dariku. Aku akan memberikan tugas khusus untukmu  dan timmu nantinya. Kelola toko kita dengan baik ya.”


Itulah isi surat yang berikan Ling Feng kepada Shaosheng.


“Anak ini sungguh gila. Bagaiamana bisa Kota Mati Petrolum  menjadi Kerajaan?


Ya sudah lah. Aku ikut aja rencananya. Aku sudah memutuskan untuk tidak jatuh miskin lagi. Aku harus kuat. Untuk itulah aku butuh pemimpin yang kuat juga.”batin Shaosheng sembari tersenyum


Ling Feng pun memacu kudanya untuk secepatnya tiba di daerah Sangiran. Sangiran adalah kota terbesar kedua di Kerajaan Minion. Di Sangiran, terdapat Persekutuan Naga Terbang, Persekutuan Tinju Dewa dan Persekutuan Angin Kahyangan. Perjalanan dari Wangtan ke Sangiran hanya berjarak sehari jika menggunakan kuda.


Setelah tiba di Kota Sangiran, Ling Feng pun diperiksa oleh penjaga di pintu gerbang kota. Setelah melalui pemeriksaan, Ling Feng dipersilahkan untuk masuk.


Ling Feng pun bertanya kepada penduduk sekitar tentang lokasi Persekutuan Naga Terbang.


“Kamu lurus ke utara sejauh 1 kilometer, nanti kamu akan melihat pintu bergambar naga, itulah lokasi Persekutuan Naga Terbang. “ kata seorang pria paruh baya menjelaskan arah kepada Ling Feng


“Baiklah saya mengerti. Terima kasih pak. Mohon terima sedikit pemberian dari saya.”kata Ling Feng menyerahkan kantung coklat yang berisikan 10 keping emas murni.


“Terima kasih tuan.”kata pria itu dengan wajah yang bahagia


Ling Feng melanjutkan perjalanannya menuju ke lokasi yang dijelaskan tadi. Hanya dalam waktu 10 menit, Ling Feng telah sampai di pintu gerbang Persekutuan Naga Terbang.

__ADS_1


 “Siapa kamu dan ada keperluan apa kemari?” tanya penjaga kepada Ling Feng curiga


“Mohon maaf pak. Saya Ling Feng. Saya diundang ke  Tetua Jo Kei untuk berlatih seminggu di persekutuan ini.


Mendengar nama Tetua Jo Kei, pengawal itu pun mengantar Ling Feng ke ruangan Tetua Jo Kei.


“Permisi tetua. Saya Mui Bai mohon izin menggangtu tetua.” kata penjaga bernama Mui Bai


“Ada keperluan apa kamu mengganggu semediku.”teriak seorang pria dari dalam ruangan itu


“Mohon maaf tetua. Seorang anak muda bernama Ling Feng telah tiba.”


“Suruh anak itu masuk.”


“Baik tetua.”


"Tuan mari silahkan masuk." ucap Mui Bai sembari mempersilahkan Ling Feng memasuki ruangan Tetua Jo Kei sementara Mui Bai menunggu di luar ruangan untuk berjaga.


Di ruangan Tetua Jo Kei


“Salam kepada Tetua Jo Kei.” ucap Ling Feng memberi hormat


“Silahkan duduk Ling. Anggap saja rumah sendiri.”


“Terima kasih tetua.”


"Jadi kamu mau berlatih selama seminggu di persekutuanku ini Ling?" tanya Tetua Jo Kei ramah


"Benar tetua. Ling ingin menjadi lebih kuat agar dapat menjadi pendekat terhebat" jawab Ling Feng


“Bagus..bagus. Saya suka semangatmu nak. Kalau begitu saya izinkan kamu berlatih selama seminggu di Persekutuan Naga Terbang.


Namun karena kamu bukan murid dalam persekutuan kami, kamu hanya diizinkan untuk melihat-lihat saja dan di hari terakhir kamu saya persilahkan untuk memilih buku apapun di perpustakaan persekutuan ini. Ingat ya buku jurus itu hanya boleh dibaca di tempat saja; tidak boleh dibawa keluar dari perpustakaan” kata Tetua Mu Bai mengingatkan Ling Feng


“Baik tetua. Saya ikut saja apa yang terbaik menurut ketua.”

__ADS_1


__ADS_2