DUNIA SEMBILAN PENDEKAR

DUNIA SEMBILAN PENDEKAR
Episode 35 - Urakibarameel Lenyap


__ADS_3

Ling Feng juga melakukan jurus teleportasi untuk berpindah ke lokasi yang agak jauh dari markas sekte Iblis itu untuk menghindari dampak dari Jurus Api Monster Phoenix.


Lokasi pertempuran meninggalkan bekas kebakaran yang sangat besar. Markas dan juga para iblis itu juga hancur lebur menjadi abu. Keesokan harinya, Ling Feng kembali ke lokasi pertempuran untuk melihat adakah sesuatu yang tersisa dari gedung itu.


“Hai anak muda, apakah kamu yang melakukan ini semua” tanya Iblis berbadan besar kepada Ling Feng


“Ha? Levelnya sudah berada di Pendekar Suci. Aku tidak mungkin bisa mengalahkannya. Sebaiknya aku melarikan diri saja.”batin Ling Feng melihat kekuatan lawan dihadapannya yang levelnya jauh dari dirinya


“Saya tidak tahu tuan. Anda salah orang. Saya hanya pengelana yang baru saja lewat dari tempat ini dan penasaran dengan asap yang ada di tempat ini.” Kata Ling Feng berbohong


“Ha.ha.ha.. anak muda, anak muda. Kamu tidak bisa membohongi seorang Jendral Iblis. Saya Urakibarameel akan memaksamu untuk mengatakan yang sebenarnya.” Kata Urakibarameel menyerang Ling Feng


Ling Feng berlari dari kejaran Urakibarameel.


"Boneka robot” kata Ling Feng dan boneka robot  keluar dari gelang penyimpanannya.


Boneka  robot itu mencoba untuk melawan Urakibarameel. Namun kekuatan Urakibarameel jauh berada di atas boneka robot miliknya sehingga boneka robot itu pun menjadi rusak


“Boneka robot masuk.” kata Ling Feng memerintahkan boneka robotnya masuk kembali ke dalam gelang penyimpanan.


“Saya tidak tahu apakah jurus ini efektif. Tapi sebaiknya aku menggunakannya daripada aku harus kehilangan nyawa di tempat ini.”batin Ling Feng


“Jurus Naga Ilusi.” Kata Ling Feng sembari mengarahkan Jurus Naga Ilusi kepada Urakibarameel.


Memang jurus itu membuat Urakibarameel sedikit kebingungan.


“Apakah jurus itu efektif? Saya harap demikian. Saya tidak mau mati lagi.” Batin Ling Feng mulai ketakutan membayangkan dia akan dibunuh Urakibarameel.


Tidak sampai lima menit, Urakibarameel menjadi normal kembali. Jurus Naga Ilusi tidak berpengaruh banyak terhadapnya.

__ADS_1


“Aku kagum kepadamu anak muda. Itu adalah jurus yang sangat bagus. Tapi ketahuilah aku adalah satu dari sepuluh jendral besar sekte iblis. Jurus seperti itu tidak akan mampu membunuhku.” Kata Urakibarameel dengan lantang


“Aku kagum dengan kekuatanmu. Namun aku Urakibarameel, Jendral Sekte Iblis tidak selemah yang kamu bayangkan anak muda.” Kata Urakibarameel sombong


“Baiklah saya akan coba jurus ini.”batin Ling Feng


“Jurus Ribuan Bom Api”


Tak lama itu, ribuan bola api dari berbagai arah mata angin terbang menuju ke Urakibarameel. Urakibarameel mencoba menghindari bola api itu, namun ada beberapa yang mengenail Urakibarameel dan meledak. Puluhan ledakan membuat Urakibarameel terdiam sementara sembari terkejut.


“Anak muda ini tidak terlihat kuat namun memiliki jurus-jurus yang berbahaya.Sebaiknya aku harus secepatnya menghabisi anak ini”batin Urakibarameel


Urakibarameel mengeluarkan jurus andalannya yakni Jurus Pemanggil Setan. Tak lama kemudian, ratusan setan keluar dari suatu dimensi dan mulai menyerang Ling Feng.


“Aku sebaiknya memakai Jurus Teleportasi dan terakhir jurus Naga Penghisap Jiwa.” Batin Ling Feng


“Jurus Naga Penghisap Jiwa.” Kata Ling Feng setelah muncul di belakang Urakibarameel.


“Akhhh..apa ini. Apa yang kamu lakukan. Kenapa tiba-tiba tenagaku berkurang dengan cepat.” Kata Urakibarameel ketakutan merasakan dia kehilangan kekuatannya.


Urakibarameel mencoba menyerang Ling Feng dengan sisa-sisa tenaganya. Begitu juga dengan setan-setan itu menyerang Ling Feng, tapi Ling Feng sudah mengakifkan


“Jurus Dimensi Ruang” kata Ling Feng


Seketika Ling Feng dan Urakibarameel berada di dalam lingkaran cahaya yang besar. Setan-setan yang mencoba masuk ke dalam lingkaran  itu pun terpental karena lingkaran cahaya itu menolak orang-orang yang tidak diizinkan Ling Feng.


“Apa lagi ini. Kenapa kamu memiliki banyak jurus-jurus rahasia.” Kata Urakibarameel heran


“Kau tidak perlu tahu. Saatnya kamu menghilang dari dunia ini.” Kata Ling Feng sembari mengeluarkan Kendi Penghisap. Kendi Penghisap itu menghisap Urakibarameel dengan cepat.

__ADS_1


“Arkhhh” teriak Urakibarameel dan lenyap sekejap ke dalam Kendi Penghisap.


“Sungguh melelahkan. Aku istrahat dulu sebentar memulihkan tenagaku.” Batin Ling Feng sembari menelan Pil Pemulih Tenaga


Ling Feng berjalan menelusuri kembali markas sekte iblis yang telah menjadi abu. Perhatian Ling Feng tertuju ke sebuah jalan menuju bawah tanah yang hanya bisa dibuka dengan kunci. Ling Feng berusaha mencari kunci untuk membuka pintu itu di sekeliling bekas markas yang terbakar. Ling Feng tidak menemukan kunci yang dia inginkan walaupun telah memutari tempat itu berkali-kali.


‘Owh mungkin kuncinya ada di dua penjaga kemarin.”batin Ling Feng


Ling Feng mengeluarkan jasad dua iblis penjaga yang dia bunuh kemarin. Setelah merogoh kantung kedua penjaga itu, Ling Feng menemukan  kunci yang dia cari di salah satu kantung penjaga itu.


Ling Feng memasukkan kembali kedua jasad itu ke dalam cincin penyimpanannya.


Ling Feng membuka pintu menuju ke ruang bawah tanah di bekas gedung yang menjadi markas sekte Iblis. Ling Feng menyusuri tangga ke ruang bawah tanah, dan Ling Feng terkejut melihat pemandangan di depannya. Ruang bawah tanah itu sungguh sangat luas bahkan bisa dikatakan itu adalah Petrolum bawah tanah.


“Bagaimana mereka membuat ruang bawah tanah ini? Dan apa tujuannya?”batin Ling Feng penasaran


Ling Feng mencoba berjalan di satu satunya bangunan besar di ruang bawah tanah tersebut. Ling Feng melihat di dalam rumah itu banyak terdapat sel-sel penjara untuk mengurung manusia.


“Ternyata di tempat ini para penduduk ditahan. Kejam sekali sekte ini.” Batin Feng melihat kondisi manusia yang terkurung di dalam. Ada yang kurus kering, ada yang sudah meninggal, dan ada juga yang sakit-sakitan. Total manusia yang masih hidup ada sekitar 2.000 orang. Ling Feng melihat mereka kehilangan harapan dan tidak memiliki semangat untuk hidup.


“Bapak, ibu, silahkan berkumpul sebentar kesini. Ada yang mau saya bicarakan. “teriak Ling Feng kepada mereka semua.


“Jadi begini bapak ibu. Saya Ling Feng, pemilik sah wilayah Petrolum ini.. Kaisar Xing Ming dari Kerajaan Minion telah memberikan wilayah ini kepada saya. Jadi saya ingin memajukan wilayah ini.” Kata Ling menjeleskan tujuannya kepada para penduduk asli Petrolum.


Para penduduk yang berkumpul tersebut saling berpandangan satu dengan yang lainnya; tidak menyangka pemimpin daerah mereka adalah seorang anak muda.


“Salam tuan. Nama saya Abiel, mantan pemimpin desa Petrolum ini.” Kata Abiel memberi hormat kepada Ling Feng


“Salam Tuan Abiel. Bisa Anda ceritakan tentang desa ini dan kenapa semua penduduk terkurung disini?”tanya Ling Feng kepada Abiel.

__ADS_1


__ADS_2