DUNIA SEMBILAN PENDEKAR

DUNIA SEMBILAN PENDEKAR
Episode 43 - Petrolum II


__ADS_3

“Saya gak tahu apakah jurus ini efektif. Tapi sebaiknya aku menggunakannya daripada aku harus kehilangan nyawa di tempat ini.”batin Ling Feng


“Jurus Naga Ilusi.” Kata Ling Feng sembari mengarahkan Jurus Naga Ilusi kepada Urakibarameel.


Memang jurus itu membuat Urakibarameel sedikit kebingungan.


“Apakah jurus itu efektif? Saya harap demikian. Saya tidak mau mati lagi.” Batin Ling Feng mulai ketakutan membayangkan dia akan dibunuh Urakibarameel.


Tidak sampai lima menit, Urakibarameel menjadi normal kembali. Jurus Naga Ilusi tidak berpengaruh banyak terhadapnya.


“Anak muda. Jurus yang bagus. Tapi ketahuilah aku adalah satu dari sepuluh jendral besar sekte iblis. Jurus seperti itu tidak akan mampu membunuhku.” Kata Urakibarameel dengan lantang


“Aku kagum dengan kekuatanmu. Namun aku Urakibarameel, Jendral Sekte Iblis tidak selemah yang kamu bayangkan anak muda.” Kata Urakibarameel sombong


“Baiklah saya akan coba jurus ini.”batin Ling Feng


 


“Jurus Ribuan Bom Api”


Tak lama itu, ribuan bola api dari berbagai arah mata angin terbang menuju ke Urakibarameel. Urakibarameel mencoba menghindari bola api itu, namun ada beberapa yang mengenail Urakibarameel dan meledak. Puluhan


ledakan membuat Urakibarameel terdiam sementara sembari terkejut.


“Anak muda ini tidak terlihat kuat namun memiliki jurus-jurus yang berbahaya.Sebaiknya aku harus secepatnya menghabisi anak ini”batin Urakibarameel


 


Urakibarameel mengeluarkan jurus andalannya yakni Jurus Pemanggil Setan. Tak lama kemudian, ratusan setan keluar dari suatu dimensi dan mulai menyerang Ling Feng.


“Aku sebaiknya memakai Jurus Teleportasi dan terakhir jurus Naga Penghisap Jiwa.” Batin Ling Feng


“Jurus Teleportasi.” Kata Ling Feng. Dalam sekejap, Ling Feng menghilang dari pandangan Urakibarameel. Urakibarameel terkejut melihat Ling Feng menghilang dari pandangannya. Tapi Urakibarameel merasakan ada bahaya yang mengincarnya namun dia tidak tahu apa.


“Jurus Naga Penghisap Jiwa.” Kata Ling Feng setelah muncul di belakang Urakibarameel.


“Akhhh..apa ini. Apa yang kamu lakukan. Kenapa tiba-tiba tenagaku berkurang dengan cepat.” Kata Urakibarameel ketakutan merasakan dia kehilangan kekuatannya.


Urakibarameel mencoba menyerang Ling Feng dengan sisa-sisa tenaganya. Begitu juga dengan setan-setan itu menyerang Ling Feng, tapi Ling Feng sudah mengakifkan


“Jurus Dimensi Ruang” kata Ling Feng


Seketika Ling Feng dan Urakibarameel berada di dalam lingkaran cahaya yang besar. Setan-setan yang mencoba masuk ke dalam lingkaran  itu pun terpental karena lingkaran cahaya itu menolak orang-orang yang tidak diizinkan Ling Feng.


“Apa lagi ini. Kenapa kamu memiliki banyak jurus-jurus rahasia.” Kata Urakibarameel heran


 

__ADS_1


“Kau tidak perlu tahu. Saatnya kamu menghilang dari dunia ini.” Kata Ling Feng sembari mengeluarkan Kendi Penghisap. Kendi Penghisap itu menghisap Urakibarameel dengan cepat.


“Arkhhh” teriak Urakibarameel dan lenyap sekejap ke dalam Kendi Penghisap.


“Sungguh melelahkan. Aku istrahat dulu sebentar memulihkan tenagaku.” Batin Ling Feng sembari menelan Pil Pemulih Tenaga


Ling Feng berjalan menelusuri kembali markas sekte iblis yang telah menjadi abu. Perhatian Ling Feng tertuju ke sebuah jalan menuju bawah tanah yang hanya bisa dibuka dengan kunci. Ling Feng berusaha mencari kunci untuk membuka pintu itu di sekeliling bekas markas yang terbakar. Ling Feng tidak menemukan kunci yang dia inginkan walaupun telah memutari tempat itu berkali-kali.


‘Owh mungkin kuncinya ada di dua penjaga kemarin.”batin Ling Feng


Ling Feng mengeluarkan jasad dua iblis penjaga yang dia bunuh kemarin. Setelah merogoh kantung kedua penjaga itu, Ling Feng menemukan  kunci yang dia cari di salah satu kantung penjaga itu.


 


Ling Feng memasukkan kembali kedua jasad itu ke dalam cincin penyimpanannya.


Ling Feng membuka pintu menuju ke ruang bawah tanah di bekas gedung yang menjadi markas sekte Iblis. Ling Feng menyusuri tangga ke ruang bawah tanah, dan Ling Feng terkejut melihat pemandangan di depannya. Ruang


bawah tanah itu sungguh sangat luas bahkan bisa dikatakan itu adalah Petrolum bawah tanah.


“Bagaimana mereka membuat ruang bawah tanah ini? Dan apa tujuannya?”batin Ling Feng penasaran


Ling Feng mencoba berjalan di satu satunya bangunan besar di ruang bawah tanah tersebut. Ling Feng melihat di dalam rumah itu banyak terdapat sel-sel penjara untuk mengurung manusia.


“Ternyata di tempat ini para penduduk ditahan. Kejam sekali sekte ini.” Batin Feng melihat kondisi manusia yang terkurung di dalam. Ada yang kurus kering, ada yang sudah meninggal, dan ada juga yang sakit-sakitan. Total


 


 


“Bapak, ibu, silahkan berkumpul sebentar kesini. Ada yang mau saya bicarakan. “teriak Ling Feng kepada mereka semua.


“Jadi begini bapak ibu. Saya Ling Feng, pemilik sah wilayah Petrolum ini.. Kaisar Xing Ming dari Kerajaan Minion telah memberikan wilayah ini kepada saya. Jadi saya ingin memajukan wilayah ini.” Kata Ling menjeleskan


tujuannya kepada para penduduk asli Petrolum.


Para penduduk yang berkumpul tersebut saling berpandangan satu dengan yang lainnya; tidak menyangka pemimpin daerah mereka adalah seorang anak muda.


“Salam tuan. Nama saya Abiel, mantan pemimpin desa Petrolum ini.” Kata Abiel memberi hormat kepada Ling Feng


 


 


“Salam Tuan Abiel. Bisa Anda ceritakan tentang desa ini dan kenapa semua penduduk terkurung disini?”tanya Ling Feng kepada Abiel


Petrolum Lima Tahun Lalu 

__ADS_1


 


“Pagi tuan Abiel.” Sapa seorang wanita kepada pria muda yang baru saja dilantik menjadi pemimpin desa yang baru di Petrolum.


 


“Pagi Alexia. Gimana hasil panen kita tahun ini.”


“Tidak sebanyak tahun lalu tuan. Tapi ini lebih baik daripada gagal panen.”


“Baguslah. Kalau ada yang kalian petani butuhkan untuk meningkatkan hasil pertanian desa kita, jangan sungkan untuk beritahu saya ya. Saya akan lakukan yang terbaik agar desa kita bisa memenangkan kompetisi tahunan Panen Raya kerajaan kita.” Kata Abiel


“Baik tuan”


‘Ya udah. Saya duluan ya. Saya mau memantau yang lain lagi.”


“Hati-hati di jalan tuan.”


Begitulah pekerjaan Abiel setiap hari di Desa Petrolum. Dia memantau hasil panen petani dan juga mendirikan Perkumpulan Petani Petrolum untuk mengajarkan mereka bertani yang efektf dan menghasilkan panen melimpah


setiap tahunnya.


Pagi hari yang cerah itu, Abiel berkeliling memantau pekerjaan para petani. Tiba-tiba dia melihat kebakaran besar terjadi.


“Bukannya itu gedung Perkumpulan Petani milikku? Apa yang telah terjadi. Batin Abiel berlari ke arah kebakaran.


“Tolong.. tolong.. siapapun tolong kami..” teriak penduduk desa berlari ketakutan karena terjadi serangan mendadak kepada mereka.


“Kalian, tangkap para penduduk desa itu. Jangan biarkan ada yang kabur. Kalau saya tahu ada yang kabur, nyawa kalian sebagai penggantinya. “ perintah Azazael kepada bawahannya


 


“Baik Jendral.”


 


Ribuan pasukan Iblis pun memasuki desa itu dan menangkap satu per satu penduduk desa itu lalu memasukkan mereka ke dalam penjara yang ditarik enam ekor kuda setan.


“Siapa kalian? Apa yang kalian mau lakukan kepada pendudukku?” tanya Abiel marah kepada salah satu pasukan Iblis itu


“Owh jadi kau pemimpin disini? Menyerahlah sebelum nyawamu hilang.”


“Kalau begitu jangan salahkan aku menghabisimu.” Teriak Abiel lalu maju menyerang pasukan Iblis itu. Status Abiel saat ini sudah mencapai Pendekar Agung level 45 dan bukan tandingan pasukan Iblis yang hanya berstatus Pendekar Sakti saja.


Dalam satu tinjuan, pasukan Iblis itu sudah dikalahkan. Ratusan pasukan iblis lain melihat rekan mereka terkapar, mereka bersama-sama menyerang Abiel. Walaupun Abiel sudah mencapai Pendekar Agung level 45, namun


serangan ratusan pendekar sakti membuat Abiel kewalahan. Abiel pun terkapar karena dia tidak mampu melawan ratusan pasukan iblis itu.

__ADS_1


“Ikat dia dan kurung di penjara. Tangkap penduduk yang lain. Ingat jangan ada yang terlepas, kalau gak nyawa kita jadi taruhannya.” kata salah satu pasukan iblis itu kepada rekannya


__ADS_2