
Ling Feng mempertimbangkan saran dari Kaisar Xing Ming. Dia merasa bahwa identitasnya harus disembunyikan sampai dia menjelaskan semua kepada ayah angkatnya.
“Baiklah terima kasih atas sarannya Tuan Xing. Tolong urus serah terima jabatan ini sesegera mungkin. Tuan Xing juga perlu berlatih untuk melawan kura-kura raksasa itu dan saya juga ada keperluan yang harus saya lakukan.” Kata Ling Feng
“Baiklah Ling.”ujar Kaisar Xing Ming berjanji
Satu bulan kemudian, Kaisar Xing Ling mengumpulkan semua menteri dan jajarannya dan juga dua anak kandungnya untuk memberi suatu kabar.
“Kira-kira kabar buruk apalagi yang akan disampaikan ya?’tanya seorang menteri pertahanan kepada menteri keuangan penasaran
“Semoga saja kabar yang baik.” Sahut menteri keuangan kerajaan
“Anakku yang terkasih, Ding Ming dan Dong Ming , para menteri dan semua jajarannya. Kalian semua tahu keinginan saya dan kaisar lainnya yang ingin menaiki level menjadi Dewa Pendekar. Kalian juga sudah tahu bahwa dalam waktu dekat ini saya dan kaisar lainnya akan memulai pertempuran besar di gunung raksasa Tangan Dewa di Kerajaan Shuui untuk melawan kura-kura raksasa. Jadi saya memutuskan bahwa saya akan mengundurkan diri sebagai kaisar, dan sebagai penggantiku, aku menunjuk…” kata Kaisar Ling Feng membuat semua yang di ruangan itu penasaran.
“Pasti aku pengganti ayah. Aku kan sudah di level pendekar sakti. “batin Ding Ming berharap
“Wah ayah akan menunjuk diriku. Aku seorang pendekar agung ini lebih layak dibanding saudaraku,, Ding Ming. “batin Dong Ming bangga
“Aku akan menunjuk pria muda ini. Panggil dia New Emperor. “ kata Kaisar Xing Ming yang membuat orang-orang di ruangan itu terdiam termasuk Pangeran Ding Ming dan Dong Ming
Ling Feng memasuki ruangan kerajaan dengan berpakaian kaisar yang telah Ling Feng pesan dua minggu sebelum penobatan untuk dibuatkan oleh anak buah Kaisar Xing Ming. Ling Feng juga tidak lupa mengenakan topeng sehingga identitasnya tidak diketahui siapapun selain Kaisar Xing Ming dan juga Shaosheng.
“Siapa dia. Apakah dia anak haram kaisar?” bisik salah seorang menteri di ruangan itu
Para menteri dan jajajrannya bertanya-tanya siapa pemuda yang akan menjadi tuan mereka. Begitu juga dengan Pangeran Ding Ming dan Dong Ming tidak terima atas keputusan ayah mereka.
__ADS_1
“Siapa kamu? Atas dasar apa kamu berhak menjadi kaisar di kerajaan ini?” tanya Pangeran Ding Ming tidak senang
“Benar,,, lagipula kamu juga tidak terlihat kuat Mundurlah dan aku akan mengampuni nyawamu.” Ancam Pangeran Dong Ming
“Saya berhak atas takhta ini. Saya telah membeli kerajaan ini beserta wilayahnya dari ayahmu. Ini dia surat jual belinya yang kami tanda tangani berdua dan diberi segel Kerajaan Minion yang menandakan surat jual ini sah dan resmi.” Kata Ling Feng sembari menunjukkan surat jual beli itu kepada kedua pangeran tersebut.
Mereka berdua tidak menyangka ayahnya akan tega berbuat sekeji itu dengan menggadaikan Kerajaan Minion ini berserta wilayahnya.
“Ayah.. apa yang telah kau lakukan ini?” teriak Pangeran Ding Ming
“Iya ayah. Kenapa juga harus menjual kerajaan kita. Apakah ayah segitu bernafsunya untuk menjadi Dewa Pendekar lalu menghalalkan segala cara untuk mendapat dana. Terus kami nanti tinggal dimana ayah?” protes Pangeran Dong Ming
“Anakku, Ding, Dong, kalian tahu kan kakak kalian telah mencuri harta kerajaan kita dan lari ke Kerajaan Tremor. Saat ini kita sudah miskin. Tapi tuan muda ini menawarkan diri untuk membeli kerajaan kita yang miskin ini seharga 1.000.000 kilogram emas. Kalau kalian di pihak ayah, apa kalian akan menolak emas sebanyak itu?” kata Kaisar Xing Ming menjelaskan situasi yang ada saat ini
Pangeran Ding Ming dan Dong Ming tidak kalah terkejutnya. Mereka memahami keputusan yang telah ayah mereka ambil. Mereka juga tidak mungkin menolak emas sebanyak itu jikalau mereka di posisi ayah mereka.
“Jadi apakah ada di tempat ini yang masih tidak setuju dengan keputusan yang saya ambil?”tanya Kaisar Xing Ming kepada orang-orang yang berkumpul di ruangan kekaisaran.
“Mohon maaf ayah. Tapi saya belum mengakui anak muda ini jika dia tidak dapat mengalahkanku.” Kata Pangeran Dong Ming
“Dong Ming, jangan kurang ajar. Tuan muda ini sudah melakukan pembayaran. Jangan sampai dia berubah pikiran dan jatuh miskin lagi.” teriak Kaisar Xing Ming kepada anaknya
“Maafkan aku ayah. Aku tetap pada pendirianku.” Sahut Pangeran Dong Ming
“Tidak apa-apa Tuan Xing. Saya akan meladeni pangeran ini.” Kata Ling Feng maju untuk bertarung
__ADS_1
“Jangan panggil aku Pangeran Dong Ming kalau aku tidak menjatukanmu dalam 3 kai serangan” kata Pangeran Dong Ming berlari menyerang Ling Feng
“Jurus Dimensi Ruang” kata Ling Feng, dan lingkaran cahaya besar keluar mengelilingi Ling Feng dan Pangeran Dong Ming saja.
Pangeran Dong Ming berhenti membatalkan serangannya melihat dia dan Ling Feng terkurung didalam sebuah lingkaran cahaya besar.
“Aku peringatkan kepada kalian semua. Tidak ada seorang pun yang dapat memasuki lingkaran ini bahkan jika dia seorang Pendekar Suci sekalipun. Ingat, serangan udara juga tidak akan berguna. Jadi pertikaian ini akan kami selesaikan berdua. Jangan ikut campur.”ancam Ling Feng kepada orang-orang di ruangan itu.
Lingkaran cahaya itu adalah suatu dimensi ruang sehingga walaupun mereka mengeluarkan jurus yang sangat dahsyat sekalipun, ruang di luar lingkaran itu tidak akan terpengaruh oleh jurus di dalam lingkaran cahaya itu.
“Pangeran, apa kamu mau menyerah? Tidak ada seorang pun yang dapat menolongmu, bahkan ayahmu sendiri. Saya akan mengampunimu kalau kamu menyerah sekarang.” Ancam Ling Feng
“Saya tidak takut. Saya seorang Pendekar Agung tidak akan kalah dengan kamu yang tidak jelas kekuatannya.” Kata Pangeran Dong Ming
Di satu sisi, Kaisar Xing Ming mengenali jurus yang baru saja Ling Feng keluarkan.
“Hmmm,, jurus terlarang Dimensi Ruang Kekaisaran Wang. Anak muda ini sungguh tidak bisa ditebak. Baiklah kejutan apa lagi yang akan dia berikan.” Batin Kaisar Xing Ming penasaran
“Baiklah kalau kamu tidak mau menyerah. Aku sudah memperingatkanmu. Jangan salahkan diriku kalau kamu terkapar di ruangan ini.” Kata Ling Feng bersiap-siap mengeluarkan jurus berikutnya.
Sebelum Ling Feng mengeluarkan jurusnya, Pangeran Dong Ming terlebih dahulu mengeluarkan jurus pisau terbang beracun; jurus menggunakan pisau berkecepatan tinggi yang sangat beracun.
“Jangan salahkan aku kalau kau mati di tempat ini. Jurus Pisau terbang beracun.”teriak Pangeran Dong Ming melancarkan puluhan pisau ke arah Ling Feng
“Jurus Angin Pertahanan.” Ling Feng menahan puluhan pisau beracun itu menggunakan angin sebagai perisai untuk melindungi dirinya.
__ADS_1