DUNIA SEMBILAN PENDEKAR

DUNIA SEMBILAN PENDEKAR
Episode 48 - Pembangunan Dunia Bawah Kekaisaran CHEN


__ADS_3

Ling Feng berkuda ke Petrolum untuk melihat perkembangan terbaru di tempat itu. Sesampainya dia disana, suasana sepi menyambut kehadirannya.


 


“Ah saya butuh waktu yang lama untuk mengembangkan tempat ini menjadi daerah yang sangat maju” batin Ling Feng


Ling Feng menuju dunia bawah tanah Petrolum. Dia menggunakan jalan rahasia ke dunia bawah tanah itu melalui satu-satunya pintu, dan hanya Ling Feng saja yang memegang kuncinya.


“Selamat datang tuan muda.” Ucap  salah satu penduduk di dunia bawah tanah Petrolum itu


“Hallo tuan Abiel. Bagaimana perkembangan pembangunannya? Apakah ada masalah? “tanya Ling Feng


Abiel adalah mantan pemimpin desa Petrolum ini , salah satu orang kepercayaan yang Ling Feng pilih untuk menjadi penanggung jawab pembangunan rumah, jembatan, jalan, istana kekaisaran dan juga tembok pelindung


dan juga orang yang mengelola sebagian kekayaan milik Ling Feng.


“Sejauh ini berjalan dengan baik tuan Ling, dan tidak ada masalah.” Ujar Abiel


“Baguslah. Kalau semua berjalan lancar, setahun lagi kekaisaran CHEN dapat berdiri dan kita dapat  mengembangkan rumah kita menjadi kekaisaran makmur dan aku berharap kalian hidup sejahtera di bawah


kepemimpinanku.”ujar Ling Feng


“Terima kasih tuan. Kami akan bersama tuan untuk memajukan kekaisaran baru kita. Hidup kami adalah milik tuan, jadi kami akan setia selamanya kepada tuan.”ucap Abiel


“Terima kasih atas kesetiaan kalian Abiel. Aku berjanji akan membawa kemakmuaran bagi dunia baru kita sehingga tidak akan ada lagi yang menyiksa kita dan juga tidak akan ada lagi ketakutan di dunia kita.”ujar Ling Feng


 


Di dunia bawah itu, Habel bersama dengan penduduk yang telah dia selamatkan dari sekte iblis, membangun Kekaisaran CHEN selama setahun.


Kastil super megah berhasil dibangun. Tembok tebal mengelilingi Kekaisaran CHEN itu sehingga memberikan rasa aman kepada para penduduknya. Di dalam pintu gerbang, terpasang mesin finger print sehingga orang yang bukan penduduk Kekaisaran CHEN atau yang berasal dari luar tidak akan memasuki Kekaisaran CHEN.

__ADS_1


Di dunia ini, menganut sistem kebersamaan. Setiap orang berlomba untuk saling memajukan kekaisaran.


Ling Feng mengajari mereka cara bercocok tanam dengan metode Hidroponik, cara bercocok tanam dengan metode Aquaponik, cara bercocok tanam dengan metode aeroponik dan metode silang sehingga dapat menghasilkan tanaman yang unggul dan juga berbuah besar.


Selain itu Ling Feng juga mengajarkan mereka menempa senjata suci sehingga pasukan keamanan Kekaisaran CHEN memiliki pertahanan terbaik di Dunia Sembilan Pendekar ini.


Ling Feng mengajarkan penduduk cara membuatkan pakaian sehingga mereka memiliki stock pakaian berkualitas yang melimpah.


Selama setahun ini, Ling Feng menyelamatkan banyak nyawa.


Nyawa budak yang hampir mati dibuang oleh pemiliknya.


Nyawa orang-orang yang dirampok atau diculik dan dalam keadaan sekarat, mereka dibuang ke hutan.


Nyawa orang-orang yang sudah putus asa terhadap hidup mereka.


Nyawa orang-orang miskin yang tidak memiliki harta untuk bertahan hidup.


****


Ling Feng berkuda ke Petrolum untuk melihat perkembangan terbaru di tempat itu. Sesampainya dia disana, suasana sepi menyambut kehadirannya.


“Ah saya butuh waktu yang lama untuk mengembangkan tempat ini menjadi daerah yang sangat maju” batin Ling Feng


Setelah berkuada selama tiga jam, akhirnya Ling Feng tiba di dunia bawah Petrolum. Dia disambut Abiel, salah satu orang kepercayaan Ling.


“Selamat pagi tuan.” Ujar Abiel menyapa


“Selamat pagi Abiel. Bagaimana perkembangan pembangunan kekaisaranku?”tamya Ling Feng


“Sejauh ini pembangunan sudah berjalan dua puluh persen tuan.

__ADS_1


Orang-orang yang tuan selamatkan adalah orang-orang yang berkualitas. Ada yang ahli bangunan, ahli pakaian dan juga ahli dalam mengajar beladiri.


Emas yang tuan berikan saya pergunakan untuk membeli bahan-bahan berkualitas.’ujar Abiel


“Kerja yang bagus Abiel. Kalau ada masalah, segera kirim surat melalui merpati agar saya bisa segera ke tempat ini untuk memberikan solusi.” Ujar Ling Feng


‘Baik tuan.”


Ling Feng menjalani dunia bawah tanah Petrolum untuk melihat prospek pengerjaan pembangunan Kekaisaran  CHEN. Abiel tidak berbohong mengenai laporannya. Ling Feng melihat bahwa orang-orang yang dia selamatkan memberikan dampak yang sangat bagus kepada penduduk Petrolum. Mereka sedang mengajari penduduk Petrolum membangun bangunan yang berkualitas. Ada juga yang sedang mengajari cara membuat pakaian yang berkualitas. Ada yang sedang mengajari teknik memanah yang baik; teknik berpedang yang baik serta teknik berkuda sambil mengayunkan pedang dengan baik.


Ling Feng menjalani dunia bawah Petrolum itu hingga sore hari. Setelah itu dia permisi kepada Abiel untuk pulang menemui istrinya.


Saat Ling Feng dalam perjalanan pulang untuk menemui istrinya, dia melewati suatu cahaya putih yang berada di jalan masuk Hutan Glory


Jalan menuju Petrolum harus melewati Hutan Glory jikalau kita berkuda dari kekaisaran Minion, beigtu juga sebaliknya.


“Apa itu? aku belum pernah melihat itu sebelumnya? Tadi pagi bukannya cahaya itu tidak ada ya?” batin Ling Feng bertanya-tanya dalam hatinya


Namun tiba-tiba, cahaya putih itu menarik masuk Ling Feng ke dalamnya dan setelah Ling Feng tertarik masuk ke dalamnya, cahaya putih itu pun langsung menghilang; meninggalkan kegelapan di Hutan Glory. Hanya cahya bulan yang memberikan sedikit penerangan kepada Hutan Glory.


“Aku berada dimana? Mengapa tubuhku menjadi kecil? Apakah aku sudah meninggal dan berada di surga? "batin Ling Feng terbangun. Dia mendapati dirinya berada di atap sebuah gedung dengan kepala yang berdarah.


Tiba-tiba Ling Feng melihat ingatan dari pemilik tubuh yang dia tempati saat ini. Nama pemilik tubuh ini adalah Marsel. Dia adalah seorang mahasiswa. Kedua orang tuanya sudah meninggal. Saat ini dia tinggal bersama pamannya. Marsel dikeroyok oleh teman-temannya karena salah satu dari orang yang mengeroyoknya tidak suka Marsel dekat dengan wanita yang sedang diincarnya.


Jadi Marsel ditipu teman sekelasnya dengan alasan sepupunya ingin berbicara di atap. Setelah Marsel berada di atap, Marsel dikepung oleh Geng Kampak Hitam, yang dipimpin oleh Boyro, orang yang menjadi dalang pengeroyokan dan pembunuhan Marsel.


Marsel berjalan menuju ke kelasnya. Dia berusaha untuk menahan diri untuk membalas dendam kepada Boyro dan rekan-rekannya.


"Saat ini aku mencoba mencari kesempatan yang terbaik untuk membalas dendam kepada Boyro dan rekan-rekannya. "batin Marsel begitu dia berada di dalam kelas.


Nathan, teman sekelas Marsel, menjadi ketakutan melihat Marsel kembali ke kelas. Dia tidak berani menatap tatapan Marsel karena Nathan merasa sangat bersalah atas apa yang telah dilakukannya.

__ADS_1


"Mengapa dia kembali? Apa yang harus kulakukan? Aku pasti akan dipenjara karena mencelakai Marsel."batin Nathan ketakutan.


__ADS_2