
James dan Azayaka berhasil membangun kerajaan bisnis mereka selama sepuluh tahun terakhir. Namun nasib kita tidak ada seorang pun yang mengetahui. Pesawat jet yang ditumpangi James bersama istrinya saat kunjungan bisnis ke Amerika Serikat jatuh ke dalam lautan luas karena tersambar petir.
Asuka dan Chika tidak percaya kakaknya meninggal karena kecelakaan. Setelah diselidiki, ternyata kecelakaan telah di-setting lawan bisnis mereka. Mereka melakukan hal itu karena tidak menyukai penghasilan mereka berkurang jauh setelah Mazaja Group ekspansi bisnis di Indonesia.
****
"Marsel, kamu harus belajar dari si Lamhot. Dia mampu meraih hasil sempurna di pelajaran kebangsaan. Bagaimana mungkin kau selalu mendapat skor rendah pada ujian yang bersifat kenegaraan? Jangan membuat malu namamu sendiri dan kampus kita, ” ujar Pak Tonggi sembari menghela nafas pasrah
Kalau untuk pelajaran matematika dan bahasa inggris, Marsel adalah juaranya. Namun jika pelajaran yang bersifat kenegaraan, Marsel pasti tidak meraih hasil rendah bahkan pernah lembar ujiannya tidak diisi sama sekali.
“Guru, hukuman apa yang akan diberikan kepadanya? Seorang yang tidak mencintai negara kita, sebaiknya tidak boleh berada di kelas ini. “ujar Dame menghasut Pak Tonggi
“Dame, kamu jangan berkata seperti itu. Marsel itu mahasiswa yang telah mengharumkan nama Universitas Mazaja ini di kancah internasional. Dia seorang juara olimpiade matematika tingkat internasional. Jadi jangan pernah meremehkan seseorang karena dia lemah di pelajaran tertentu.”ujar Pak Tonggi membela Marsel
“Tapi pak memang sudah selayaknya yang lemah disingkirkan dan yang kuatlah yang bertahan“ujar Lamhot
“Tidak ada tapi-tapi. Bapak tidak mentolerir jikalau kalian tidak saling menghargai satu sama lain. “ ujar Pak Tonggi tegas
Seluruh kelas terdiam atas perkataan Pak Tonggi
“Si Lamhot ini membuatku kesal. Dia pikir hanya karena dia tampan dan juga siswa berprestasi serta bagus di olahraga sepakbola, dia bisa berkata apapun merendahkan diriku.”batin Marsel
‘Tenang marsel !!! Dia hanya anak orang kaya yang selalu dimanja.” ujar Dapot , teman sebangkunya
“Terima kasih Dapot. Aku bahagia memiliki sahabat seperti dirimu.”ujar Marsel
“Tidak masalah. Kamu juga sudah banyak membantuku selama ini. Apa kamu mau bermain dingdong nanti? Hari ini mesin barunya datang.” ujar Dapot
“Aku tidak bisa pergi. Ada hal yang harus aku lakukan.” Ujar Marsel
“Ya sudahlah. Semangat teman !!!”ujar Dapot
Pelajaran belajar mengajar hari itu berlangsung seperti biasa, tidak ada hal yang spesial di mata Marsel. Hanya saja perhatian Marsel tetap terpaku kepada seorang wanita yang manis bernama si Butet. Butet juga termasuk mahasiswi berprestasi di Universitas Mazaja. Dia berhasil menjadi juara dua olimpiade bahasa inggris tingkat nasional.
Hari ini Marsel berencana membantu Ucok di peternakan. Dia ingin mempunyai keahlian agar mampu bertahan hidup di dunia yang keras ini.
__ADS_1
Bel tanda pelajaran terakhir berakhir. Marsel segera berlari ke parkiran sepeda. Setelah melalui hari-hari yang memancing amarah, Marsel mengambil sepedanya dan mengayuhnya ke rumah Ucok, pamannya. Di belakang rumah Ucok, terdapat sebuah hutan misterius.
Ucok pernah berpesan kepada Marsel
“Jangan pernah kamu melangkahkan kakimu ke hutan itu. Hutan itu angker dan leluhur kita memberikan batasan agar jangan ada seorang pun penduduk di Samosir ini berjalan ke hutan itu.”ujar Ucok mengingatkan Marsel
Nasehat Ucok tidak ditanggapi serius oleh Marsel. Suatu waktu, Marsel berada sendirian di rumah. Ketika siang hari, Marsel melihat suatu sinar terang yang berasal dari hutan terlarang itu. Karena rasa penasaran yang tinggi, Marsel melanggar perintah pamannya. Dia berjalan ke dalam hutan, menuju arah cahaya muncul.
Marsel berjalan cukup jauh ke dalam hutan. Untungnya Marsel selalu membawa tas kecilnya. Marsel mengambil senter kecil untuk menjadi penerang di dalam hutan terlarang yang gelap itu.
Marsel berjalan menuju ke cahaya terang itu. Sesampainya di asal cahaya itu, Marsel melihat cahaya terang itu berasal dari peti yang telah terbuka. Di samping peti itu, Marsel terkejut karena melihat tengkorak manusia.
“Paman memang benar. Hutan ini sangat angker.”batin Marsel
Marsel melihat ke dalam peti itu. Di dalam peti, terdapat sebuah cincin yang bersinar terang. Marsel mengambil cincin itu dan dia berteriak kesakitan
Lalu Marsel pingsan karena merasakan rasa sakit yang luar biasa.
Begitu Marsel bangun setelah pingsan selama lima jam, dia melihat sekelilingnya gelap; hanya cahaya senter kecilnya saja yang menerangi kegelapan di sekitarnya.
Marsel melihat cincin yang dia ambil sudah berada di tangan kirinya. Marsel penasaran dengan tengkorak yang berada di samping peti itu. Dia mendekati tengkorak itu dan melihat sebuah kantong besar di sampingnya. Marsel membuka kantong itu dan melihat banyak kekayaan di dalamnya.
“Bagaimana aku menyimpan semua kekayaan ini. Aku tidak mau pamer kekayaan ini. Aku takut aku akan dicelakai orang-orang jahat.Seandainya semua kekayaan ini dapat disimpan, mungkin dapat memberi makan bagi ribuan masyarakat miskin di sekitarku” batin Marsel.
Namun tiba-tiba cincinnya bercahaya, dan semua kekayaan di dalam kantong itu masuk ke dalam cincin berlambang naga di jari manis tangan kirinya.
__ADS_1
“Ah, cincin yang luar biasa. Tapi bagaimana cara kerjanya ya?”batin Marsel penasaran
Cling !!!
Di mata Marsel, muncul kata-kata yang menjawab pertanyaannya.
“Katakan Simpan, maka cincinmu akan bereaksi menyimpan item yang akan kamu simpan ke dalam cincin semestamu.”
Lalu layar itu menghilang dari pandangan Marsel
“Wah apa yang terjadi barusan? Aku seperti melihat sebuah layar dan tiba-tiba menghilang. Apa sebenarnya itu?”tanya Marsel penasaran
Cling !!! Layar itu muncul lagi dan memunculkan kata-kata di layar untuk menjawab pertanyaan Marsel
“Namaku Clever. Aku adalah sistem teknologi mutakhir ADEXFERJALIX , sebuah perusahaan tunggal di semesta TAK TERHINGGA yang jaraknya miliaran tahun cahaya dari bumi.”ucap sebuah suara di dalam pikiran Marsel
“Siapa kau? Kenapa kau ada di dalam pikiranku?”tanya Marsel ketakutan
“Jangan takut. Aku adalah sistem di dalam cincin yang ada di tangan kirimu. Aku mampu menjawab semua pertanyaanmu mengenai bahkan aku mampu memberimu kekayaan melimpah.”
“Aku mau bertanya mengapa ada kerangka manusia di samping peti itu?”tanya Marsel polos
“Cincin semesta itu akan membakar manusia yang berhati kotor. Namun cincin semesta menerimamu karena hatimu murni.”
“Owh.. berarti kamu yang bercahaya itu ya? “tanya Marsel penasaran
“Benar. Saya dan cincin itu adalah satu kesatuan, seperti tubuh dan jantung yang tidak terpisahkan.”
“Ya sudah. Aku kembali dulu ya. Nanti paman khawatir.”ujar Marsel
__ADS_1
Marsel kembali ke rumah pamannya. Dia berjalan keluar dari hutan keramat itu. Untungnya begitu Marsel tiba di rumah, pamannya belum kembali dari urusan pekerjaannya.
Satu jam kemudian, Ucok datang membawa makanan kesukaan Marsel, yakni mie gomak khas Samosir.