DUNIA SEMBILAN PENDEKAR

DUNIA SEMBILAN PENDEKAR
Episode 61 - Mazaja II


__ADS_3

Pelan-pelan tapi pasti, Azayaka dan suaminya, James, memulai kehidupan baru mereka di Indonesia setelah suami Chika menceritakan mengenai tempat eksotik bernama Danau Toba di daerah Samosir.


Tanpa pikir panjang, James dan Azayaka melakukan persiapan selama sebulan untuk pindah ke Samosir.


 


Togar, suami Chika, membantu menghubungi keluarganya di Samosir untuk mencarikan sebuah villa mewah di dekat Danau Toba. Adik Togar, Ucok Girsang, melakukan perintah dari abangnya.


 


Seminggu kemudian, Ucok memberitahu bahwa ada sebuah villa dijual seharga sepuluh miliar rupiah tak jauh dari daerah Danau Toba.


 


Togar menyampaikan hal itu kepada James. James segera mentransfer sebelas miliar rupiah kepada Ucok untuk mengurus pembelian villa itu dan segala hal-hal lain. James tidak ingin merepotkan diri dengan berbagai hal lain karena James tidak mengetahui apapun mengenai Indonesia. James hanya ingin hidup tenang bersama keluarganya di Danau Toba.


 


“Togar, aku udah mentransfer sebelas miliar rupiah kepada adikmu. Kau sudah kuanggap sebagai adik laki-lakiku, jadi aku percaya juga kepada adikmu. Jangan kalian mengkhianati kepercayaan kami.”ujar James memberi peringatan kepada Togar


 


“Baik kak. Kakak tenang saja. Kak James dan kak Azayaka telah banyak membantu kami. Jadi kami sekarang gentian membantu kalian berdua.”ujar Togar


 


“Benar kak. Kalau si Ucok berbuat masalah, beritahu saja kepada kami agar kami dapat menghukumnya.” Ujar Chika.


 


Seteleh mereka berdua menunggu selama satu bulan, akhirnya urusan pembelian vila di Samosir dapat selesai dengan baik.


 


“Bang, tolong sampaikan kalau vilanya sudah selesai dibeli atas nama anak mereka Marsel James. Sampaikan ucapan terima kasihku kepada abang ipar itu atas pemberiannya yang sangat besar. “ucap Ucok melalui video call Whatsapp


 


“Tidak masalah dek. Tolong kamu jaga mereka disana ya. Mereka hanya ingin menikmati masa tua mereka. Kakak iparmu, Chika, sangat menyanyangi kakaknya. Jadi keselamatan mereka adalah prioritasmu disana ya.” Ujar Togar

__ADS_1


 


“Siap bang. Aku matikan ya bang. Aku mau lanjut meeting dulu.”ujar Ucok sembari mematikan panggilan video callnya.


 


“Kak James, Kak Aza, urusan vila sudah selesai diurus adikku. Kakak hanya tinggal menempati saja. Semoga kalian berdua betah selama tinggal disana.”ujar Togar kepada James dan Azayaka sewaktu mereka makan malam keluarga.


 


Kebiasaan keluarga Azayaka, makan malam adalah hal yang harus dihadiri setiap awal bulan.


 


“Asuka , Chika, kakak dan suami kakak akan segera berangkat seminggu lagi ke Danau Toba. Mungkin ini adalah makan malam terakhir kita. Pesan kakak kepada Asuka : jangan melawan kepada suamimu. Ahmik, jaga juga Asuka ya. Dia memang keras kepala tetapi dia tipe wanita yang penyanyang. Kakak memang memanjakan mereka berdua dari kecil sehingga mereka tidak suka jika ada orang yang membentak mereka. Asuka, ingat, suamimu menasehatimu bukan karena dia benci, tetapi karena dia sayang kepadamu sehingga dia mengatakan salah jika perbuatanmu salah.”ujar Azayaka menasehati adiknya, Asuka


 


“Baik kak.”ujar Asuka


 


Togar, tolong jaga Chika ya. Aku dengar cowok batak gemar selingkuh, tetapi aku percaya kamu tipe pria yang setia sehingga aku memilihmu menjadi pendamping adikku.”ujar Azayaka


 


“Baik kak. Pesan kakak akan aku ingat. Aku tidak mungkin selingkuh dari wanita secantik Chika.”ujar Togar sembari menggombali istrinya


 


“Baguslah. Kakak menjadi tenang meninggalkan kalian disini. Sekarang kalian kembalilah ke rumah kalian. Kakak akan memberikan wewenang kepada Asuka untuk mengelola perusahaan Aza Beauty Company sedangkan Chika mengelola perusahaan Azayaka Modeling. “ujar Azayaka


 


“Terima kasih banyak atas kepercayaan kakak kepada kami.” Ujar Chika dan Asuka bersama


 


“James, ada yang mau kamu sampaikan kepada mereka?” tanya Azayaka kepada suaminya

__ADS_1


 


“Aku hanya mau memberikan pesan kepada Togar dan Ahmik. Togar, saya memberi wewenang kepadamu untuk menjalankan perusahaan financial technology kami, Zaya Fintech Inc di Napoli. Jadi kamu dan Chika bisa mengembangkan usaha kita sekaligus mendidik Naomi dan Azura. Pesanku kepada Ahmik. Saya mau memberi kepercayaan kepadamu untuk mengelola perusahaan tambang kami , Zaya Gold International di China tepatnya di daerah Shandong, Henan, Jiangxi, Yunnan, dan Fujian. Aku percaya negara China masih memiliki cadangan emas sekitar 1.900 ton dalam lima puluh tahun ke depan. Kita sudah mengantongi hak untuk menambang emas di negara itu selama lima puluh tahun ke depan.  Perusahaan tambang minyak kami, Zaya Oil International. Kita sudah mengantongi hak untuk menambang minyak di negara bagian Alaska, negara Amerika Serikat, di daerah Duri Indonesia, di Siberia Rusia dan tempat potensial baru yang aku temukan beberapa tahun yang lalu di Chernobyl Ukraina Utara. Aku  selama lima puluh tahun ke depan Terakhir perusahaan ikan dan pengolahannya, Zaya Fish Inc. di Samudera Hindia. Kita sudah mendirikan kantor pusat melayang pertama milik kita di tengah samudera itu, tepatnya delapan ratus meter di atas permukaan air.  Jadi tugasmu berat namun aku tetap akan memantau mu melalui orang kepercaanku di dalam perusahaan itu.” ujar James


 


“Terima kasih kak James atas kepercayaan yang kakak berikan kepadaku.” Ujar Ahmik


 


“Kalau begitu kami sudah menyampaikan pesan kami. Mari kita mulai makan. “ujar James


 


Mereka makan malam bersama dan bersendau gurau. Hari itu mereka sangat bahagia karena mereka akan berpisah lama bahkan mungkin kelak tidak akan bertemu lagi di masa depan karena kesibukan mereka masing-masing.


 


Seminggu kemudian, James dan Azayaka berangkat menuju ke Bandara Udara Silangit. Perjalanan menggunakan jet pribadi mereka memakan waktu selama sepuluh jam.


 


Di bandara udara Silangit, Ucok dan timnya sudah menunggu kedatangan James dan Azayaka sesuai jadwal yang telah Togar informasikan sehari sebelumnya.


 


Sesampainya di Bandara Silangit, Ucok menjemput James dan Azayaka untuk mengantar mereka ke villa.


 


“Terima kasih Ucok atas kebaikanmu.”ucap James


 


“Terima kasih juga kak James. Selamat beristirahat.”ujar Ucok sembari meninggalkan mereka berdua.


Ucok bersama anak buahnya kembali ke markas mereka untuk bertugas kembali. Ucok adalah seorang pasukan khusus yang berpangkat kapten , dan bertugas di daerah Samosir.


Selama berada di Indonesia, Ucok menempatkan satu anak buahnya untuk menjaga kediaman mereka berdua secara bergantian. James dan Azayaka merasa aman selama tinggal di Indonesia.

__ADS_1


Setahun setelah tinggal di Indonesia, Marsel lahir. Chika bersama suami serta Asuka dan suami mengunjungi kediaman James untuk melihat keponakan mereka.


__ADS_2