DUNIA SEMBILAN PENDEKAR

DUNIA SEMBILAN PENDEKAR
Episode 20 - Liu Cheng San


__ADS_3

Di Bumi


Kapsul waktu itu membawa Liu Cheng San tiba di sebuah gua bernama Caja De Agua.


Dia  keluar dari benda asing itu lalu keluar dari gua dan melihat dunia yang asing baginya.


“Dimana ini. Ini bukan di Asyur. Tapi ini dimana?”batinnya penasaran


Tiba-tiba Liu Cheng San merasakan ada aura pembunuh di dekatnya. Liu Cheng San mendekati aura itu untuk memastikan apakah itu sekte Iblis atau bukan. Dia terbang secepat yang dia bisa dan melihat seorang pria sedang dikejar oleh ratusan orang dengan bahasa yang asing baginya.


“Tolong..tolong..siapapun tolong aku”teriak Martin sembari berlari dari kejaran Geng Tengkorak Hitam ,kelompok pembunuh terkenal di Kolombia.


“Martin, berhenti lari. Kamu tidak akan selamat. Serahkan nyawamu.”teriak Paul Rodriguez, pemimpin Geng Tengkorak Hitam


Martin  tidak sanggup berlari lagi. Dia sudah pasrah akan nasibnya setelah dia dikepung dan Paul maju untuk memenggal leher Martin.


Di saat Paul hendak melakukan aksinya, sebuah jarum melesat cepat dan menancap di leher Paul membuat dia terjatuh dan mati seketika. Anggota Geng Tengkorak Hitam terkejut serta ketakutan melihat bos mereka mati.


Mereka mencari asal pelempar jarum itu untuk membalaskan kematian bos mereka. Mereka melihat Liu Cheng Sang sedang terbang dari satu pohon ke pohon lain dan mendarat di hadapan mereka.


“Monster…monster,, ayo lari.. kabur..”teriak anggota Geng Tengkorak Hitam berlarian ke berbagai arah untuk menghindari Liu Cheng San.


Anggota Geng Tengkorak Hitam lari ketakutan karena mereka mengetahui kekuatan Liu Cheng San. Di dunia ini, tidak ada satu manusia pun yang dapat terbang sehingga manusia yang dapat terbang dianggap monster.


“Terima kasih tuan telah menolong saya.”kata Martin sambil membungkuk ke Liu Cheng San

__ADS_1


Ling Cheng San yang tidak mengerti perkataan Martin pun hendak beranjak pergi meninggalkan Martin. Martin memberanikan diri menahan tangan Liu Cheng San sembari memberikan sepasang earphone dan memakaikannya ke telinga Liu Cheng San. Martin juga memakai sepasang earphone lalu mulai berbica kepada Liu Cheng San.


“Tuan, perkenalkan nama saya Martin. Terima kasih telah menyelamatkan nyawa saya.”


Liu Cheng San terkejut dia bisa mengerti perkataan Martin. Liu Cheng San curiga Martin memiliki kemampuan sekte sesat. Martin melihat keterkejutan Liu Cheng San mengerti bahwa pria itu terkejut akan Ear Phone X miliknya.


“Tuan, izinkan saya menjelaskan. Alat yang saya pasangkan ke tuan namanya adalah Ear Phone X, produk buatan saya. Setiap perkataan lawan bicara kita akan diterjemahkan otomatis oleh benda ini sehingga kita dapat mengerti perkataan lawan bicara kita.” tata Martin memberi penjelasan kepada Liu Cheng San.


“Owh begitu ya. Maaf  saya belum memperkenalkan diri. Nama saya Liu Cheng San. Saya terdampar ke dunia ini setelah masuk ke benda aneh.”kata Liu Cheng San


Liu Cheng San menceritakan kisahnya yang menghindari sekte Iblis di Gua Gunung Xeng Yu An; berada di benda aneh dan tiba di Caja De Agua. Liu Cheng San pun membawa Martin untuk menunjukkan benda aneh yang dinaikinya tadi.


Martin terkejut melihat kapsul waktu yang sudah hancur lebur. Dia pun menceritakan kepada Liu Cheng San bahwa dia telah menaiki mesin waktu dan mendarat di sebuah planet bernama bumi.


"Siapa yang menciptakan mesin waktu ini. Mesin waktu ini sungguh canggih. Nanti saya akan bawa pulang untuk diteliti dan saya akan mencoba untuk membuat mesin baru yang sama."batin Martin dengan bahagia


Martin  mengajak Liu Cheng San untuk pulang bersamanya. Martin pun mengirim pesan kepada bawahannya untuk membawa pecahan mesin waktu itu dan dia memberikan lokasi dia berada saat ini.


Martin membawa Liu Cheng San ke kediamannya. Mayleen yang menyambut kepulangan suaminya terkejut dengan orang asing yang dibawa oleh suaminya.


“May, pakai Ear Phone X mu terlebih dahulu.”kata Martin kepada istrinya.  Mayleen melakukan seperti apa yang suaminya perintahkan.


Martin menjelaskan kisahnya kepada istrinya di Kolombia; kisahnya diselamatkan Liu Cheng San dari Geng Tengkorak Hitam dan juga tentang mesin waktu yang dia temukan di Caja De Agua.


Mayleen terkejut mendengar kisah suaminya dan berterima kasih kepada Liu Cheng San karena telah menyelamatkan nyawa suaminya.

__ADS_1


"Sayang, ajak tamu kita untuk makalan malam bersama." bisik Mayleen kepada suaminya


"Baiklah"


Martin mendekati Liu Cheng San untuk mengajaknya makan malam bersama. Liu Cheng Sang senang karena dia sudah lama tidak menyantap makanan seenak ini. Sembari makan, Martin bercerita tentang perusahaan miliknya, tentang kehidupan pernikahannya yang baru berjalan 6 bulan dan juga tentang istrinya Mayleen yang sedang mengandung anak pertama mereka yang saat ini usia kandungannya jalan 3 bulan.


Liu Cheng San juga menceritakan tentang dunianya dan juga kisah petualangannya selama ini. Dia berharap dia dapat kembali ke dunianya untuk melakukan misinya, namun dia tidak menceritakan apa misinya kepada Martin dan istrinya.


Setelah mendengar kisah Liu Cheng San, Martin  berjanji akan membantu Liu Cheng San untuk membawanya pulang ke dunianya.


Dua Tahun Kemudian


Liu Cheng San telah menikahi seorang wanita yang adalah sahabatnya Mayleen. Liu Cheng San  sudah memiliki seorang anak laki-laki berumur satu tahun. Liu Cheng San diberi kepercayaan menjadi “Pengawal Rahasia” Martin sehingga kemana pun Martin pergi untuk urusan bisnis, Liu Cheng San menjadi penjaganya.


Selama dua tahun ini, Martin menjalankan proyek pembuatan mesin waktu. Dalam waktu dua tahun, Prototype kapsul waktu itu telah selesai dikerjakan oleh Tim Engineering A.I. Inc.


Martin mengajak Liu Cheng San ke tempat rahasia pembuatan mesin waktunya untuk menepati janjinya kepada Liu Cheng San dua tahun lalu. Janji untuk mengembalikan Liu Cheng San ke dunia asalnya.


Liu Cheng San bahagia sekaligus sedih. Dia bahadia dapat kembali ke dunianya. Namun dia sedih harus meninggalkan sahabat, istri dan anaknya.


“Martin, sepertinya ini saatnya aku kembali ke duniaku. Tolong sampaikan permintaan maafku kepada Xing Ling dan anakku, Ryu Chen. Aku harus melakukan misiku. Tidak boleh kutunda lagi.” kata Liu Cheng San


“Kamu yakin Liu tidak mau tinggal disini.?”tanya Martin


“Saya yakin. Saya harus pergi sekarang. Terimalah ini sebagai kado perpisahan kita.” kata Liu Cheng San menyerahkan kepada Martin.sebuah cincin ruang yang didalamnya terdapat ratusan pil giok dan sebuah peti kecil.

__ADS_1


“Baiklah. Saya menghormati keputusanmu. Ayo teman-teman, kita bekerja” perintah Martin kepada para staffnya untuk mengoperasikan prototype kapsul waktunya.


Kapsul waktu itu pun di setting menuju ke sebuah dunia yang Liu Cheng San minta.


__ADS_2