Eleena Sora

Eleena Sora
Salah paham?


__ADS_3

...~Happy Reading~...


“K—kamu membentak ku?” gumam Eleena dengan suara lirih terbata.


“Astagfirullah!” Yusuf mengusap wajah nya dengan kasar, menarik napas nya begitu panjang berharap ia bisa lebih tenang.


Yusuf hanya tidak menyukai kata kata Eleena yang berbicara kasar. Walau sebenarnya, ini bukan kali pertama ia mendengar Eleena berkata se kasar itu.


Tapi itu dulu, sejak menikah, wanita itu suah mulai mengurangi kata kata kasar nya, dan mungkin ini adalah kali pertama Yusuf mendengar Eleena berkata kasar setelah menikah.


“Ele!” pekik Jerry saat melihat tubuh Eleena yang begitu lunglai dan hampir terjatuh.


“Jangan sentuh istriku!” seru Yusuf semakin naik pitam saat istrinya di sentuh oleh laki laki lain.


Dirinya terlalu kalut dengan pikiran nya sampai kalah cepat dengan Jerry yang memang sudah berada di belakang Eleena sejak tadi.


“Maaf!” ucap Jerry spontan langsung melepaskan Eleena, “Bukan maksud ku untuk ikut campur masalah kalian. Tapi tolong, jangan kasar pada Ele. Sejak dari Jakarta, kesehatan nya memang—“


“Diem Jer!” ucap Eleena dengan sekuat tenaga nya, “Lepasin gue!” imbuh nya kepada Yusuf.


“Ra!”


“Lo urus keluarga baru lo, lepasin gue. Dan jangan cari gue!"

__ADS_1


“Astagfrullah, Sora kamu hanya salah paham. Jangan seperti ini,” ucap Yusuf berusaha meyakinkan istrinya.


Wajah Eleena terlihat semakin pucat, perut nya kian bertambah begitu sakit, hingga membuat nya berulang kali harus menggigit bibir bawah nya sambil mengepalkan tangan nya erat berharap rasa sakit yang ia rasakan reda atau berkurang.


Namun, wanita itu masih berusaha untuk tetap terlihat kuat. Walau sebenarnya di dalam nya sudah sangat rapuh dan siap untuk hancur.


“Dan lo lebih menyukai salah paham ini, Yusuf Pranata!” balas Eleena dengan penuh penekanan, “Seharusnya lo bilang lebih awal sebelum gue tahu semuanya sendiri. Kenapa harus nunggu ada salah paham seperti ini baru lo mau jelasin sama gue hah! Seharusnya auuuwhhhh—“


“Eleena!” seru mama Rasti yang melihat putrinya memekik, langsung berlari menghampiri perdebatan tiga orang itu.


“Astagfirullah ... “


“Lepasin gue!” Eleena masih berusaha untuk menepis tangan Yusuf, ia benar benar muak dan benci dengan keberadaan mereka.


Dengan sekuat tenaga, Eleena merampas kunci mobil di tangan Jerry. Ia menolak bantuan siapapun, dengan berderai air mata, ia segera memasuki mobil nya dan segera menyalakan mesin mobil nya.


“Sayang! Sora! Jangan begini, Sora aku mohon!” Yusuf berusaha membujuk Eleena, mengetuk ngetuk pintu mobil itu dan berusaha menghentikan Eleena.


Bukan hanya Yusuf, mama Rasti dan Jerry pun ikut membujuk dan berusaha mencegah Eleena pergi.


“Pergi kalian semua atau gue tabrakk!” jerit Eleena bersiap untuk menjalankan mobil.


"Ele, istighfar El. Jangan gegabah!" seru Jerry dari arah samping mobil Eleena.

__ADS_1


"Pergi Jer! Tugas lo udah selesai nganterin gue. Sekarang, lo bisa pulang!" ucap Eleena menatap tegas pada sahabat nya.


“Tabrak aku!” Yusuf kini sudah berdiri tepat di depan mobil Eleena. Berharap istrinya tidak benar benar pergi, namun siapa sangka bahwa Eleena tidak memperdulikan nya.


“Baiklah, kalau ini mau mu!’ ucap Eleena terus menatap tajam ke depan.


Mata keduanya saling beradu, dapat Yusuf lihat kobaran api kecewa dan amarah yang begitu membara dalam sorot mata Eleena. Tidak ada lagi kelembutan di sana, wajah ceria dan manja wanita itu selama ini seolah sirna dalam sekejap.


Yusuf akui kesalahan nya. Tapi ia tidak menyangka, bahwa Eleena bisa semarah ini padanya. Bukan maksud Yusuf menyembunyikan semuanya, laki laki itu sudah berniat memberitahu keberadaan mama Rasti kepada Eleena.


Hanya saja, ia menunggu waktu yang tepat. Dan soal selama ini Yusuf selalu bolak balik Bandung Jakarta, itu memang benar bahwa dirinya bekerja dengan Bagus.


Bagus, laki laki yang pernah kabur ke Pondok pesantren milik abi nya dan sudah Yusuf anggap sebagai adik nya sendiri. Siapa sangka, bahwa ternyata laki laki itu memang adik nya, adik ipar lebih tepat nya.


Umur Bagus yang sangat belia dan tentu saja labil, akhirnya memilih kabur hingga bertemu dengan abi Mike. Dan mereka, baru di pertemukan kembali beberapa bulan yang lalu. Tepat nya setelah mama Rasti kabur bersama Catherine.


Saat itu, Bagus ke Jakarta karena ingin mengirimkan berkas kepada Yusuf. Namun, saat hendak memasuki rumah mewah milik pak Brata, Bagus bertemu dengan mama Rasti yang hendak pergi.


Jadilah, saat itu mereka bertemu dan memilih tinggal di Bandung. Karena Bagus bekerja dengan Yusuf, dan akhirnya Catherine pun ikut bekerja di sana hingga membuat Yusuf kembali di pertemukan dengan mama mertua nya.


...~To be continue ......


...🕊🕊🕊🕊...

__ADS_1


...Mommy udah update banyak loh, 4 bab untuk hari ini. Jangan pelit duoooongggg! 😒 Ngambek lagi nih, ilang lagi kalo pelit2 😒😒...


...Mommy besok libur yah 🙈🙈🙈🤭🤭🤭...


__ADS_2