
“Baiklah, kalau begitu kami pergi dulu! Cepat urus semuanya sebelum aku berubah pikiran! Kalian bisa foya-foya dengan uang sebanyak ini bukan? Sampai jumpa lagi!” Wang Chen mengajak rombongannya untuk meninggalkan ruang tahta itu.
[Sisa Uang : 99,5 miliar keping emas.]
Sedangkan semua petinggi dan raja yang ada di sana langsung memegang seluruh emas yang baru pertama kali mereka lihat itu, mereka benar-benar terlihat sangat serakah dengan semua uang tersebut.
‘Sepertinya apa yang dikatakan oleh anak muda itu benar-benar terjadi di kerajaan ini, lihatlah semua orang mata duitan yang bahkan sudah memikirkan mengenai apa yang akan mereka lakukan dengan uang sebanyak ini,’ batin Orang Tua tadi.
‘Satu lagi yang membuatku tidak paham, kalau dilihat-lihat anak muda itu masih belum genap berusia 30 tahun, tapi kenapa kekuatannya sudah begitu kuat, bahkan bisa dikatakan setara denganku, siapa dia sebenarnya?’ batin Orang Tua lagi.
Beberapa saat setelah itu, Raja Matahari Terbit tidak ambil pusing lagi, dia menuliskan surat keputusan untuk menyerahkan wilayah selatan kerajaanya yang tandus itu pada Wang Chen.
Semua hal itu juga langsung diumumkan kepada seluruh rakyat kerajaan. Dekrit itu juga mengungkapkan bahwa seluruh rakyat yang masih tinggal di wilayah selatan juga akan menjadi hak milik Wang Chen.
__ADS_1
***
Satu hari berlalu begitu saja, istana kerajaan dihebohkan dengan sebuah usulan dari salah satu menteri, dia memberikan usulan untuk sedikit lebih banyak mengeluarkan uang milik Wang Chen.
“Apakah kamu gila?! Dengan semua uang ini kita bisa hidup dengan baik, lalu kenapa kita masih mau berurusan dengan orang itu lagi?” tanya Jenderal Besar yang tidak setuju.
“Coba kalian pikirkan sekarang, orang itu mengeluarkan uang sebanyak ini dengan cara biasa, seakan-akan dia tidak peduli setelah kehilangan 500 juta keping emas,” jawab Menteri itu.
“Lalu bagaimana dengan cadangan emas yang mereka punya, bukankah seharusnya dia masih memiliki banyak uang yang ada dalam sakunya, jika kita bisa–”
Raja Matahari Terbit yang tidak sengaja mendengar hal itu ketika dia baru saja masuk ke dalam ruang tahta langsung menyetujui hal tersebut, sepertinya dia lebih rakus dari para petingginya sendiri.
“Jadi begini rencananya…” Raja Matahari Terbit kemudian mengungkapkan rencana busuknya, kata-kata Wang Chen sebelumnya mengenai keserakahan sama sekali tidak berbekas dalam kepalanya.
__ADS_1
Raja dan seluruh petinggi kerajaan itu akhirnya sepakat untuk melakukan hal tersebut setelah tepat satu bulan, mereka sudah benar-benar terjebak dalam keserakahan dan ingin lebih banyak uang lagi dari Wang Chen.
***
Satu bulan kemudian, di Kota Awan, Puncak Gunung Awan. Tepatnya di Istana Kerajaan Dewa Surgawi yang baru saja dibangun. Terlihat Wang Chen sedang mendengarkan sebuah laporan dari Pang Rui.
“Itulah yang ingin saya laporkan Yang Mulia, sepertinya Kerajaan Matahari Terbit sudah merencanakan hal licik ini setelah kita kembali dari ibukota mereka kala itu,” lapor Pang Rui.
“Mereka sama sekali tidak menggubris peringatanku waktu itu ya? Sepertinya mereka sudah sangat terjebak dengan gelimangan harta yang sedikit itu,” ucap Wang Chen menanggapi.
“Benar Yang Mulia. Mereka bahkan sudah mulai menculik beberapa penduduk wilayah selatan yang menyatakan kesetiaannya pada kita, apa yang harus kita lakukan? Tolong berikan saya perintah!” pinta Pang Rui.
“Karena mereka tidak mau lagi bicara dengan kita dan mereka sudah mengingkari janjinya, maka jalan satu-satunya adalah kekuatan, perintahkan pada seluruh Pasukan Dewa Surgawi untuk segera berkumpul!” Wang Chen bangkit dari singgasana miliknya.
__ADS_1
“KITA AKAN MERATAKAN KERAJAAN MATAHARI TERBIT ITU! CEPAT KUMPULKAN SEMUA ORANG!” tegas Wang Chen.