EMPIRE BUILDING SYSTEM

EMPIRE BUILDING SYSTEM
BAB 040 - Membunuh Semua Lawan Politik.


__ADS_3

Beberapa hari kemudian…


“Saya melaporkan 100 ribu Pasukan Dewa Surgawi rata-rata sudah berada di Ranah Saint Menengah, hanya sepersepuluh dari mereka yang masih tertinggal di Saint Rendah dan sepertiga sudah berada di Ranah Saint Puncak,” lapor Paman Pang Rui.


“Saya melaporkan dari sisi keuangan kerajaan, dengan modal 10 miliar keping emas yang Anda berikan sebelumnya, sekarang per bulan kita bisa menghasilkan sekitar 10-15 juta keping emas dari semua rumah dagang,” lapor Paman Jiang Wen.


“Sisa uang yang ada di saya sekitar 8 miliar keping emas. Semua uang ini akan digunakan untuk ekspansi ke benua lainnya, tapi saya menunggu perintah Anda untuk melakukan hal ini,” sambung Paman Jiang Wen memberikan laporannya.


“Saya Wu Jing mewakili 10 Raja Agung sudah menyelesaikan tugas dan membawa jutaan material berharga dari semua monster yang kami buru sebelumnya atas perintah Anda,” lapor Wu Jing, pemimpin 10 Raja Agung.


“Saya ingin melaporkan bahwa semua fasilitas umum yang dibutuhkan untuk berdirinya sebuah kekaisaran baru sudah terpenuhi semuanya,” lapor Liu Min (Ayah Mertua).


“Dengan basis pemerintahan yang masih dikendalikan oleh militer, pemerataan dan pengendalian bahan pangan dan lainnya bisa dilaksanakan dengan mudah dan berjalan lancar,” lanjut Liu Min.

__ADS_1


“Aku juga ingin melaporkan mengenai jumlah penduduk kita sudah mencapai sekitar 50 juta orang. Kita sekarang sudah bisa dikatakan setara dengan gabungan dari 5 kerajaan secara langsung,” lapor Liu Yifei yang tak mau kalah dengan lainnya.


Wang Chen yang melihat semuanya bisa teratur dengan baik itu sangat senang.


“Kalian semua sudah bekerja keras dengan baik, dengan kekuatan kalian semua yang sudah ada di Ranah Tyrant Puncak, maka pemerintahan dan sistem hirarki kita akan masih akan terjaga,” ucap Wang Chen.


“Katakan pada semua orang untuk beristirahat selama 1 bulan penuh, kita akan mengadakan pesta perayaan atas reformasi besar-besaran kita selama setahun penuh ini dengan Pesta Rakyat yang akan disponsori oleh Istana,” putus Wang Chen.


“Kami akan menjalankannya, Yang Mulia!” jawab Paman Jiang Wen terlihat sangat bersemangat, karena dalam pandangan matanya, dia bisa melihat peluang yang sangat besar di dalam Pesta Rakyat tersebut.


“Apa yang sudah Anda berikan masih lebih besar dari apa yang kami berikan pada Anda Yang Mulia. Kami akan selalu menjadi pendukung dan tidak akan pernah mengkhianati kepercayaan Anda, kalau begitu kami semua pamit terlebih dulu…”


Beberapa orang kecuali orang yang ditunjuk oleh Wang Chen pergi meninggalkan ruang tahta itu, mereka semua langsung bergegas menyiapkan Pesta Rakyat yang sangat meriah itu.

__ADS_1


Sementara itu…


“Kini sudah waktunya kita membuat gebrakan nyata untuk seluruh benua utara ini. Kunci dari semua ini adalah di 10 Raja Agung, kamu siap memimpin yang lainnya menjalankan misi yang sudah aku rencanakan sejak awal ini, Wu Jing?”


Wang Chen menatap satu orang di depannya itu dengan sangat serius. Berbeda dengan pertemuan sebelumnya yang dipenuhi dengan formalitas laporan dan banyak senyuman, kali ini suasananya langsung menjadi begitu dingin.


“Kami menerima tugas untuk membunuh semua lawan politik Anda, Yang Mulia! Kami akan menyelesaikannya ketika Puncak Pesta Rakyat digelar, kami tidak akan gagal dalam menjalankan hal ini,” jawab Wu Jing sangat yakin.


9 Raja Agung lainnya juga mengangguk mantap, akhirnya misi paling penting dalam penaklukkan benua utara ini dimulai.


“Paman Pang Rui, uruslah semua keamanan di Pesta Rakyat dan jangan biarkan ada orang yang mencurigai kita, buat seakan-akan semua prajurit kita hanya ada di kerajaan ini!” tegas Wang Chen.


“Baik, Yang Mulia!” jawab Paman Pang Rui mengangguk paham.

__ADS_1


“Kalau begitu mari kita mulai, Penghabisan Lawan Politik yang akan membuat Benua Utara ini geger, setelah itu kita akan mengambil alih kendali Benua Utara ini menjadi milik kita semua, mari kita lakukan!”


__ADS_2