EMPIRE BUILDING SYSTEM

EMPIRE BUILDING SYSTEM
BAB 065 - Perang Melawan Benua Selatan 2.


__ADS_3

Di Tenda Kaisar, ⅓ Wilayah Benua Selatan yang dikuasai oleh Kekaisaran Dewa Surgawi.


“Ancaman dan Rencana Anda benar-benar efektif, Yang Mulia! Sekarang mereka semua memfokuskan diri di Ibukota! Ini akan membuat kita semua dengan mudah menguasai provinsi dan kota yang mereka tinggalkan itu,” puji Paman Long Gui.


“Inilah yang disebut dengan kebijaksanaan. Setelah mereka mengumumkan darurat militer, lebih banyak penduduk yang datang kemari daripada ke Ibukota Benua Selatan itu, mereka sudah kehilangan kepercayaan dari penduduknya sendiri.”


Wang Chen memberikan analisisnya, semua rencana dan strategi perangnya berjalan dengan sangat baik. Kali ini dia bisa fokus hanya dengan menggunakan Pasukan Besar untuk mengepung Ibukota Benua Selatan itu.


“Paman Pang Rui! 10 Raja Agung!!” Wang Chen memanggil beberapa petingginya.


“Kami disini, Yang Mulia!”


“Sepertinya sudah saatnya kita melakukannya! Aku akan memerintahkan Paman Pang Rui dan 10 Raja Agung untuk menguasai Ibukota Benua Selatan dalam waktu 3 hari saja! Apakah waktu ini kurang?” tanya Wang Chen.


“Kami akan mengusahakannya lebih cepat, Yang Mulia! Kami akan menjadikan semuanya selesai dalam waktu 2 hari saja!” Paman Pang Rui menjanjikan waktu yang lebih cepat.


“Baiklah, bawa 1 juta Pasukan Dewa Surgawi yang sudah berada di Ranah Holy Tyrant ke atas dan buat mereka semua hancur dalam waktu itu! Berangkatlah sekarang, bawakan kemenangan padaku!” tegas Wang Chen memberikan perintah.

__ADS_1


“Kami akan melakukannya, Yang Mulia! Kami akan membawa kejayaan bagi Kekaisaran Dewa Surgawi!” Paman Pang Rui izin pamit dengan bangga, dia langsung memimpin 10 Raja Agung dan 1 juta pasukan kuat untuk pergi ke ibukota musuh.


“Paman Long Gui, kamu bawalah 9 juta pasukan yang memiliki ranah Tyrant dan di bawahnya untuk menguasai seluruh wilayah yang ditinggalkan musuh, kuasai semuanya dalam waktu 2 hari! Apakah paman bisa melakukannya?” pinta Wang Chen.


“Saya akan melakukannya, Yang Mulia! Saya akan menyebarkan 9 Naga Sejati dengan masing-masing dari mereka membawa 1 juta pasukan. Kami akan menguasai seluruh wilayah di benua ini dalam waktu singkat,” jawab Paman Long Gui tersenyum.


Sejak pembagian tugas itu, Seluruh Pasukan Dewa Surgawi sudah bergerak. Mereka semua melakukan tugasnya dan memborbardir Benua Selatan dari segala sisi dengan sangat brutal. Bisa dikatakan penaklukkan fase ini adalah yang paling keras.


***


Hari ke-2 di Ibukota Kekaisaran Benua Selatan.


Jenderal Pang Rui memberikan serangan raksasa dengan energi qi yang sangat tebal. Dia mewujudkan sebuah tombak berukuran sebesar bukit dan menghantamkannya dari langit ke Ibukota yang terlindungi oleh Formasi Pelindung itu.


*CRACK!


Akhirnya setelah banyak perjuangan sejak kemarin, Pasukan Dewa Surgawi berhasil meretakkan pelindung musuh dan menerobos masuk, mereka semua langsung menghunuskan senjata masing-masing pada Ibukota itu.

__ADS_1


“Jangan buang-buang waktu lagi! Ikuti aku dan mari kita bantai seluruh orang yang ada disana! Kita akan merebut Ibukota Kekaisaran Benua Selatan ini sebelum matahari terbenam! Majuuuu!” teriak Wu Jing, Si Pemimpin 10 Raja Agung.


“ORAAA! ORAAA! ORAAA!” Seluruh Pasukan Dewa Surgawi yang ada disana langsung menerjang masuk. Peperangan melawan Prajurit Kekaisaran Benua Selatan yang berjumlah 500 ribu itu akhirnya pecah.


“Sialan, ini tidak bisa dibiarkan begitu saja! Aku akan melawan Jenderal Mereka! Kalian lawanlah 10 Pemimpin Musuh yang sangat kuat itu! Mari kita balikkan keadaan dengan semua hal yang kita punya!” tegas Kaisar Selatan.


Dia langsung menyasar Jenderal Pang Rui dan bertarung dengannya. Para Petinggi yang lain juga langsung menghadapi 10 Raja Agung yang sangat menonjol di peperangan ini.


Semuanya berjalan mengarah pada kemenangan Kekaisaran Dewa Surgawi. Karena bukan hanya menang secara jumlab, tapi mereka juga menang secara kualitas. Sayangnya semua tidak berjalan mulus, karena…


*TEEET!


*TEEET!


Suara terompet perang khas yang dimiliki Kekaisaran Dunia berkumandang di tengah peperangan itu. Dari gerbang utama Ibukota, datanglah 2 juta pasukan kekaisaran dunia yang siap membantu Pasukan Benua Selatan.


“Hahaha! Akhirnya mereka datang! Setelah ini kalian semua akan musnah oleh pasukan bantuan itu! Bersiaplah untuk menerima kekalahan kalian semua!” teriak Kaisar Selatan sangat senang.

__ADS_1


“Sialan kenapa mereka tiba-tiba muncul ketika kami hendak menang. Apakah mereka tidak bertemu dengan pasukan Saudara Long Gui sampai akhirnya bisa sampai disini?” batin Jenderal Pang Rui menganalisis situasi ini.


__ADS_2