
Kini Para Kaisar Lima Benua sudah menempati kursi masing-masing. Sedangkan, Para Penjaga Kaisar berdiri di belakang tuannya masing-masing. Dalam waktu singkat, mereka sudah masuk dalam pembahasan serius.
“Kenapa kamu menyerang Benua Selatan, Kaisar Long Gui? BUkankah kita sudah sepakat untuk tidak saling menyerang?” Kaisar Dunia memberikan tatapan tajam pada Kaisar Long Gui.
“Tidak ada alasan khusus! Aku hanya membalas mengenai pernyataan mereka yang tidak suka dengan hubunganku dengan Benua Utara. Jadi, apakah aku salah dengan melakukan itu?” tanya Kaisar Long Gui membalas tatapan itu.
“Tentu saja salah, bukankah saling mengkritik dan mengecam adalah hal yang wajar kita lakukan. Lagipula aku sama sekali tidak menurunkan pasukan untuk menyerang wilayahmu!” marah Kaisar Selatan.
“Jika semuanya dalam kondisi normal. Maka, aku tidak akan melakukannya! Permasalahannya adalah kamu meminta bantuan Kaisar Dunia untuk ikut menekanku! Jangan kira aku tidak tahu itu!” tegas Kaisar Long Gui menatap Kaisar Selatan.
Percakapan Para Kaisar itu semakin menegang. Tidak ada yang mau mengalah sama sekali dalam urusan ini. Inilah yang sedikit rumit dalam sebuah pertemuan politik. Terlalu banyak kepentingan masing-masing yang ada di dalamnya.
“Tapi, kamu tidak seharusnya mencaplok ⅓ wilayah dari Benua Selatang! Jika kamu melakukannya, bisa-bisa kedamaian dunia ini akan sirna dan perebutan wilayah di masa lalu akan terulang kembali,” tegas Kaisar Dunia.
__ADS_1
“Kenapa kamu tidak mengaca, Kaisar Dunia! Kamu bisa mengatakan hal demikian karena wilayah kekaisaranmu lah yang paling besar! Bahkan menjorok ke beberapa wilayah benua lain,” ucap Wang Chen ikut menimpali.
“Apakah kamu akan bermuka dua dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh kekaisaran itu hanyalah demi menjaga kedamaian dunia ini? Sangat menjijikkan!” sambung Wang Chen memberikan pendapatnya.
Kaisar Dunia yang mendapat kritik pedas dari Wang Chen terlihat sangat marah. Baru kali ini, ada seorang kaisar yang berani mengatakan itu padanya secara terang-terangan.
“Sepertinya aku sama sekali tidak berbicara denganmu, kenapa kamu malah menyahut begitu saja?” tanya Kaisar Dunia berniat mempermalukan Wang Chen, sayangnya dia salah memilih lawan.
“Bilang saja kalau kamu takut karena aku mengatakan kebenaran dan fakta yang tidak berani dikatakan oleh semua orang. Termasuk para kaisar yang mendukungmu ini,” ucap Wang Chen semakin membuat suasana menjadi panas.
“Apalagi tugas mata-mata yang kamu kirim juga cukup tercela, kamu bahkan mengendalikan opini masyarakat benua lain dengan memanfaatkan mereka,” lanjut Wang Chen.
“Dengan sengaja kamu sudah membuat semua penduduk itu setuju dengan anggapan bahwa Benua Tengah adalah pemimpin dunia, kamu juga melakukan kekerasan, melakukan–”
__ADS_1
*BOOOM!
Kaisar Dunia mengeluarkan tekanan kultivasi dan mengarahkannya pada Wang Chen yang membuka seluruh aibnya secara gamblang. Dia kali ini sangat tersinggung oleh perkataan dari Wang Chen.
“Mata Kaisar Dewa : Pelindung Abadi!”
Wang Chen menggunakan salah satu kekuatan matanya untuk menahan serangan kultivasi itu. Karena jika melihat dari kultivasi, dia masih sangat jauh tertinggal daripada Kaisar Dunia yang sudah mencapai Ranah Monarch Puncak.
“Inilah yang aku benci darimu Pak Tua! Jika kamu sudah kalah dalam mengeluarkan argumen, kamu langsung menggunakan kekuatanmu untuk menekan yang lainnya!” ucap Wang Chen sambil terus menguatkan Pelindung Abadinya.
“Hal ini juga yang membuatmu terlihat sangat bodoh dan bisa dibohongi oleh istri licikmu itu, bahkan kamu rela membuang anakmu sendiri atas tuduhan yang tidak pernah terbukti!” Wang Chen kembali membuat Kaisar Dunia itu marah.
“Cepat tarik kata-katamu tadi, jangan buat aku gelap mata dan membunuhmu sekarang juga! Katakan bahwa perkataanmu sebelumnya adalah kebohongan dan kamu hanya memfitnahku saja!”
__ADS_1
Kaisar Dunia semakin menguatkan tekanan kultivasinya. Tekanan itu merembes bukan hanya dirasakan oleh Wang Chen, tapi oleh seluruh orang yang ada di ruangan itu.
“Cepat turunkan tekananmu, Kaisar Dunia! Atau kami akan menghancurkan ruangan serta istana ini dengan perubahan 9 Naga Sejati kami!” ancam Kaisar Long Gui serius.