EMPIRE BUILDING SYSTEM

EMPIRE BUILDING SYSTEM
BAB 026 - Utusan Kekaisaran Bulan Bintang.


__ADS_3

“Seandainya kita bisa membuatnya menjadi salah satu pendukung sekaligus bidak yang bisa Anda kendalikan, maka hal itu adalah yang terbaik, Yang Mulia!” usul salah satu Petinggi.


“Saya setuju dengan pendapat saudara, bagaimanapun kita bisa mengirimkan beberapa orang untuk datang kesana dengan alibi mengajak mereka mengikuti kompetisi bela diri yang akan diadakan sebentar lagi,” sambung Petinggi lainnya.


“Jadi, kita akan membiarkan mereka menang dan mengikatnya dengan sebuah gelar pahlawan atau sejenisnya, dengan begitu tidak ada alasan bagi mereka untuk mengkhianati kita,” simpul Petinggi lainnya.


“Kalian semua benar-benar memiliki pemikiran yang sangat cerdas, kalau begitu mari kita lakukan hal itu, kirimkan beberapa utusan untuk mengundang mereka mengikuti Kompetisi Beladiri, katakan saja ini adalah undangan langsung dariku.”


Kaisar Bulan Bintang itu sudah memberikan keputusan, beberapa orang dari para petinggi juga sudah mulai bergerak, mereka sudah mengutus beberapa orang untuk datang ke selatan.


***


Di Istana Kerajaan Dewa Surgawi.

__ADS_1


“Yang Mulai, sejak kejadian beberapa hari yang lalu, kini semua penduduk kaki gunung ini terus bertambah, mereka semua ingin untuk bisa tinggal di Puncak Gunung, apakah kita akan membiarkan mereka untuk naik?” tanya Liu Min.


“Ayah, kalau masalah ini, silakan berdiskusi dengan anakmu ini.” Wang Chen menunjuk istrinya Liu Yifei yang ada di sampingnya.


“Aku sudah memasrahkan mengenai semua pengaturan ini padanya, sedangkan aku hanya akan fokus dengan pasukan dan perdagangan, jadi silakan tanyakan pada istriku ini,” ucap Wang Chen sopan.


“Dasar, kamu hanya suka peperangan dan pertarungan saja, kalau mengenai masalah penduduk, tata letak dan pengelolaan kota kamu terus memberikannya padaku,” kesal Liu Yifei.


Wang Chen tersenyum kemudian berbisik sesuatu ke telinga istrinya yang marah-marah itu. Perkataannya membuat Liu Yifei tersipu malu dan langsung meninggalkan sisi Wang Chen.


Ayah Mertua Wang Chen yakni Liu Min sendiri sekarang sudah menjadi penasihat sekaligus orang yang mengurus mengenai administrasi semua hal, dia bersama dengan putrinya Liu Yifei benar-benar ahli dalam hal ini.


Sedangkan Wang Chen sekarang sedang membahas hal lain bersama dengan Pang Rui dan Jiang Wen.

__ADS_1


“Kamu membutuhkan berapa banyak uang untuk mendirikan sebuah Rumah Dagang Baru yang bisa mencakup bukan hanya benua ini, tapi seluruh benua yang ada di dunia ini?” tanya Wang Chen.


“Hmm … saya akan menghitungnya detail nanti Yang Mulia. Tapi sebagai perkiraan dasar saja, kemungkinan besar akan membutuhkan uang sebanyak 10 miliar keping emas, tapi…” Jiang Wen menahan perkataannya.


“Tapi selain membutuhkan uang yang sebesar itu, kalau kita ingin berbisnis sampai di benua lain, maka sudah sepatutnya ada keamanan tingkat tinggi, setidaknya kita harus memiliki 10 Ranah Saint untuk menjaga Rumah Dagang ini,” sambing Jiang Wen.


“Paman Pang Rui, kamu bisa melakukannya bukan? Aku akan memberikan banyak sumber daya dan tolong ajarkan 10 Kita Beladiri Tertinggi yang sudah kamu pelajari itu pada 100 ribu orang yang sudah kita rekrut kemarin,” pinta Wang Chen.


“Kalian 10 Raja Agung siap membantu Paman Pang Rui untuk membentuk Pasukan Dewa Surgawi yang lebih besar dari kuat?” Wang Chen mengalihkan pandangannya pada 10 orang bawahan langsung dari Paman Pang Rui.


“Jika itu perintah dari Anda, maka kami akan menjalaninya dengan sebaik mungkin, bukankah begitu Jenderal Pang Rui?” tanya salah satu dari 10 Raja Agung itu.


“Ya kamu benar, aku–”

__ADS_1


*TOK!TOK!


“Maaf mengganggu waktunya, Yang Mulia! Ada seorang Utusan yang berasal dari Kekaisaran Bulan Bintang menunggu diluar, dia berkata ingin menyampaikan pesan pada Anda, Yang Mulia.”


__ADS_2