
Raja Agung Angin sudah menerbangkan bendera miliknya ke atas langit, benar-benar jauh di atas langit dengan elemen anginnya, yang merupakan ciri khas dari kekuatannya.
Sedangkan Raja Agung Tanah sudah mengeluarkan dinding besar yang berguna menghambat pergerakan lawan yang berusaha mengepung mereka bertiga.
Dan yang terakhir adalah Raja Agung Api, dia yang memiliki kecepatan paling tidak masuk akal, langsung menyerang semua lawannya dengan kekuatan destruktif yang tidak karuan kuatnya.
“Elemen Api Ilahi : Jutaan Rantai Api!” Raja Agung Api itu sudah mengeluarkan serangannya yang membuat setiap orang yang masuk dalam diameter 10 meter darinya sudah dipastikan terkena rantai api dan tidak bisa bergerak lagi.
“Siapapun diantara kalian semua yang bisa menghentikan orang dengan elemen api itu segera bergerak! Kita harus secepatnya mengincar pengguna angin dan bergerak cepat melewati pengguna tanah itu! Mari berakhir!”
Pemimpin Kelompok serta seluruh pasukan yang dibawanya langsung bergerak ke berbagai arah, mereka optimis bisa mengalahkan 3 orang musuhnya itu meskipun jarak kekuatan mereka terpaut jauh.
***
“Hahaha! Lihatlah ini Kerajaan Dewa Surgawi! Pada akhirnya memiliki kekuatan besar saja tidak akan cukup kalau hanya digunakan untuk mempertahankan hal seperti itu terus!” ucap Jenderal Kerajaan Batu Hitam.
__ADS_1
“Sebagai seorang prajurit dan calon jenderal di masa depan, semua orang yang aku bawa ini sudah dibekali oleh pengetahuan strategi yang kuat dan berkelas, tidak seperti tiga orang itu,” sambing jenderal itu lagi.
“Meskipun 3 perwakilan kami terlihat seperti terkurung, tapi lihatlah bagaimana cara kami mengalahkan semua perwakilan kerajaanmu itu, tunggu saja dan kamu akan mengerti,” jawab Paman Pang Rui menanggapi.
“Cih! Kamulah yang tidak paham, sebentar lagi para perwakilan kami akan membentuk sebuah formasi raksasa yang akan mengurung 3 orang dari kalian dan semuanya akan berakhir!” ucap Jenderal Kerajaan Batu Hitam percaya diri.
“Kalau memang kami kalah, memangnya kenapa, kamu lupa dengan apa yang dikatakan oleh Pemandu Kompetisi sebelumnya, semuanya dilihat dari kontribusi, jadi bisa saja kami masih memiliki kesempatan,” jawab Paman Pang Rui santai.
Paman Pang Rui sudah diberitahu mengenai rencana 3 Raja Agung itu oleh Wang Chen, sebentar lagi ketiga orang itu akan segera membalikkan keadaan.
Oleh karena itu, Paman Pang Rui terlihat lebih santai dan tenang dalam menghadapi provokasi dari Kerajaan Batu Hitam yang entah kenapa sejak kemarin terus mengganggu mereka itu.
***
“Formasi Raksasa : Penjaga Abadi!” Pemimpin Kelompok Kerajaan Batu Hitam sudah mengeluarkan formasi miliknya, bersama dengan 7 orang lainnya yang berada di titik yang sudah disepakati.
__ADS_1
Tepat setelah itu, sebuah persegi delapan muncul dari tiap orang yang menjadi inti formasi itu. Lalu dengan cepat 8 titik itu langsung terhubung satu sama lain dan membentuk persegi delapan sempurna.
Dari terbentuknya delapan sisi itu, kemudian bentuk itu terus mengecil dan menargetkan 3 Raja Agung yang sudah di kunci di dalamnya. Jika orang awam yang melihat seakan-akan perwakilan kerajaan batu hitam akan menang dengan mudah, tapi…
“Elemen Tanah Permata : Tiang Penyangga Permata!” Inilah sebagian dari rencana oleh Raja Agung Tanah, dimana dia sebenarnya mempersiapkan tiang-tiang ini ketika membentuk arena sebelumnya.
Tiang yang terbentuk berjumlah 16 buah, 8 tiang berhasil menahan serangan formasi musuh, sedangkan 8 tiang lainnya bergabung menjadi satu dan berhasil menembus dinding energi yang dihasilkan formasi lawan.
Raja Agung Api yang melihat itu langsung bergerak cepat mengikuti salah satu tiang dan berhasil keluar dari jebakan formasi itu, lalu dia terus berlari ke arah markas lawan dan berhasil mengambil bendera lawannya.
Tidak berhenti disitu, dia kemudian menembakkan jutaan panah api dari sisi belakang lawannya serta melukai menyegel seluruh orang yang mendekatinya dengan rantai api. Hal ini menyebabkan banyak musuh terluka parah oleh serangan cepatnya.
“Panah Api Ilahi : Jutaan Panah Api Penghancur!”
*BOOOM!
__ADS_1
*BOOOM!
Berbagai ledakan langsung terjadi dan membuat arena itu bergetar hebat, kini bukan hanya 3 Raja Agung berhasil membalikkan keadaan, namun mereka mendapat poin penuh karena membuat lawannya tidak memiliki kesempatan menyerang balik.