EMPIRE BUILDING SYSTEM

EMPIRE BUILDING SYSTEM
BAB 029 - Memberikan Jutaan Sumber Daya.


__ADS_3

“Bukannya kami menolak untuk berlatih sampai sekuat itu Yang Mulia, kami tidak memiliki pandangan bisa mencapai ranah itu dalam waktu dekat, mungkin kalau 5 tahun atau 10 tahun, kami akan menyanggupinya,” ucap prajurit yang bertanya tadi.


“Aku tidak memerintahkan hal mustahil tanpa memberikan tuntunannya, sekarang aku akan memberikan sebuah cincin penyimpanan pada kalian semua!”


Wang Chen mengeluarkan ratusan ribu cincin penyimpanan yang langsung melayang di depan semua pasukan itu, dia juga memerintahkan semua pasukan untuk mengecek isi di dalamnya.


[Pembelian berbagai sumber daya terbaik yang ada menghabiskan 5 miliar PS, sekarang sisa PS Master sebanyak 2,2 miliar.]


“Aku tidak pernah mendapatkan hal ini seumur hidupku, bahkan ini masih lebih banyak dari semua sumber daya yang sudah aku kumpulkan selama 10 tahun belakangan ini, pasti ini semua sangat mahal!” ucap beberapa prajurit.


Bahkan ada beberapa diantara mereka yang terharu akibat melihat jumlah sumber daya tak masuk akal yang diberikan oleh Wang Chen, mereka benar-benar sangat berterima kasih pada raja mereka itu.


“Kami tidak tahu harus mengatakan apa lagi Yang Mulia, tapi yang pasti, kami akan berusaha keras untuk memenuhi ekspektasi Anda, kami berjanji akan hal itu!” ucap beberapa pasukan serentak.

__ADS_1


Semua pasukan yang lainnya juga mengatakan hal yang sama, mereka tidak menyangka Wang Chen akan memberikan semua hal baik itu secara cuma-cuma pada mereka, dia benar-benar sangat loyal.


“Ya aku sudah memberikan jutaan sumber daya yang sangat banyak di dalam cincin penyimpanan itu, sekarang sudah waktunya kalian mulai melatih diri untuk memenuhi janji kalian itu, selamat berjuang!” Wang Chen kemudian terbang kembali ke puncak gunung.


“Kalian semua sudah sangat diperhatikan oleh Yang Mulia. Jangan sampai kita semua mengecewakan beliau, jadi sekarang cepat pergi ke dalam sekte sana, berkultivasilah dengan cepat!” tegas Paman Pang Rui.


“Kalian semua akan berlatih selama tidak memiliki jadwal menjaga atau lainnya, selama masa kosong dari tugas, kalian diwajibkan untuk selalu ada di sekte selama satu tahun, paham?!” lanjut Paman Pang Rui.


“Kami semua paham, Jenderal Pang Rui!” jawab mereka semua serentak.


“Sesuai dengan keinginan Anda, Jenderal Pang Rui! Kalau begitu kami pergi dulu! Seluruh Pasukan Dewa Surgawi mari kita buat keajaiban tercipta di dunia ini! Cepat masuk ke dalam Sekte Dewa Surgawi!” teriak 10 Raja Agung bersamaan.


Semua orang langsung melakukan tugasnya masing-masing, tidak ada orang yang bermalas-malasan dalam selama masa itu, bahkan untuk Wang Chen sendiri, dia juga sering berkeliling untuk berburu, demi meningkatkan kekuatannya.

__ADS_1


***


Satu bulan berlalu begitu saja, 3 hari lagi Kompetisi Beladiri Benua Utara akan dilakukan, akhirnya Wang Chen memanggul beberapa orang yang akan masuk dalam tim inti untuk mengikuti hal tersebut.


“Kalian bertiga akan mewakili Kerajaan Dewa Surgawi dalam Kompetisi Bela Diri ini, apakah kalian siap?” tanya Wang Chen.


Ketiga orang itu adalah 3 dari 10 Raja Agung yang masih memiliki usia dibawah 30 tahun, mereka semua kini sudah berada di Ranah Nirwana Puncak dan sedikit lagi akan menerobos ke Ranah Saint Rendah.


“Kami bertiga siap, Yang Mulia!” jawab 3 Raja Agung itu.


“Kalau begitu mari kita berangkat, aku akan membawa Paman Pang Rui dan Paman Jiang Wen saja sebagai pendamping. Karena kamu masih sibuk, jadi aku tidak bisa mengajakmu dulu Liu Yifei,” ucap Wang Chen berpamitan.


“Tidak masalah, yang terpenting jangan mencari wanita lain selama aku ada disini, aku akan selalu bertukar kabar dengan Paman Pang Rui untuk mengetahui semua gerak-gerikmu,” jelas Liu Yifei.

__ADS_1


“Tentu saja, mana berani aku melakukannya! Kalau begitu mari kita berangkat semuanya, sampai jumpa lagi Istriku dan Ayah Mertua…”


“Hati-hati, semoga kalian bisa memenangkan kompetisi ini dan bisa melakukan rencana tersenyumbunyi kalian itu, kami akan selalu berharap atas keselamatan kalian berenam,” ucap Ayah Liu Min melepas kepergian menantunya itu.


__ADS_2