EMPIRE BUILDING SYSTEM

EMPIRE BUILDING SYSTEM
BAB 066 - Bantuan Kekaisaran Dunia Datang.


__ADS_3

“Atas perintah Jenderal Besar Pang Rui! 10 Raja Agung dengan masing-masing membawa 10 ribu pasukan terkuat! Ikuti aku dan mari kita hadang Pasukan Bantuan dari Kekaisaran Dunia itu! Berangkat!”


Wu Jing memberikan instruksi pada Raja Agung yang lainnya. Mereka semua meninggalkan para petinggi selatan yang dilawan sebelumnya. Kali ini, mereka semua akan menjaga garis belakang dari pasukan bantuan itu.


“Memangnya siapa yang membiarkan kalian melakukan itu, kami semua disini masih belum selesai dengan kalian semua!”


Menteri Pertahanan Selatan hendak menghentikan laju 10 Raja Agung. Sayangnya, dia langsung dihadang oleh 10 Prajurit Dewa Surgawi yang tidak kalah kuat dari 10 Raja Agung.


“Jangan mengganggu urusan atasan kami. Meskipun kami hanya prajurit biasa, tapi jangan salah paham, mungkin kultivasi kita sama-sama ada di Ranah Grand Dao! Jadi lawanlah kami bajingan!”


Setiap petinggi selatan yang sebelumnya bertarung dengan 10 Raja Agung kini digantikan oleh ratusan pasukan yang memiliki Ranah Grand Dao Puncak.


Inilah kekuatan asli dari Pasukan Dewa Surgawi. Meskipun mereka semua bukanlah petinggi pasukan, tapi kalau berbicara masalah kultivasi, mereka sama sekali tidak bisa diremehkan.


Akhirnya Para Petinggi Selatan itu bertarung setidaknya melawan 10-15 prajurit dewa surgawi yang memiliki ranah sama dengan mereka. Ini benar-benar pertarungan yang tidak adil.

__ADS_1


Disisi lain, pertarungan antara Jenderal Pang Rui melawan Kaisar Selatan melebar sampai ke Depan Gerbang Ibukota. Ternyata hal itu memang disengaja oleh Kaisar Selatan atas telepati dari Jenderal Besar Dunia yang bertugas menyelamatkannya.


“Lawanmu adalah aku Jenderal Besar Pang Rui! Salam kenal, sebelumnya kita sudah pernah bertemu di Ruang Perundingan Damai. Sayangnya, kita saat itu tidak bisa berbincang banyak.”


Jenderal Besar Dunia yang membawahi 2 juta Pasukan Kekaisaran Dunia itu melindungi Kaisar Selatan dan menghadang laju dari Jenderal Pang Rui. Dia juga menantang Jenderal Pang Rui untuk bertarung menggantikan Kaisar Selatan.


“Tidak heran Kaisar Dunia memiliki banyak musuh! Dia selalu ikut dalam semua pertempuran dan sengaja melakukannya dengan kata-kata yang baik. Padahal di akhirnya nanti, kalian semua akan menagihnya dalam bentuk hutang!”


Jenderal Pang Rui menyindir Jenderal Besar Dunia itu, tak lupa dia juga sudah menghunuskan Tombak Naga Langit miliknya tepat di hadapan musuh barunya itu.


“Kami tidak akan menyangkalnya. Karena memang pada dasarnya menjadi Kekaisaran Penjaga Dunia adalah untuk melakukan hal tersebut, tapi…”


*BAAAM!


Jenderal Pang Rui bisa melihat dengan jelas serangan itu. Alhasil, tidak butuh banyak usaha baginya untuk menghadang tendangan itu. Dia malah membalasnya dengan sebuah sabetan tombaknya yang mematikan.

__ADS_1


*WUSH!


Jenderal Besar Dunia tersenyum dan berhasil menghindari serangan itu.


“Sepertinya kamu memang lawan yang layak untukku, tidak heran kamu sudah mencapai Ranah Monarch Menengah, sebuah kekuatan yang bahkan sangat kuat untuk ukuran kami!” puji Jenderal Besar Dunia.


“Daripada kamu banyak omong, bagaimana jika kamu serahkan Kaisar Selatan yang sudah sekarat itu. Dengan begitu, kita tidak perlu bersitegang karena hal tidak penting seperti itu.” ucap Jenderal Pang Rui memberikan tawaran.


Jenderal Besar Dunia tersenyum.


“Sayangnya aku harus menolak itu, karena aku mendapatkan perintah untuk membawa Kaisar Selatan menuju ke benua tengah untuk menghadap Yang Mulia Kaisar Dunia! Jadi, maafkan aku karena tidak bisa melakukannya untukmu!”


Jenderal Besar Dunia itu, mengeluarkan sebilah pedang tipis namun dari kualitas senjatanya itu bisa disandingkan dengan Senjata tingkat Kuno.


Dia menarik pedangnya dan langsung menghunuskannya pada Jenderal Pang Rui. Tanda bahwa tidak ada lagi ruang diskusi, yang ada hanya pertarungan.

__ADS_1


“Baiklah kalau itu maumu! Tombak Naga Langit : Perwujudan Naga Langit! Maju dan hancurkanlah musuhku! Hyaaaaaaaa!” Jenderal Pang Rui sudah mengeluarkan serangannya.


Tak lama kemudian dia sudah bertarung seimbang melawan Jenderal Besar Dunia itu. Pertarungan mereka bahkan membuat seluruh pasukan di bawahnya sampai tertekan oleh kultivasi yang dikeluarkan kedua orang kuat itu.


__ADS_2