
Tentu saja hal tersebut membuat semua pasukan pasukan yang beristirahat di Istana terbangun begitu saja. Bahkan bukan hanya para prajurit gabungan saja, para petinggi mereka juga tersadar, termasuk Kaisar Timur itu sendiri.
“Ada apa ini? Kenapa malam-malam begitu ada penyusup! Memangnya siapa mereka?” Kaisar Timur melihat dari kamarnya yang berada di lantai dua dan menghadap langsung ke taman.
“I– itu adalah para bajingan musuh! Semuanya cepat bangun, musuh sudah menyerbu kita! Kita harus siap bertarung sekarang juga!” teriak Kaisar Timur ke seluruh ruangan.
Teriakan itu menandai pergerakan Wang Chen diketahui dan seluruh pasukan yang bermukim di wilayah istana itu terbangun serta siap menghadang seluruh musuh.
Pasukan yang bermukim di Istana Kerajaan itu sekitar 100 ribu Pasukan terkuat dari Kekaisaran Timur dan kekaisaran Dunia. Mereka langsung berhadapan dengan Wang Chen dan pasukan yang dibawanya.
“Dengan ini, maka pembantaian yang sesungguhnya akan dimulai! Kalian semua sudah siap melakukan pesta darah bukan?” tanya Wang Chen memicu semangat semua pasukannya.
“Sesuai dengan keinginan Anda, Yang Mulia!” Para Pasukan Dewa Surgawi sudah siap dengan senjatanya masing-masing. Mereka semua menunggu Wang Chen memberikan perintah lanjutan.
“WOI BAJINGAN TENGIK! MATILAH KALIAN SEMUA!”
Wang Chen kini sudah dihadang oleh sekitar 30 ribu pasukan musuh dengan senjata lengkap. Dia sama sekali tidak panik dan langsung mengeluarkan salah satu skillnya.
__ADS_1
“Mata Kaisar Dewa : Ilusi Kematian Abadi!”
Serangan mental itu langsung membuat semua pasukan musuh terdiam begitu saja.
“SEKARANG! BUNUH SEMUA ORANG!”
Wang Chen memberikan perintah pada pasukannya untuk membantai orang-orang yang terdiam mematung itu.
Pembantaian sepihak pun terjadi. Pada pertarungan ini bisa dilihat Kualitas Pasukan Dewa Surgawi sekitar 10 kali lipat dari musuh. Jadi mereka bisa membunuh seluruh musuh dengan mudah.
Dia sudah memanggil 3 juta pasukannya untuk segera merapat ke istana dan langsung melakukan pengepungan pada Wang Chen serta pasukannya. Sayangnya semua keinginan mereka sirna setelah melihat kekuatan musuh.
“Seni Tombak Peruntuh Surga : Tombak Abadi!”
Wang Chen mewujudkan sebuah tombak raksasa di atas langit dengan energi qi, kemudian dia mengayunkan tangannya ke bawah dan tombak raksasa itu ikut turun dengan kecepatan tinggi.
*BOOOM!
__ADS_1
Ledakan besar terjadi, Istana Kekaisaran Benua Timur yang awalnya sangat megah, kini sudah berubah menjadi reruntuhan dengan setengah bangunan istana itu rata dengan tanah.
“Dimana Kaisar Timur! Mari kita bertarung! Semakin lama kamu menyembunyikan diri, maka semakin hancur juga Seluruh Kekaisaran Timur mu ini!” teriak Wang Chen pada orang-orang yang baru saja keluar dari dalam istana.
Kaisar Timur sendiri tidak langsung menjawab, dia kini sadar bahwa perhitungannya selama ini salah dan berakibat fatal.
Dia mengira dengan tidak memberikan Kaisar Selatan kala itu, dia akan bisa mengalahkan Wang Chen dan bisa mendapatkan seluruh wilayah kekuasaannya.
Tapi kini dia sadar bahwa orang yang ada di depannya itu, bukan hanya memiliki kekuatan saja, tapi dia benar-benar layak memimpin pasukan kuat dan terbaik.
Semua keputusan dan rencananya sangat matang, contoh nyatanya adalah serangan malam ini yang sama sekali tidak diperkirakan oleh semua orang.
“Jangan menunggu kedatangan dari Para Bandit dan Perompak! Mereka semua sekarang mungkin sudah musnah terbantai oleh pasukanku! Jadi kemarilah dan lawan aku sebagai sesama Kaisar!” teriak Wang Chen memberikan tantangan terbuka.
Bersamaan dengan itu Paman Pang Rui dan Paman Long Gui sudah datang bersama dengan sisa pasukan dewa surgawi. Mereka berdua melawan Sang Jenderal Utama Kekaisaran Dunia.
“Sial! Aku tidak bisa menghindar lagi! Semakin dia menantangku dan aku tidak muncul. Maka, mental seluruh pasukanku akan menurun!” Kaisar Timur mulai menampakkan diri.
__ADS_1