
“Oh kamu disana, Kaisar Selatan! Kamu ikutlah bersama kami untuk kembali ke Istana Kekaisaran Dunia! Sang Kaisar Dunia ingin berbicara denganmu!” tegas Jenderal Utama itu.
Kaisar Selatan tidak dibiarkan untuk melarikan diri lagi, dia langsung disergap oleh para prajurit dan dibawa ke hadapan Si Jenderal Utama, dia digiring layaknya seorang tahanan perang.
“Kamu akan kembali ke Istana Kekaisaran Dunia bersama dengan mereka. Jangan berpikiran untuk melarikan diri atau kami akan menyiksamu dengan sangat pedih!” ancam Jenderal Utama lagi.
Para prajurit yang dimaksud langsung menggelandang Kaisar Selatan kembali menuju benua tengah. Kaisar Selatan diikat menggunakan besi terkuat yang khusus digunakan untuk para kultivator. Dia benar-benar tidak akan bisa melarikan diri lagi.
“Sekarang adalah urusanku denganmu, Wahai Kaisar Timur! Kami adalah Pasukan Dukungan dari Kekaisaran Dunia yang diutus oleh Sang Kaisar Dunia untuk membantumu melawan Kekaisaran Dewa Surgawi!”
Jenderal Utama itu turun dari posisi terbangnya dan berhadapan langsung dengan Kaisar Timur. Dia kemudian menjelaskan dengan detail mengenai tugasnya dari Kaisar Dunia.
“Aku sangat berterima kasih pada Kaisar Dunia karena telah memberikan dukungan bahkan sebelum peperangan dimulai, berbeda dengan pasukan bantuan untuk Benua Selatan!” ucap Kaisar Timur sopan.
__ADS_1
“Kalau begitu mari kita masuk, Wahai Jenderal Utama! Kami akan menyiapkan semua akomodasi untuk Seluruh Pasukan Kekaisaran Dunia yang datang,” sambung Kaisar Timur menyambut dukungan pasukan itu dengan baik.
Disinilah Pasukan Raksasa Terbentuk, bahkan total seluruh pasukan mereka sudah mencapai 15 Juta Pasukan yang siap melawan 10 Juta Pasukan Kekaisaran Dewa Surgawi. Ini akan menjadi sebuah perang dunia kecil nanti.
***
Kembali ke Ibukota Kekaisaran Dewa Surgawi.
“Tidak ada kata yang dapat melukiskan hal itu selain banyak terima kasih! Kami juga bersumpah akan menjadi pasukan yang bisa Anda andalkan, Yang Mulia!” sambing mereka semua sekali lagi.
Wang Chen hanya tersenyum saja, perjuangannya selama satu bulan terakhir benar-benar berhasil. Dia telah menciptakan sebuah pasukan terkuat yang pernah ada di dunia ini.
[Selamat! 9 Tetua Long, 10 Raja Agung, Paman Jiang Wen, Paman Pang Rui, Ayah Liu Min dan para petinggi lainnya sudah mencapai Ranah Monarch Puncak.]
__ADS_1
[Serta 100 ribu Pasukan Dewa Surgawi sudah mencapai Holy Dao Puncak! Pasukan ini mungkin merupakan sebuah pasukan paling kuat yang pernah dilatih di dunia ini.]
“Paman Pang Rui, 10 Raja Agung dan 9 Tetua Long bersiaplah untuk berperang! Kita akan melakukannya tepat ketika besok malam ketika bulan purnama penuh! Kita akan mengejutkan musuh! Kalian semua mengerti?!” tegas Wang Chen.
“Kami akan melaksanakannya, Yang Mulia!” Para Petinggi yang disebutkan oleh Wang Chen itu mengangguk paham. Mereka semua langsung bergegas ke tempat masing-masing untuk mempersiapkan hari esok.
Wang Chen sendiri pulang ke Paviliun Kaisar miliknya. Dia ingin beristirahat sejenak. Namun tanpa sengaja dia mendengar istrinya menangis, tentu saja dia langsung menghampirinya diam-diam.
Ketika melihat istrinya itu duduk di taman sambil minum secangkir teh dan menangis sesegukan. Wang Chen langsung memeluknya dengan lembut dari belakang dan bertanya apa yang sedang terjadi.
“Hmm … kamu sudah keluar dari pelatihan itu? Apakah kamu setelah ini akan langsung berangkat untuk perang lagi?” tanya Liu Yifei seakan-akan tidak senang dengan kebiasaan suaminya itu.
“Apakah kamu marah padaku?” tanya Wang Chen merasa bersalah, karena selama ini tidak bisa menjadi tempat keluh kesah istrinya, sampai tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada istrinya sendiri.
__ADS_1