
Tepat setelah satu bulan kemudian, di Istana Benua Selatan.
“Sialan! Kenapa kalian malah membeli semua barang-barang kebutuhan pokok dari Benua Utara? Kenapa kalian semua melakukan itu?” tanya Kaisar Benua Selatan menahan amarahnya.
“Kita tidak memiliki pilihan lain, Yang Mulia! Kalau kita membeli semua barang-barang itu pada Benua Tengah atau Benua Timur maka dalam waktu satu bulan saja. Maka uang kita akan langsung habis,” ucap Menteri Pertahanan.
“Sedangkan Para Pedagang Benua Utara itu memberikan kita setengah harga dengan kualitas barang yang lebih baik. Kita harus menghemat banyak hal selama masa peperangan ini, Yang Mulia!” sambung Menteri Pertahanan lagi.
“Lalu, bagaimana dengan bantuan Benua Timur? Apakah mereka sudah mengirimkan pasukan atau bantuan berupa pil dan sejenisnya?” Kaisar Selatan tidak bisa lagi memarahi Menterinya itu, karena semua yang dikatakannya merupakan fakta.
“Sama sekali belum, Yang Mulai! Kami sudah menyurati beberapa kali, tapi masih belum ada jawaban yang bagus. Mereka hanya mengatakan akan menyiapkan sesuatu!” jawab Jenderal Besar.
“Lalu bagaimana dengan Benua Tengah? Apakah Kekaisaran Dunia akan membantu kita dalam masalah ini?” tanya Kaisar Selatan semakin dibuat pusing dengan hal membingungkan itu.
__ADS_1
“Mereka akan mengirimkan pasukan bantuan dalam waktu dekat. Tapi mereka menjanjikannya dalam waktu 1 bulan lagi. Tapi yang menjadi permasalahan adalah ini, Yang Mulia!”
Jenderal Besar itu seperti enggan melaporkan sesuatu. Namun, kalau sampai dia tidak mengatakannya. Maka, Benua Selatan akan hancur. Jadi, mau tidak mau dia harus melaporkannya.
“Katakan saja, jangan ragu! Dalam sebulan terakhir sudah banyak laporan buruk yang aku terima. Jadi ketambahan satu atau dua hal lagi tidak akan menjadi masalah berarti,” ucap Kaisar Selatan cukup percaya diri.
“Keluarga Long yang sebelumnya sangat mendewakan kehancuran! Sekarang mereka menggunakan cara halus untuk menarik seluruh penduduk kita yang ada di ⅓ bagian itu.”
“Mereka semua menjanjikan makanan gratis dan semua hal baik di dalam sana, dengan syarat para penduduk yang sudah berada di sana selama satu bulan, mereka harus mendukung Keluarga Long.”
Jenderal Besar itu mengakhiri laporan dengan wajah tertunduk. Dalam pikirannya sekarang mereka sangat tergantung dengan Benua Utara dan Benua Barat yang menyerang mereka dengan dua cara yang berbeda.
“Hahaha! Kita sudah diserang dari militer dan perdagangan. Apakah ini adalah kekuatan asli dari Aliansi Benua Barat dan Benua Utara yang sekarang menjadi Kekaisaran Dewa Surgawi itu? Apakah aku benar-benar tidak memiliki pilihan lain?”
__ADS_1
Kaisar Benua Selatan tidak bisa lagi menyembunyikan rasa stressnya, dia sama sekali tidak menyangkan rencana musuh berjalan dengan sangat baik, sampai-sampai mereka semua tidak sadar sudah terjebak dalam sebulan terakhir.
*WUSH!
Di saat yang sama, beberapa pasukan khusus bayangan tiba-tiba muncul, mereka semua datang dengan cara yang kurang sopan, mereka seperti sedang membawa pesan yang sangat penting.
“Maafkan kedatangan kami yang tidak sopan, Yang Mulia! Kami semua sudah mendapatkan informasi mengenai para petinggi kekaisaran kita yang disuap oleh musuh, ternyata semua jebakan ini ada kaitannya dengan para petinggi!”
Pemimpin Pasukan Bayangan yang berlutut di depan Kaisar Benua Selatan itu langsung memandang beberapa petinggi yang ada disana, dia seperti memberikan peringatan pada tuannya mengenai siapa saja yang terlibat dalam hal ini.
*BOOOM!
“Siapa diantara kalian yang melakukan ini semua? Apakah kalian sebegitu hinanya sampai bisa disuap oleh musuh? Apakah selama ini aku kurang memberikan kalian jatah dan lainnya sampai kalian berani mengkhianatiku?!”
__ADS_1
Kaisar Benua Selatan langsung memandang beberapa orang yang ketakutan di antara para petingginya itu. Dia benar-benar sangat kecewa sekarang, karena pengaruh musuh sudah sampai di istananya sendiri.