EMPIRE BUILDING SYSTEM

EMPIRE BUILDING SYSTEM
BAB 076


__ADS_3

“Inilah yang aku suka darimu. Meskipun kamu terlihat tidak peduli, tapi kamu masih memikirkan cara untuk bisa menang dariku. Jadi, kemarilah Kaisar Timur!”


Wang Chen menyambut serangan itu dengan dengan Seni Tombak Peruntuh Surgawi miliknya.


*BAAAM!


Benturan antara Tombak dan Pedang Suci yang dipegang oleh Kaisar Timur membuat dentuman suara yang cukup keras.


“Pukulan Naga Kuno : Kehancuran Dunia!”


Wang Chen menggunakan tangan kirinya untuk memberikan serangan lanjutan. Serangan cepat dan kuatnya itu berhasil mendarat di bagian dada kiri Kaisar Timur.


“Ugh…” Kaisar Timur terlempar ke belakang hingga mengenai bangunan istana yang sudah hancur.


“Sepertinya aku harus menggunakan itu!” Kaisar Timur bangkit dari posisinya dengan perlahan. Kemudian dia mengumpulkan energi qi dalam jumlah besar di pedangnya.


“Zirah Pedang Suci!” Pedang Suci yang ada di tangan Kaisar Timur sebelumnya, sudah berubah menjadi sebuah zirah yang menyilaukan dan memiliki ujung-ujung zirah yang sangat tajam.


“Oh … inikah Kaisar Timur yang disebut sebagai Pedang Dewa itu? Kalau begitu biarkan aku menggunakan cara yang sama untuk bisa mengalahkanmu!”

__ADS_1


Wang Chen tersenyum penuh arti. Kemudian dia langsung menancapkan Tombak Peruntuh Surga miliknya tepat satu langkah di depannya.


“Perubahan Tombak Peruntuh Surga : Zirah Tombak Surgawi!”


Dalam sekejap, Tombak itu berubah menjadi sebuah zirah yang menutupi seluruh tubuh Wang Chen. Sekarang, dia sudah siap bertarung melawan Kaisar Timur.


“Dasar peniru! Tapi yang asli akan selalu menang! Tebasan Pedang Suci 100 kali!” Kaisar Timur langsung menerjang Wang Chen dan mengayunkan tangan kanannya ke depan.


Sebuah siluet pedang raksasa muncul dan menebas Wang Chen yang masih terdiam saja di sana. Namun, serangan ini bisa dihentikan dengan mudah oleh Wang Chen dengan zirah perangnya.


“Pertahanan Tombak Surgawi!” Wang Chen menahan serangan musuhnya dengan tangan kosong, dia kemudian melihat sosok musuhnya itu dengan tatapan tajam.


“Sekarang giliranku! Hantaman Tombak Surgawi! Matilah!” ucap Wang Chen balik menerjang Kaisar Timur.


Keduanya terus bertarung sampai tidak terasa jumlah Pasukan Kekaisaran Dunia dan Kekaisaran Benua Timur sudah semakin menipis akibat dari Pasukan Dewa Surgawi yang sangat perkasa.


Jenderal Utama Dunia juga sudah terbunuh oleh Paman Pang Rui, kepalanya sudah ditancapkan ke ujung tombaknya dan diarak kepada seluruh pasukan dunia yang masih bertahan di sana.


Hal ini langsung membuat mental musuh sangat turun dan arah pertarungan antara kualitas melawan kuantitas ini seperti sudah sangat jelas terlihat. Pasukan Dewa Surgawi ada di atas angin.

__ADS_1


*TING!


*TING!


Wang Chen dan Kaisar Timur sudah memasuki puncak pertarungan, keduanya sama-sama sudah mengeluarkan kekuatan terbaik masing-masing.


“Bagaimana kalau kita mengakhiri pertarungan ini dengan serangan terkuat kita? Aku sengaja melakukan ini, karena seperti yang terlihat. Pasukanku sudah menang, Kaisar Timur!” ucap Wang Chen.


Kaisar Timur yang masih mengatur nafasnya melihat sekitar, semua yang dikatakan oleh Wang Chen adalah kebenaran.


Meskipun dia berhasil mengalahkan Wang Chen. Tapi, seluruh pasukannya kini sudah terbantai habis dan itu sama sekali tidak ada gunanya.


“Sepertinya kamu sudah memutuskan untuk menerima kondisi ini! Kalau begitu persiapkan dirimu dengan serangan terkuat! Aku juga akan melakukan hal yang sama!”


Wang Chen melihat mata Kaisar Timur seperti hendak melakukan serangan. Tentu saja, dia merespon dengan mengeluarkan serangan terkuat dari Seni Tombak Peruntuh Surga.


“Seni Tombak Peruntuh Surga Terkuat! Maju–”


“Aku menyerah…” Kaisar Timur langsung terjatuh lemas di depan Wang Chen. Dari sorot matanya, tidak ada lagi niatan untuk bertarung lagi. Apalagi dengan seluruh tubuh yang sudah terluka parah.

__ADS_1


“Apa yang kamu katakan?” ucap Wang Chen sambil mendekati Kaisar Timur yang menundukkan kepalanya. Namun, ketika dia sudah berada sekitar 2 langkah dari musuhnya itu, ternyata…


“Seni Pedang Suci : Penghakiman Suci! MATILAH BAJINGAN!” teriak Kaisar Timur menggunakan energi qi terakhirnya untuk menyerang Wang Chen sekuat tenaga.


__ADS_2