
Seluruh Pasukan Dewa Surgawi yang berjumlah 10 ribu orang itu sudah bergerak menuju ke Ibukota Kerajaan Matahari. Meskipun terkesan sangat sedikit, namun kultivasi mereka tidak main-main, bahkan ada diantara mereka yang sudah mencapai Nirwana.
“Pang Rui! Kamu akan memimpin garis depan, jangan serangan penduduk ibukota yang menyerah, biarkan saja mereka untuk melarikan diri!” perintah Wang Chen.
“Jiang Wen! Kami jagalah bagian belakang, jaga dari serangan tiba-tiba yang akan bisa mengancam kita dari sana! Itu saja, selain itu tidak ada perintah lainnya!” tegas Wang Chen lagi.
Pergerakan Wang Chen yang terkesan sangat tergesa-gesa ini membuat Kerajaan Matahari Terbit tidak bisa mempersiapkan diri dengan baik, apalagi kedatangan musuh sangat cepat karena mereka semua terbang dengan kecepatan tinggi.
Istana Kerajaan Matahari Terbit.
“Apakah dia tidak takut dengan jumlah pasukan kita yang mencapai 1 juta orang, apakah mereka bodoh dengan hanya membawa 10 ribu orang saja,” ucap Jenderal Besar.
“Janganlah bodoh seperti itu Jenderal Besar Kerajaan! Orang itu mungkin gegabah, namun dia pasti sudah memikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi!” sanggah Jenderal Pasukan.
“Benar, aku baru saja mendapat informasi ada sekelompok pasukan yang datang dengan kecepatan tinggi menuju ibukota ini, rata-rata kekuatan mereka ada di Ranah Jalan Surgawi!” sambung Jenderal Pengintai sangat terkejut.
__ADS_1
Dua Jenderal lainnya memberikan tatapan tidak percaya, mereka bertiga langsung berlarian menuju ke ruang tahta dan melaporkan semua hal itu pada Raja Matahari Terbit.
*BRAAAK!
“Sial! Kalau kalian sudah tahu seperti itu, kenapa masih ada disini, cepat pergi dan hadang mereka semua! Cepat lakukan sekarang juga!” teriak Raja Matahari Terbit sangat marah.
Dia tidak menyangka bahwa Wang Chen akan menempuh jalur kekerasan ini, bahkan semua petinggi yang ada di sana juga mengeluhkan hal yang sama, tak lama lagi mereka akan habis.
*BOOOM!
*BOOOM!
*BOOOM!
“Sekarang pilihlah! Antara kalian berkumpul di depanku dan aku akan langsung membunuh kalian semua dengan cepat atau kalian ingin aku menjadikan ibukota ini sebagai reruntuhan!”
__ADS_1
Wang Chen sudah berteriak keras ke arah Istana Kerajaan Matahari Terbit, dia tidak akan berbasa-basi lagi, karena pada dasarnya dia sudah dibohongi dan dikhianati.
Yang mana dari keduanya adalah sifat yang paling dibenci oleh Wang Chen. Alhasil kemarahan yang tidak pernah meledak itu keluar semuanya di saat ini, dia benar-benar menakutkan.
“Oh jadi kalian tidak ingin keluar dari Istana Kerajaan itu ya, kalau begitu kalian lebih memilih untuk terbunuh dengan cara dimakamkan secara langsung di istana ini ya? Baiklah kalau begitu!”
Wang Chen terlihat sedang menyiapkan sebuah serangan besar, dia mengumpulkan seluruh energi qi miliknya di tangan kanan, kemudian energi qi itu langsung memadat dan dia berteriak kencang.
“Pukulan Naga Kuno : Kehancuran Dunia!” Tepat ketika kata-kata Wang Chen itu keluar dari mulutnya, energi qi padat yang berkumpul di tangannya sebelumnya mengeluarkan wujud seorang naga.
Semakin mendekati targetnya yakni Istana Kerajaan Matahari Terbit, Wujud Naga itu semakin besar dan besar, sampai-sampai besarnya naga itu lebih dari setengah tinggi istana itu.
*BOOOOOOOOOOM!
Ledakan besar akibat pukulan Wang Chen itu terdengar menggelegar, hampir tiga perempat bangunan istana itu langsung hancur seketika dengan satu serangan Pukulan Naga Kuno itu.
__ADS_1
“Pasukan Dewa Surgawi bergeraklah! Hancurkan Ibukota ini dan bunuh seluruh petinggi yang ada di istana ini! Lakukan semuanya dalam waktu 10 dupa! Jangan lebih!” tegas Wang Chen.
“Baik, Yang Mulia!” Seluruh Pasukan Dewa Surgawi itu langsung menyebar ke segala arah, mereka semua membunuh semua prajurit yang baru saja berdatangan dan menghancurkan bangunan di wilayah istana yang masih berdiri.