Engkaukah Sayap Pelindungku

Engkaukah Sayap Pelindungku
episode #17


__ADS_3

agam dan temannya bingung karena samuel menghilang tiba-tiba dan tidak memberi kabar . bahkan dia meninggalkan tasnya . regan pun dari tadi mencari nanda , namun tidak menemukannya . mereka mencoba menghubungi samuel namun tidak diangkat . akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dan agam membawa tas samuel .


agam sedikit mengkhawatirkan mikha , karena dia terakhir melihatnya saat memasuki kafe , bahkan dia menyuruh orang lain mengantar pesanannya . sudah sekitar dua jam dia berusaha menghubungi mereka , namun semuanya nihil . itu membuatnya sangat kesal sampai akhirnya melempar ponselnya keatas ranjang .


dreettt ... drettt... dreetttt...


agam langsung menambil ponselnya yang bergetar berharap itu mikha , namun ternyata regan .


📞 halo gan , kenapa ?


📞 lo udah denger kabar kalo mikha dirumah sakit sekarang ?


📞 apa ! dirumah sakit mana ? "


📞 rumah sakitnya sam , dia -


belum selesai regan berbicara agam sudah mematikan ponselnya dan langsung berlari menuruni tangga menuju mobilnya . entah kenapa dia begitu panik saat mendengar mikha sakit .


" agam , kamu mau kemana sayang , kok lari " tanya mamanya namun diabaikan oleh agam .


" anak itu kenapa ?" tambah mamanya heran melihat tingkah putranya .


agam memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi , dia berharap segera sampai di rumah sakit . 15 menit akhirnya dia sampai didepan sebuah rumah sakit keluarga adiyasha . dia memarkir mobilnya dan segera berlari masuk , namun dia sadar belum tahu dimana ruangan mikha dia lupa bertanya pada regan tadi karena saking paniknya .


" ahhh , sial ! gue lupa nanya berapa nomer kamarnya "


dia berlari menuju resepsionis dan langsung menuju ruangan mikha . saat dia membuka pintu ruangan dia melihat regan , samuel , nanda dan satu gadis yang pernah dialihat disekolah . dia mendekati ranjang mikha , dia terlihat pucat dan terkulai lemas diranjang . dia menatap samuel dengan penuh kemarahan . dimenarik kerah bajunya sampai dia berdiri dari duduknya .


" brengsek ! kenapa lo bawa mikha diam-diam , maksud lo apa hah ! " ucap agam geram pada sahabatnya karena tidak memberitahunya soal keadaaan mikha .


" agam , lo tenang ! ini dirumah sakit " ucap regan menenangkan sambil berusaha melepaskan cengkeraman tangan agam dari samuel .


" gue panik ! lagian gue nurutin kemauan mikha , dan kenapa lo semarah ini , mikha bukan pacar lo , DIA BUKAN RIANA ! sadar lo " ucap samuel tak kalah marah karena sikap agam padanya . ucapan samuel seketika menyadarkannya . dia juga bingung kenapa bisa semarah ini pada samuel .


" apa agam mulai menyukai mikha ! namun dia tidak sadar ?" batin regan melihat kekhawatiran dan kepanikan dimata sahabatnya . karena dia pernah melihat nya saat awal agam pacaran dengan riana . agam perlahan melepas tanganya dari samuel , dia berdiri terpaku mulai menyadari perasaannya pada mikha . dia segera menoleh saat suara yang begitu lemah memanggilnya .


" agam " panggil mikha yang terganggu karena suara keributan tadi


"mikha " jawab agam sambil berlari mendekati mikha .


" lo kenapa , kok marah ? "


"gue nggak papa , gimana keadaan lo , mana yang sakit ? " ucap agam lembut sambil mengusap kepala mikha . tak ayal itu membuat semua orang dalam ruangan itu terkejut .


karena agam masih pacaran dengan riana . regan pun memberi kode pada mereka untuk keluar , memberi ruang pada mereka berdua . awalnya samuel bingung , namun regan merangkul pundaknya keluar .


" gue baik kok , udah nggak ada yang sakit " ucap mikha


" kenapa lo nggak ngabarin gue ! lo tahu gue cemas dari tadi karna lo nggak bisa dihubungi , kenapa lo matiin ponsel lo lagi , hah ! " ucap agam marah pada mikha sambil memegang kedua pundak mikha karena mengulanginya perbuatanya lagi .


" maaf agam , tadi ponselku tertinggal dikafe , mungkin batrainya habis , dan lagian lo tadi lagi sama riana kan " ucap mikha hampir menangis karena dimarahi agam . entah mengapa dia merasa lemah saat berhadapan dengannya .


agam menyadari kesalahannya dan dia juga sadar saat ini dia masih terikat dengan riana , tapi entah mengapa perasaannya pada mikha sudah tumbuh semakin dalam tanpa dia sadari .


" maaf gue udah bentak lo , gue cemas lo nggak ada kabar ! maaf juga gue udah buat lo bingung , karena gue sendiri nggak tahu sama perasaan gue sendiri ! " ucap agam sambil menangkup wajah mikha dengan kedua tangannya . dia terus menatap bibir mungil mikha . jujur dia merindukam rasa manisnnya bibir mikha .


"mikha , beri waktu buat gue untuk memastikannya , boleh ?" ucap agam sambil memeluk mikha dengan erat . dia merasakan nyaman yang tidak dia dapat saat bersama riana .

__ADS_1


mikha tidak tahu harus bahagia atau sedih . karena dia takut jadi orang ketiga dan dia tidak ingin terlalu berharap pada agam , karena masih ada riana , dia takut kecawa . namun dia tidak bisa bohong kalau dia menyukai agam .


" oya , kenapa ayah dan ibu tidak disini ? "


" gue sengaja tidak memberitahu mereka , karena mereka pasti cemas ! agam , tolong bawa gue pulang ya , gue nggak mau disini " ucap mikha sambil melepas pelukan agam .


"tapi mikha kondisi lo belum pulih , lo masih harus dirawat "


" agam , pleass ! gue pengen pulang " rengek mikha sambil memanyunkan bibirnya .


cupp


agam akhirnya mengecup bibir mikha walau hanya sekilas . mikha memelototkan matanya .


" ya udah lo tunggu sini , gue nanya dulu kedokternya. tapi kalo nggak boleh , lo mesti nurut dirawat disini ! biar nanti gue jemput ayah , janji ?"


"he'em , janji " ucap mikha sambil cemberut kesal . agam lalu keluar dari kamar rawat mikha dan mendekati temannya .


" sam , siapa dokter yang ngerawat mikha ?"


" dokter rian , kenapa emang ?" jawab samuel masih sedikit kesal akibat masalah tadi .


" mikha pengen pulang katanya , jadi gue pengen mastiin kondisinya , apa memungkinkan buat dia pulang !


dan gue minta maaf sama lo soal tadi sam " ucap agam pada samuel .


" pulang ? tapi dia belum pulih gam ! harusnya lo larang , apa sih alesannya dia nggak mau di rawat ? "


"dia nggak pengen orangtuanya cemas sam , jadi kita cuma bisa mastiin kondisi dia stabil buat pulang , ya udah gue keruang dokter dulu " ucap agam sambil berjalan menuju ruang dokter .


samuel dan kawannya masuk keruangan mikha . dia duduk disampingnya , walaupun dia masih sedikit pucat namun dia terlihat bahagia .


"iya sam , gue udah sehat kok " ucap mikha sambil tersenyum bahagia .


" iya mikha , kita takut lo kenapa-kenapa , mending lo nginep dulu aja !" ucap sisi sambil melirik samuel yang sedikit tertunduk .


"apa mungkin lo emang suka sama agam , lo terlihat bahagia sekarang setelah ketemu agam " batin samuel terlihat kecewa .


Hal itu tak luput dari pandangan sisi , walau dia merasa sakit melihat samuel sedih karena sahabatnya . namun sisi berusaha tenang , dia menepuk punggung samuel pelan . samuel pun menoleh padanya , beribu pertanyaan hinggap dihati samuel untuk sisi . namun dia urungkan niatnya karena waktunya tidak tepat .


pintu kamar rawat mikha terbuka dan agam masuk sambil membawa obat dari dokter . dia tersenyum sambil berjalan mendekati mikha .


" lo boleh pulang , tapi inget lo harus minum obat secara teratur , dan jangan terlalu lelah dulu ! kalo perlu nggak usah kerja , paham ! "


" siap pak bos ! " ucap mikha sambil memberi hormat pada agam . agam merasa gemas lalu mencubit pipi mikha . sedang mikha hanya tertawa .


beberapa perawat masuk kekamar untuk melepas infus ditangan mikha . mereka pun bersiap untuk pulang .


"biar gue yang anterin mikha , gue tahu kok rumahnya dia " ucap agam


" si , lo pulangnya gimana , ini udah lumayan malem loh ?" ucap mikha khawatir karena sudah pukul 8 malam .


" lo tenang aja , gue bisa nelphon supir kok buat jemput , lo tenang aja ! "


" nggak usah telephon supir ray , gue anterin lo pulang ! " ucap samuel pada sisi


"ray ?" ucap mikha bingung mendengar panggilan samuel pada sisi .

__ADS_1


" udah malem , pulang sono ! " ucap sisi ketus melihat rasa penasaran mikha .


" udah nggak usah ribut , kapan pulangnya kalo gitu ! lo juga mesti istirahat kan "


" tck , perhatian amat bung ! awas cewek lo ngamuk ntar kalo tahu ! " ledek samuel pada agam yang memperlakukan mikha seperti pacarnya , padahal bukan . agam diam tak berniat membalas ucapan samuel . mikha pun teringat kejadian tadi siang saat riana menemuinya disekolah . dia teringat ancaman riana .


" ya udah , balik yuk " ucap nanda yang langsung ditarik regan keluar dari ruangan .


"dasar bucin !" ucap samuel dan agam bersamaan . agam memapah mikha berjalan menuju parkiran karena dia tidak mau menggunakan kursi roda . mereka menuju mobil masing-masing dan melesat meninggalkan rumah sakit .


****


mobil regan sampai didepan gang dan mobilnya tidak bisa masuk . diapun mematikan mobilnya dan keluar untuk membukakan pintu untuk nanda .


" regan , makasih ya udah nganterin gue pulang "


" gue ? "


nanda sadar dengan kesalahannya dia menutup mulutnya karena takut dengan tatapan regan .


" bukan , maksudnya aku ! " ucap nanda gugup .


regan menarik lengan nanda agar dia mendekat padanya . dia melingkarkan tanganya di pinggang nanda .


" regan , lepasin nggak enak nanti ada orang Yang lihat " ucap nanda sambil menengok kanan kiri .


cuppp


regan memegang tengkuk nanda dan mengecup bibirnya sekilas .


" itu hukuman buat kamu !" ucap regan sambil tersenyum miring .


" regan , kamu apa-apaan sih ! kita nggak ada hubungan apapun , tapi kamu udah nyuri first kiss aku tau nggak ! " ucap nanda kesal karena memang mereka belum memiliki status .


" siapa bilang kita nggak ada hubungan ! kamu udah jadi milik regan satria wijaya dari saat kita ketemu disekolah , jadi jangan harap kamu bisa pergi dari aku " ucap regan tajam dan tak ingin dibantah .


" kok gitu , kamu nembak aja nggak gimana bisa- "


" I Love you " ucap regan tanpa menunggu ucapan nanda selesai . dia memeluk nanda erat dan mengecup kepala nanda . nanda terkejut dengan ungkapan cinta regan tadi , karena mereka bahkan belum lama saling mengenal .


" kok nggak di jawab ? "


" I .. I love you too ! " ucap nanda gagap dia menyusupkan wajahnya didada regan karena malu . regan tersenyum melihat tingkah manja pacar barunya tersebut .


*****


samuel dan sisi masih berdiam diri di dalam mobil yang sengaja dia hentikan karena ingin berbicara dengan sisi .


" lo kapan balik ke indo ? "


" sekitar 4 tahun lalu "


" dan elo nggak ngasih tau gue sama sekali ? " ucap agam kesal


" sori sam , gue cuma takut ketemu sama lo , gue takut lo marah dan benci sama gue !"


" yasha ! itu cuma alesan lo doang ! "

__ADS_1


" gue cuma merasa bersalah sama lo , karena dulu pergi dihari ulang tahun lo ! jadi sekarang gue mau minfa maaf sama lo , yasha ! "


samuel hanya menatap sahabat kecilnya dalam diam , dia dulu memang sangat kecewa padanya karena pergi dihari ulang tahunya bahkan tanpa pamit . bertahun -tahun tidak memberi kabar apapun padanya . membuatnya menunggu setiap hari tanpa kepastian .


__ADS_2