Engkaukah Sayap Pelindungku

Engkaukah Sayap Pelindungku
episode #7


__ADS_3

mereka saling menatap dan rasa terkejut terlihat di wajah mereka . mikha terus menatap tanpa berkedip pada cowok itu


( ya ampun ganteng banget ) gumam mikha dalam hatinya .


sedang agam masih mematung di tangga .


( kenapa cewek itu bisa dirumah gue ) batin agam


bu rani tersenyum melihat tingkah putranya tersebut dan sebuah ide terlintas di pikiranya .


" agam sayang , ini temen kamu . kok gak dikenalin sih sama mama "


agam pun tersadar dan mulai berjalan mendekati dua wanita tersebut . mikha pun langsung menundukan wajahnya yang gugup .


" iya ma , dia mikha . agam baru kenal beberapa hari yang lalu "


" jadi nama kamu mikha sayang "


" iya nyonya , nama saya mikha rafeyfa " ucap mikha pada bu rani sambil mencium tangan bu rani .


" manggilnya tante aja ya , biar akrab nama kamu cantik , secantik orangnya " ucap bu rani lembut sambil mengusap kepala mikha . karena terkesan dengan sifat sopannya .


" iya , tan- tante " ucap mikha gagap


agam heran kenapa mamanya bisa langsung dekat sama mikha , sedang sana riana tidak . padahal sudah kenal hampir 1 tahun .


pak wiranata pun keluar dari kamar dan berjalan menuju ruang keluarganya . disana ia melihat ada gadis yang tidak ia kenal .


" dia siapa ma ?" tanya papa agam pada istrinya


" temenya agam pa , cantik ya " ucap bu rani sambil melirik reaksi putranya


"iya sayang , saya wiranata papanya agam !"


" oh iya tuan , saya mikha " ucap mikha sambil meraih tangannya lalu menciumnya . pak wiranata sedikit terkejut dengan hal itu . namun cukup terkesan .


" panggil oom saja , apa agam yang mengundangmu kesini ?" tanya pak wiranata , karena hari ini ada jamuan relasi bisnisnya dirumah .


" tidak tuan , eh oom mikha hanya mengantar pesanan tante rani saja " ucap mikha cepat sambil menggerakan telapak tanganya .


" kok bisa sayang , kamu yang nganter kesini ? "


"iya karena dia kerja di kafe itu " bukan mikha yang menjawab , namun agam .


orang tua agam pun menoleh padanya . lalu bertanya lagi pada mikha .


"kamu kerja , kan masih sekolah . maaf bukan tante menghina sayang " ucap bu rani hati-hati takut mikha tersinggung


"iya gak papa kok tante , mikha cuma sedikit meringankan beban ibuku untuk biaya sekolah, karena aku dari keluarga sederhana tante "


agam sedikit Tertarik sambil terus mendengarkan mikha .


" om salut sama kamu , kamu gadis pekerja keras " puji pak wiranata


" terima kasih om , keadaan yang memaksa !" ucap mikha sambil tersenyum manis

__ADS_1


"kalau gitu mikha pamit ya sama om , tante dan agam juga , soalnya


mikha harus kerja lagi "


"kok pulang sayang , kamu disini aja ngobrol sama tante " ucap bu rani enggan melepas mikha .


" terima kasih atas undangannya , tapi maaf mikha harus pergi karena ini masih jam kerja "


" tante gak terima penolakan . biar tante tlp manager kamu , tante yang tanggung jawab sayang "


"tapi tan " ucapan mikga terpotong saat lihat tante rani sudah menelphon dan berbicara dengan managernya .


ia pun menatap agam meminta bantuan . namun agam hanya melihatnya datar . lalu berjalan meninggalkan mikha .


agam sedikit khawatir apa sebenarnya yang direncanakan mamanya itu .


mikha pun bingung harus bagaimana , karena ia belum pernah mengikuti acara seperti ini .


para tamu undangan pun sudah mulai berdatangan , mereka semua memakai jas dan gaun yang elegan . itu semakin membuat mikha gugup dan rendah diri .


tak berapa lama bu rani datang membawa seseorang di belakangnya .


" ayo sayang , kamu ikut dia ya nanti tante nyusul "


" iya tante "


ternyata dia membawa mikha keruang make up , disana mikha di dandani sedemikian rupa lalu ia diminta berganti baju dengan gaun hitam yang sangat indah .


lalu mikha melihat pantulan dirinya dicermin , ia tak percaya bahwa itu adalah dirinya .



" mikha sayang , kamu cantik sekali " puji bu rani sambil mendekati mikha


" terima kasih , tante lebih cantik " ucap mikha malu karena mendapat pujian dari tante rani .


" turun yuk , acaranya udah mau mulai tuh " ajak bu rina


"mikha malu tante , mikha disini aja ya "


" malu kenapa , cantik gini kok ! udah ayuk " ucap bu rina sambil menarik tangan mikha .


sebenernya agam sedikit bosan , karena ibunya melarang saat dia minta ijin menjemput riana datang ke acara itu .


saat berdiri di tangga semua orang menatap pada bu rina dan gadis cantik di sebelahnya , mereka penasaran siapa gadis cantik itu .


Bahkan agam pun sampai tak berkedip menatap betapa cantiknya mikha malam ini . ia melupakan rasa bosannya .


sedangkan mikha hanya menunduk malu . menghindari tatapan semua orang padanya . mereka berjalan menuju kearah agam karena bu rina berniat menjalankan idenya .



sampai disebelah agam ia tak bisa mengucap apa-apa , dia benar-benar malu dan canggung saat ini . apalagi dengan tatapan bertanya semua orang padanya .


" Agam , jagain calon mantu mama ya , awas kalo kenapa-kenapa " ucap bu rina sedikit keras , sambil mendorong tubuh agam supaya lebih dekat dengan mikha

__ADS_1


ia sengaja berbicara agak keras agar rekan bisnisnya mendengar .


Agam membulatkan matanya mendengar ucapan mamanya itu .


mikha tak kalah terkejut , namun tak bisa berbuat banyak .


" mama !" protes agam atas kelakuan mamanya . seumua orang tersenyum mendengar omongan bu rani .


" pacar putramu sangat cantik tuan wiranata " ucap salah satu klien nya


" benarkah , doakan saja semoga langgeng " tambah pak wiranata


sambil tersenyum karena tingkah jahil istrinya .


sedang bu rani tersenyum puas karena mendapat dukungan dari suaminya itu .


Agam menahan jengkel karena tingkah orang tuanya dan mikha menundukan wajahnya tak berani untuk memulai percakapan dengan agam . karena dia pasti sangat. marah sekarang .


sudah setengah jam mikha berdiri dengan sepatu heels nya , dia mulai merasakan pegal dan sakit dikakinya . karena ia baru pertama memakai sepatu seperti itu .


sebenarnya mikha ingin bertanya dimana kamar mandi nya. namun melihsmat agam sedang berbincang- berbincang dengan beberapa anak sebayanya , dia pun mengurungkan niatnya . mereka adalah anak -anak dari relasi bisnis dan para pewaris orangtua mereka .


karena sudah tidak tahan lagi , mikha pergi dari ruang keluarga itu tanpa bicara pada agam .


rumah itu sangat besar mikha harus berkeliling , karena tak tau dimana kamar mandinya . untung tadi dia bertemu maid disana dan menunjukan arah padanya .


mikha melihat tangga , dan memilih duduk disana sambil melepas sepatunya , ia melihat kakinya yang sedikit lecet .


" lo ngapain disitu nyokap gue nyariin lo dari tadi " mikha kaget mendengar suara dibelakannya dan langsung berdiri ,


" gue cuma duduk bentar kok "


ucap mikha sambil berdiri sambil memakai sepatunya lagi . agam melihat kaki mikha sedikit merah dan terluka .


karena buru-buru memakai sepatunya , ia hampir jatuh dari tangga . kalo saja agam tidak segera menariknya tubuhnya .


karena tarikananya terlalu kuat , tubuh mikha membentur dada agam dan kejadian tak terduga terjadi


tanpa sengaja bibir mikha menempel sempurna di bibir merah agam . mereka merasakan hembusan nafas hangat menerpa wajahnya .


tangan mikha berada didada agam . sedang agam berada dipunggung mikha . seperkian detik mereka tetap diposisi itu , itu adalah ciuman pertama mereka


setelah sadar mereka langsung saling melepaskan diri dengan canggung , karena apa yang terjadi barusan .


(ciuman pertama gue , mikha lo apa yang lo lakuin , gimana kalo agam tambah marah sama gue ) ucap mikha dalam hati merutuki kesalahannya . ia menyentuh bibirnya sambil memalingkan wajahnya yang sudah memerah .


agam terdiam memalingkan wajah sambil menjilat bibirnya sendiri .


itu pengalaman pertamanya juga .


( strawberry ) Gumam agam dihati


ia kembali merasa getaran aneh dihatinya . tapi ia tak tahu kenapa dan apa alasannya .


selama berpacaran dengan riana , dia sangat menjaganya , dengan berbagai

__ADS_1


alasan ia selalu menolak saat riana memintanya .


tapi kenapa ia sekarang menyukai rasa manis dibibir mikha . ia merasa penasaran ada apa dengannya akhir-akhir ini .


__ADS_2