
Akhirnya mikha sampai didepan gerbang sekolahnya , iapun bergegas memarkirkan motornya di tempat biasa . disana sudah terparkir puluhan motor dan mobil milik siswa sma garuda .
" mikha "
terdengar suara teriakan yg tidak asing ditelinganya dan seseorang yg merangkul pundaknya tiba-tiba .
"apaan si , gak usah teriak-teriak dong , lo pikir kita lagi dihutan apa , lagian suara lo tuh kayak toa tau gak " ucap mikha kesel pada sahabatnya itu sambil berjalan meninggalkan sahabatnya di parkiran .
********
Begitu pula agam and the genk pun sampai di sekolahnya , dua mobil sport mewah memasuki parkiran dan langsung menempati tempat khusus mereka . disekolah itu tidak ada yang berani menempatinya , karena itu berarti mengusik mereka .
Agam dan samuel keluar dari mobil sport hitam dia ikut sahabatnya
karena hari ini samuel malas membawa mobilnya sendiri .
Sedang dari mobil sport biru itu keluarlah cowok tampan dan tinggi ,
dia adalah Regan wijaya .
mereka bertiga bersahabat dari kecil , karena sering dipertemukan di acara bisnis keluarga mereka .
" yuk sob " ajak sam pada dua sahabatnya itu .
"hemm" ucap regan singkat
"pagi beb " sapa riana manja sambil bergelayut manja dilengan agam ,
"pagi sayang " ucap agam
" gue duluan gam " ucap regan datar dan sam mengikuti . regan dan sam berjalan duluan karena males jadi obat nyamuk . tak lama agam dan riana pun berjalan sambil bergandengan tangan menuju kelas mereka .
sedangkan di halaman sekolah mikha
" yehh , enak aja suara merdu gini dibilang kayak toa , lagian tumben lo agak telat , biasanya siswa teladan berangkat subuh ?"
tanya dhasinta araya atau sisi pada sahabatnya
"ya tadi gue abis liat malaikat
turun dari langit " ucap mikha dengan mata berbinar .
" jidat lo gak panas kok , kesambet apaan si lo ? " ucap sisi sambil menempelkan tangannya di kening mikha .
" enak aja lo , gue masih waras kali " ucap mikha sambil memukul lengan sisi .
" aduh sakit woy ! lagian lo, ngomong yang jelas kali , pagi-pagi udah ngelantur ja lo " gumam sisi sebel sambil mengusap lengannya yg kena pukul sahabatnya itu .
" hehe , iya sori , jadi tadi gue ketemu sama anak sakti mandala dan gue lihat 1 cowok gila sih auranya menurut gue " ucap mikha
"trus lo say hello gak " ucap sisi penasaran .
"ya gak lah , emang gue elo , harga mobilnya ja bikin ngeri si , apalah gue naik si pinky "
" ihh lebay lo , mubazir dong , kalo ketemu lagi . yuk masuk kelas ntar keburu bel lagi "ajak sisi menyusuri lorong menuju kelasnya .
" pagi mikha "
__ADS_1
"pagi bidadariku"
"hai cantik "
"berisik lo pada " ucap sisi ketus
mikha hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabatnya itu .
itulah sapaan yg mikha terima setiap pagi , dan mikha hanya tersenyum enggan menanggapinya .
akhirnya mereka sampai di kelas X1 ipa 1 , ruang kelas , mikha dan sisi berjalan menuju bangkunya , dan banyak siswa cowok yg menyapa atau sekedar menatap kagum padanya . karna notabenya mikha cukup populer disekolah , tentu bukan karna wajah cantiknya saja , tapi mikha tergolong siswa pintar disekolahnya .
tak berselang lama guru pun memasuki kelas mereka dan memulai pelajarannya . Dua jam pelajaran berlalu dan bel berbunyi menandakan waktu istirahat
tringg .. triinggg .. tringgg
lalu gurupun berjalan keluar kelas disusul para siswa , ada yang menuju kantin ada pula yang keluar hanya sekedar nongkrong di lapangan basket .
" mikha , kantin yuk" ajak sisi sambil bangkit dari bangkunya
"kuyy" ucap mikha
"heyy , jahat lo berdua gak ngajak gue ?"
mereka berdua pun menoleh kebelakang sambil menahan tawa . karena mereka melupakan satu sahabatnya itu .
"ehh , neng nanda maaf lupa " ucap mikha sefikit merasa bersalah pada temannya itu .
Ananda malika , teman mikha saat pertama masuk sma ,dia gadis yg cantik , lembut , mandiri dan terbilang feminin .
Dia tidak satu kelas dengan mikha seperti sisi , tapi dia bekerja ditempat yg sama dengan mikha . karena sisi lah yg mendaftarkan mikha dan nanda di cafe milik omnya . karena usia mereka , jadi banyak tempat yang menolak mempekerjakan mereka .
memang diantara mikha , sisi dan nanda . sisilah yg terbilang paling beruntung , karna dia lahir dari keluarga yg cukup kaya , tapi ia tidak malu bergaul dengan mikha dan nanda .
"emang dasar lo berdua "ucap nanda kesel
"gak gitu nan , iya sori gue tadi laper banget dan cacing diperut gue udah pada protes " jelas sisi sambil merangkul pundak nanda
"hari ini elo traktir gue apapun yg gue pesen , okeh ? " ucap nanda pada sisi dengan senyum jahilnya .
" ya udah okeh , apa sih yang ngga buat lo nanda sayang , sekalian ama tukangnya juga boleh " gumam sisi sambil menoel dagu nanda sambil menaik turunkan alisnya , alhasil membuat nanda begidik ngeri
__ADS_1
"ihh sisi , ngeri gue liatnya " ucap nanda
dan itu membuat mikha dan sisi tak bisa menahan tawa karena melihat reaksi polos nanda .
\*\*\*
Sedang disekolah sakti mandala , agam dan sahabatnya plus riana pun sedang berjalan menuju kantin . sampai di kantin suasana menjadi riuh karena kedatangan agam , yang menjadi most wantednya SMA sakti mandala .
banyak siswi berbisik memuja pada agam dan juga para sahabatnya .
" ya ampun , kak agam ganteng banget sih "
"iya aku iri sama kak riana "
riana yang kesal pada siswi itu pun mendatangi mereka dan menmukul mejs dengsn keras
brraakk !!
"hehh , kalian pada nggak ngaca apa , kalian tuh gak pantes sama agam . dia itu pacar gue ! jadi jangan mimpi bisa deketin dia , paham lo !"
alhasil tiga adik kelas itu pun langsung menunduk takut dan tak berani menjawabnya .
"riana , lo apaan sih " ucap samuel melihat sikap riana yang ia nilai berlebihan. sedang regan hanya menatap tanpa berkomentar .
" emang salah , agam pacar gue dan gue gak suka mereka menganggu milik gue !" bentak riana pada sam .
Agam lalu berdiri lalu menarik tangan riana tanpa berbicara apapun dan membawanya ke rooftop sekolah , yg ia jadikan markas mereka .
" ada apa denganmu , kenapa kamu melakukan itu , kenapa sikap kamu jadi begini , jawab aku ?" tanya agam dengan datar namun cukup mengintimidasi lawan bicaranya
"beb , aku nglakuin ini karena aku takut kehilangan kamu " ucap riana sambil memegang tangan agam .
" ya udah , tapi jangan gitu lagi ! itu hal yang tidak perlu " gumam agam sambil menatap riana .
" iya beb , maafian aku ya " ucap riana manja sambil memeluk leher agam .
" ya sayang ! ya udah kekelas yuk "
setelah berbicara demikian agam berjalan menuju kelas sambil mengandeng tangan riana .
mereka sudah pacaran selama 1 tahun , sikap riana cukup posesif dan kasar . tapi agam tidak mempermasalahkan itu , karena cinta tentunya .
__ADS_1