
Siang itu samuel terduduk sendiri di pinggir lapangan basket , karena masih malas untuk pulang . dia merasa sedikit kesepian setelah dua sahabatnya pindah sekolah . sekolah pun gempar mengetahui most wanted mereka pindah . mereka terus memberondong samuel dengan pertanyaan seputar dua temannya dan itu membuat samuel sangat kesal .
" sam , tunggu ! gue mau ngomong sama lo " panggil riana pada samuel yang sedang berjalan menuju kelasnya . samuel hanya diam tidak berniat menyahutinya .
" sam , agam pindah kemana. kenapa gue nggak dikasih tahu ? "
" kenapa mesti ngomong sama lo , emang lo siapanya agam , lo itu cuma MANTAN ! "
" jaga mulut lo ! itu semua fitnah dan gue belum putus sama agam dan gue nggak bakal lepasin dia sampai kapan pun ! "
" itu bukan urusan gue ! gue peringatin , kalo lo masih pengen hidup tenang , JAUHI AGAM ! gue bakal ngancurin hidup lo kalo cari masalah sama kita , paham lo ! " ucap samuel penuh penekanan sambil berjalan meninggalkan riana yang sedang menahan kesalnya .
" awas lo sam , gue bakal bales lo ! " teriak riana pada samuel setelah ditinggalkan begitu saja .
" lo kenapa ri ? " tanya brian yang tiba-tiba berada dibelakangnya , ia heran melihat riana marah-marah .
" gue kesel sama agam , dia pindah nggak bilang sama gue ! samuel juga ikut-ikutan belagu " ucap riana geram .
" lo kenapa masih nyari agam , dia udah nggak peduli sama lo ! cuma gue yang peduli sama lo "
"ehh sadar lo ! agam itu segalanya buat gue , sedang lo itu cuma selingan buat gue . jadi lo nggak usah ikut campur sama urusan gue , minggir lo !" ucap riana penuh penekanan sambil berjalan menjauh dari brian . sedang dia hanya terdiam membeku mendengar ucapan riana yang cukup menyakitkan baginya .
...----------------...
sementara agam dan mikha sedang duduk dikelas yang sudah kosong karena para siswa sudah pulang . sisi sudah dijemput dan regan juga sedang menjemput nanda di kelasnya .
" agam , kok lo bisa tiba-tiba pindah kesini ? "
" emang kenapa , nggak boleh ? " ucap agam mememasang wajah pura-pura kesal .
" bukan gitu , gue cuma penasaran agam " jelas mikha tertunduk .
" karena gue pengen bareng terus sama lo dan gue takut lo nangis karena jauh dari gue " ucap agam sambil tertawa dan mencubit pipi mikha gemas karena dia sedang cemberut .
" ihh , apaan sih lo , PD banget tahu nggak ! " balas mikha memukul lengan agam . agam hanya terkekeh melihat kekesalan di wajah mikha . yang justru terlihat lucu menurutnya .
" habis ini lo mau pulang atau ke kafe ? "
" ke kafe , gue kan harus kerja hari ini "
" lo kenapa masih kerja , bukannya bokap lo udah dapet pekerjaan ya ? "
" gue udah terbiasa agam , lumayan buat bantu orang tua , biar nggak terlalu ngrepotin juga kalo butuh sesuatu . sekalian ngisi waktu luang juga dari pada dirumah nggak ngapa-ngapain "
" emang paling baik sayang gue ini , jadi makin sayang ! ya udah yuk " ucap agam sambil menarik tangan mikha menuju parkiran . mikha tersenyum malu mendengar pujian agam .
mereka pun sampai di halaman sekolah , namun mikha tidak melihat mobil agam disana . dia terus mengikuti langkah agam tanpa bertanya .
" gue nggak bawa mobil , lo nggak papa kan naik motor ? "
__ADS_1
" nggak papa agam , lo lupa orang gue juga biasanya bawa motor kan "
" iya sayang " agam mengusap pucuk kepala mikha lembut . dia pun memakaikan helm yang sengaja dia bawa dari rumah . dia pun menaiki motornya setelah memakai helm juga .
mikha terdiam karena bingung
bagaimana menaikinya , karena motor itu cukup tinggi dan dia memakai rok pendek sekarang . agam pun menoleh dan dia menyadarinya .
" pegang pundak gue naiknya , biar nggak jatuh " agam menarik tangan mikha dan meletakan di pundaknya agar dia bisa naik , dia pun akhirnya sudah bisa duduk diatas motor agam namun dia merasa tidak nyaman karena roknya tertarik hampir setengah pahanya .
" nih pake jaket gue , gue nggak mau orang lain lihat tubuh lo ! cuma gue yang boleh ! " ucap agam sambil menyerahkan jaketnya pada mikha .
" apa maksd lo , nakal ya ! " mikha pun mencubit pinggang agam karena ucapannya .
" auchhhh !! " rintih agam saat merasakan cubitan mikha yang cukup sakit . mikha tersenyum karena merasa agam sangat menjaganya .
" makasih "
agam menarik tangan mikha agar memeluk pinggangnya . dia pun melajukan motornya dengan kecepatan sedang . mikha mengeratkan pelukanya pada agam saat motornya melaju sedikit kencang , karena dia takut jatuh .
agam tersenyum senang dibalik helmnya , dia menurunkan kecepatan nya lalu sepanjang perjalanan dia menggenggam tangan mikha yang melingkar diatas perutnya .
...****************...
kafe
mikha sampai di depan kafe setelah 15 menit berkendara . dia turun dari motor agam sambil melepas helmnya , dia melihat nanda sudah sampai duluan disana .
" iya , ntar gue jemput ya "
" apa nggak ngrepotin kalo mesti jemput gue juga ? "
" nggak mikha , gue bakal ngelakuin apapun buat lo ! ya udah ntar kesini lagi , awas jangan nakal ya !" ucap agam tersenyum sambil meraih tangan mikha dan menggengamnya .
" eh? emang kapan gue nakal ?" ucap mikha membela diri .
" lo lihat tuh mata cowok-cowok pada melotot liatin lo , sapa tahu ntar lo khilaf ! " ucap agam sambil menatap tajam benerapa cowok yang sedang duduk dikafe sambil melirik pada mikha .
" bener juga ! kira-kira ada yang nyantol ke gue nggak ya ? " ledek mikha sambil melirik agam .
" mikha , coba aja kalo berani !" desis agam pada ucapan mikha barusan . dia menarik tubuh mikha agar mendekat padanya . karena dia masih duduk diatas motornya . mikha terkejut atas tindakan agam , dia sadar agam tidak bercanda dengan ucapannya .
" gue bercanda agam , lepasin ya malu " pinta mikha pada agam , sebenarnya dia tidak marah namun dia ingin memberi tanda bahwa mikha adalah miliknya , agar para cowok itu berhenti menatapnya dengan tatapan mendamba .
" lo milik gue mikha , nggak ada yang bisa ngambil lo dari gue " ucap agam posesif . dia juga heran dengan dirinya sendiri , kenapa dia sangat takut kehilangan mikha .
" iya agam , ya udah gue masuk dulu , dahh ! " ucap mikha dengan cepat masuk ke dalam kafe , takut agam melihat pipinya yang sudah terasa panas sejak tadi . agam terkekeh melihat sikap mikha yang terlihat masih saja malu padanya . dia pun pergi meninggalkan kafe menuju mansionnya .
...****************...
mikha mulai sibuk melayani para tamu kafe . saat sedang mengantar pesanan , tiba-tiba dari sebuah meja ada tiga cewek memanggilnya . mikha mengenali salah satunya .
__ADS_1
" iya kak , ada yang bisa saya bantu atau mau pesan sesuatu ?" ucap mikha sopan sambil memberikan buku menunya .
" gue pesen strawberry milkshake dua sama es bobanya 1 " ucap cewek itu sambil mengembalikan buku pada mikha .
" baik kak , mohon ditunggu ya pesananya " mikha meninggalkan meja tersebut dengan lega . mereka tersenyum aneh setelah mikha meninggalkan mejanya .
" itu ceweknya ? jelek banget nggak ada apa-apanya sama lo , ri "
" iya cewek udik dan miskin kayak dia mau ngelawan lo , nggak level banget deh , ri "
" makanya gue pengen kasih dia pelajaran biar tahu diri jadi cewek , berani banget godain agam " ucap cewek yang tidak lain adalah riana , dia kesal dan sangat membenci mikha . apa lagi saat tadi melihat kedekatan gadis itu dengan agam .
" gue setuju banget ri " ucap temanya yang juga disetujui yang lainnya .
mikha pun datang membawa pesanan mereka . dia meletakannya dengan hati-hati walau sedikit gugup . perasaanya tidak enak karena mereka dari tadi menatapnya tajam .
" silahkan kak , selamat menikmati " mikha segera meninggalkan meja itu namun baru beberapa langkah mereka memanggilnya lagi . mikha pun mendekatinya lagi .
" maksud lo apa hah ! lo mau ngeracunin gue ! " bentak riana pada mikha . dia hanya diam karena bingung dengan ucapan riana .
" maksudnya apa kak , saya tidak mengerti ? "
" sini lo ! lihat gimana bisa ada kecoa di minuman gue , lo sengaja hah ! " hardik riana sambil menarik tangan mikha kasar .
" tidak kak , sungguh aku tidak melakukannya " ucap mikha sedikit takut karena semua orang sedang manatapnya penuh selidik .
" jadi maksud lo , temen gue ini fitnah lo gitu ! dasar cewek miskin nggak tahu diri lo ! " ucap teman riana sambil menyiram kepala mikha dengan minuman tadi diikuti teman yang lainnya . mikha tersentak saat rasa dingin menyentuh kulit kepalanya .
" panggil manager kafe ini , gue nggak terima !" ucap riana semakin menjadi-jadi .
" jangan kak , saya mohon ! tolong maafkan saya " ucap mikha memohon dengan mata berkaca-kaca . dia bingung harus bagaimana , badannya juga bergetar , dia takut kalau sampai di pecat .
" gue nggak peduli , biar lo dipecat sekalian ! " ucap riana sambil mendorong mikha dengan jarinya . dia tersenyum meremehkan melihat nya ketakutan . dia berjalan mendekati mikha lalu membisikan sesuatu padanya .
" ini ganjaranya buat lo yang udah berani godain agam ! gue udah pernah peringatin lo buat jauhin agam ! gue bakal ngelakuin lebih dari ini kalo lo masih berani gangguin agam ! ngerti lo cewek nggak tahu diri ! "
nanda yang ada dibelakang seperti mendengar keributan , disegera berjalan keluar betapa terkejutnya nanda saat melihat sahabatnya yang terlihat menyedihkan , seragam putihya sekarang sudah berwarna coklat dam merah , bahkan wajah dan rambutnya pun berantakan .
dia langsung mendekati mikha yang berdiri terpaku sambil tertunduk dan terlihat air mata sudah membasahi wajahnya .
" mikha , lo kenapa , lo nggak papa kan ? " tanya nanda panik , namun mikha hanya diam tak bersuara . nanda memeluk mikha untuk menenangkannya . dia ikut menangis melihat kaedaan sahabatnya .
...****************...
terima kasih kalian sudah mampir ke karya receh othor ..
maaf ya kalo masih banyak typo ..
peluk hangat othor dari jauh ..😘😘
__ADS_1