
kejadian dikelas antara agam dan riana dengan cepat menyebar di sekolahnya . banyak siswa yang mulai berbisik membicarakannya . mereka tidak berani membicarakanya terang-terangan disekolah karena mereka takut berurusan dengan keluarga wiranata . karena semua siswa tahu kalau ini sekolah miliknya , mereka takut dikeluarkan dari sekolah .
agam dan dua temannya memasuki kantin sekolahnya . suasananya yang tadi berisik langsung sunyi . agam paham kalau mereka pasti sedang membicarakanya , namun dia memilih tidak peduli .
" lo mau pesen apa gam , gue pesenin sekalian ? " tanya samuel memberanikan diri walau sedikit takut melihat raut wajahnya .
" air mineral dingin aja , gue belum laper ! thanks ya " ucap agam santai sambil menatap samuel . samuel pun merasa lega melihat sikap agam yang sudah normal kembali menurutnya .
" yoi , santai bro ! kalo lo mau pesen apa gan ? "
"gue pesen mie ayam sama es jeruk aja sam , thanks "
" ya udah gue pesenin dulu " ucap samuel sambil pergi membeli pesenannya .
" gam , apa rencana lo soal riana ? "
" lo tenang aja gan , gue udah punya rencana kok , tinggal nunggu waktu yang tepat " saat mereka sedang asik ngobrol , ada empat anak mendekati mereka dan menggebrak meja didepan agam .
braakkk
" msksud lo apa nyakitin riana , hah ! " hardik brian pada agam sambil menarik kerah seragannya .
" ohh iya , gue nyakitin riana ? " ucap agam dingin sambil melepas kasar tangan brian dari bajunya , lalu melipat tangannya didepan dada .
" lo apa-apaan hah , mau cari masalah sama kita ? " ucap regan tak kalah dingin .
" kalian yang cari masalah sana gue , berani-beraninya kalian nyakitin temen gue ! "
" ohh ya , temen lo ? gue pengen liat gimana caranya lo bakal nglindungin temen lo itu ! " ucap agam semakin menantang brian dan memberi tatapan membunuh padanya .
brian dan teman ganknya sedikit merasa takut karena baru kali ini melihat aura agam yang begitu berbeda . dia terlihat cukup mengerikan . dan siapa yang tidak tahu kekuasaan wiranata dikota ini .
"sebaiknya lo pergi dari sini , sebelum gue hancurin lo semua sampai tak tersisa ! " ucap agam dingin namun penuh dengan ancaman .
" ian , kita pergi dari sini " ajak salah satu taman brian sambil menariknya keluar dari kantin . karena dia tidak mau hidup keluarganya hancur . mereka yang sedang berada dikantin pun tidak berani ikut campur , mereka memilih diam karena tahu resikonya .
" waah , kayaknya gue nglewatin hal seru nihh ! ngapain tuh cecunguk nyamperin lo gam ? "
" daftar minta di hancurin ! lo sama regan habis pulang sekolah kita ke markas pribadi kita , ada yang mau gue omongin sama kalian " ucap agam dengan wajah serius .
" okeh , santai gam , nih minum lo ! serem gue liat muka lo sekarang udah kayak mau makan orang tau nggak lo " ucap samuel menyerahkan minuman agam sambil meledeknya . agam pun langsung menenggak minumannya sampai tinggal separuh .
" sialan lo ! " ucap agam kesal sambil memukul kepala samuel dengan botol minumannya . samuel yang sedang memakan baksonya pun langsung tersedak karena terkejut .
__ADS_1
" uhuk uhuk uhuk .. anjirr nggak kira-kira banget lo ! " ucap samuek sambil mengusap mulutnya .
" nih minum " ucap regan menyodorkan minuman samuel sambil menggeleng kepala melihat tingkah dua sahabatnya .
"salah lo sendiri ! " ucap agam acuh sambil tertawa jahil pada samuel .
******
setelah jam istirahat selesai mereka kembali kekelas untuk mengikuti pelajaran yang tersisa . selama itu pun riana terus berusaha mendekati dan merayu agam . agam benar-benar dibuat muak dengan tingkahnya .
" besok gue mau ajak lo kesuatu tempat , gue punya kejutan buat lo ! " ucap agam pada riana namun dengan senyum miring diwajahnya .
" beneran honey , kejutan buat aku , aku jadi penasaran " gumam riana sambil memeluk manja agam . dia benar-benar ingin segera menghancurkannya . agar dia menjauh dari hidupnya , karena dia sudah merasa muak . dia melirik seseorang yang tengah menatapnya marah . tapi agam justru tersenyum menantang .
brian mengepalkan tangannya , wajahnya merah padam karena merasa diremehkan . saat akan mendekati mereka , temanya menahan , lalu menariknya pergi dari sana . agam segera melepas pelukan riana dari tubuhnya dengan sedikit kasar .
" gue pergi dulu , sori nggak bisa nganterin lo !" ucap agam sambil meninggalkan riana begitu saja . dia yang masih dipenuhi perasaan shock , hanya terpaku karena biasanya agam selalu mengantarnya setiap hari .
*********
agam dan dua sahabatnya sampai disebuah gedung apartemen yang cukup mewah . agam kadang menjadikannya markas bagi mereka bertiga , selain rooftop sekolah tentunya . disana banyak berisi barang mewah pribadinya . samuel menghempaskan tubuhnya disofa ruang tamu . regan pun duduk disampingnya .
" gam , lo mau bahas apaan sih ampe kita kesini , biasanya juga di kamar rooftop ? "
samuel dan regan langsung duduk tegak saat sebuah video mulai diputar . mereka terkejut bukan main melihat itu , mereka langsung manatap agam .
" gila ! ini lo dapet dari mana , sumpah ini gila gila ! " ucap samuel heboh saat melihat video itu satu persatu .
" gue nggak nyangka gam , selama ini lo berusaha jagain dia , tapi ternyata dia semenjijikan ini ! lo bener-bener nggak papa ? "
" apa rencana lo selanjutnya gam , ini video kalo disebarin disitus sekolah , pasti bakalan heboh !"
" ehmm, gue bakal gunain itu buat ngancem dia supaya jauhin gue dan keluarga gue , tapi kalo dia berulah lagi bakal gue ancurin dia sama keluarganya sekalian ! "
" gue setuju gam , kita lihat dulu aja gumana sikapnya sama lo , kalo dia sampe ngelakuin hal yang udah keterlaluan baru lo bertindak " ucap regan menyetujui rencana agam .
" yang gue bingung , bukanya dia anak orang kaya ? ngapain dia kayak gini ! murahan banget menurut gue " ucap samuel bingung . yang juga diiyakan oleh regan dan agam .
"itu juga gue nggak tahu , tapi itu bukan urusan gue selama itu nggak ngrugiin gue atau keluarga gue ! "
" tapi apa salahnya lo cari tahu sebanyak mungkin gam ! firasat gue ini masalah cukup serius , sapa tahu ntar berguna buat lo "saran regan pada agam .
" gue setuju sama regan , paling nggak sedia payung sebelum hujan gam ! coba lo pikir deh anak orang kaya bertindak sejauh ini buat apa coba , kalo masalah uang dia udah lebih dari cukup kan , kecuali dia udah mau bangkrut , iya nggak menurut lo ? " jelas samuel panjang lebar .
__ADS_1
agam dan regan sedikit berpikir dengan ucapan temannya itu . dia juga penasaran apa alasan dibalik tindakannya itu . dia tidak mau kecolongan untuk kedua kalinya .
" apa sebenernya alasan lo nglakuin itu , lo bahkan sampai menjual diri lo , hanya demi uang atau hal lain ? "gumam agam dalam hatinya . lalu menghubungi seseorang dengan ponselnya .
📞 halo , lo cari tahu semua informasi tentang dia dan juga keluarganya , kalau perlu perusahaannya ! cari sampai sedetail mungkin ! " ucap agam datar lalu mematikan panggilanya tanpa menunggu lama .
samuel dan regan saling menatap heran . agam terlihat sangat serius sekarang bahkan sampai melibatkan anak buahnya .
*****
hari ini agam mengajak riana ke bioskop yang sudah dia sewa . riana terlihat sangat bahagia , bahkan dia sudah berdandan cantik dan memakai pakaian yang sedikit terbuka .
" honey , aku seneng banget hari ini karena kamu nyiapin kencan yang begitu romantis " ucap riana sambil memeluk leher agam dan berusaha mencium bibirnya . namun agam menahannya dengan ucapan yang cukup romantis .
" sabar honey , kejutannya belum kamu lihat , kita duduk dan lihat hadiah yang aku siapin buat kamu " ucap agam selembut mungkin .
" baiklah honey , aku juga udah nggak sabar "
lampu dibioskop mulai dimatikan . suasana begitu romantis menurut riana . layar pun sudah dinyalakan . riana bahagia sampai senyum pun tak pernah lepas dari wajahnya .
awalnya mereka menonton video kebersamaan mereka selama setahun ini , lalu video mulai memampilkan wajah riana dengan segala pose . senyumnya seketika lenyap saat dia melihat video dirinya sendiri dengan sejumlah pria berbeda .
bahkan video tidak senonoh yang dia lakukan dihotel pun terlihat disana . bukan hanya dengan 1 pria saja tapi beberapa . tubuh riana bergetar hebat dan keringat dingin mengucur ditubuhnya .
agam merasakan tangan riana mulai dingin dan bergetar , karena dia masih menhenggamnya .
" bagaimana , kamu suka hadiahku ? aku menyiapkanya spesial buat kamu , honey " ucap agam dengan tatapan dingin menusuk pada riana .
" honey , itu video pasti editan itu bohong , itu bukan aku ! aku nggak mungkin ngelakuin itu , percaya sama aku" ucap riana dengan suara gugup sambil meraih tangan agam .
" bohong ? dasar wanita murahan ! lo pikir gue bakal ketipu dan bisa lo manfaatin lagi ! jangan mimpi riana , mulai sekarang jauhi hidup gue !" bentak agam sambil meremas dagu riana kencang .
" sakit agam , percaya sama aku itu bohong , sumpah itu bukan gue ! " ucap riana membela diri , tanpa rasa bersalah .
" lo itu memang menjijikan ! gue peringatin sama lo jangan gangu hidup gue atau keluarga gue lagi . atau bakal gue hancurin hidup lo sampai lo nggak bakal berani mengangkat wajah lo dimana pun ! kalo perlu gue hancurin keluarga lo sampe jadi gembel , paham lo ! " gumam agam dengan wajah penuh amarah sambil melepas wajah riana kasar . sampai terjatuh ke lantai . pandangan matanya yang mematikan membuat tubuh riana gemetar ketakutan .
" gue mohon jangan lakuin itu agam , gue sayang sama lo " ucap riana tidak tahu malu dan berusaha terus merayu agam .
"hahahaha , sayang ? jangan biarin kata-kata itu keluar dari mulut kotor lo ! ague bahkan jijik liat lo sekarang , pengen gue cabik-cabik rasanya , dasar wanita murahan ! inget peringatan gue hari ini , kalo lo berani bertingkah , lo bisa liat apa yang bakal gue lakuin sama lo ! " ucap agam sambil berjalan keluar dari gedung bioskop .
meninggalkan riana yang menangis dan terus memohon padanya . dia mengepalkan kedua tangannya .
" lo akan membayar ini agam , gue bersumpah ! akan gue buat lo hancur ! " gumam riana dengan suara lantang menggema di gedung tersebut . dari wajahnya tersirat kemarahan dan perasaan terhina dengan ucapan agam .
__ADS_1