Engkaukah Sayap Pelindungku

Engkaukah Sayap Pelindungku
episode #9


__ADS_3

Sampai dirumah , agam berniat langsung menuju kamarnya . namun saat melewati ruang TV dia dipanggil oleh ibunya


" kamu udah pulang sayang , gimana calon mantu mama , gak lecet kan ? " tanya ibunya sambil tersenyum meledek padanya


"ma , pacarnya agam itu riana , bukannya mikha ! jadi stop manggil calon mantu ke mikha "


" gak , pokoknya mama lebih suka mikha yang jadi mantu mama !"


"mama kenapa sih , baru juga ketemu ! mama belum tahu semua tentang mikha . pa bilangin mama tuh " ucap agam miminta bantuan pada papanya .


" kalo papa sih yang terbaik aja buat kamu , karena kamu anak papa satu-satunya " ucap papa menengahi


" agam kekamar dulu , capek mau mandi juga !" ucap agam sambil berlari mwnaiki tangga menuju kamarnya .


dia sangat lelah hari ini apa lagi dia harus mengantar mikha pulang kerumah yang bisa di bilang cukup jauh dari pusat kota .


agam menghempaskan tubuhnya yang lelah di kasur king zise miliknya .


dia teringat kejadian ciumanya dengan mikha , ia tersenyum tanpa sadar menyentuh bibirnya .


diapun tersadar dan segera masuk ke kamar mandi , untuk menyegarkan pikiranya .


*****


ditempat lain mikha sudah segar dan sedang berbaring dikamarnya sambil memainkan ponselnya .


dia sedang melihat foto-foto yang dia ambil saat dirumah agam . ia kembali teringat ciumannya dengan agam . dia sangat malu dan langsung menutup wajahnya dengan bantal .


pagi harinya mikha sudah siap berangkat kesekolah , semamalam ia tertidur jadi tidak tahu saat ibunya pulang .


" bu , semalem pulang sama siapa ? maaf semalem ketiduran jadi gak jemput ibu "


"iya gak papa sayang , kamu juga capek ! ibu pulang jam 9 , ibupesen ojek online " ucap ibunya


" ibu jangan kecapekan ya , nanti ibu sakit "


"iya sayang , ibu gak capek kok ! lagian mumpung kali banyak orderan , kan lumayan lemburannya bisa buat tambahan "


memang gaji ibu tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga , makanya kadang ibu memilih lembur agar mendapat uang tambahan .


" ya sudah bu , yang penting jaga kesehatan ya " ucap mikha sambil memeluk ibunya


" iya sayang "


tak lama ayah keluar dengan pakaian rapi , karena ia berniat mencari pekerjaan baru .


" ayah sudah rapi , mau kemana ?" tanya istrinya


"iya , ayah mau mulai cari kerja , doakan ya supaya cepat dapat "


" aminn , tapi ingat


jangat terlalu capek yah !


motornya ayah bawa aja , biar lebih gampang ! nanti mikha pulangnya bisa pesen ojol kok "


" ya sudah . ayuk ayah antar kesekolah , takutnya keburu macet " ajak ayahnya .


mereka pun berangkat bersama .


mikha pun sampai disekolah suasana masih sepi karena waktu baru menunjukan pukul 6 lewat .


hari ini dia berangkat sedikit lebih pagi dari biasanya .

__ADS_1


mikha pun berjalan santai menuju kelasnya . disana baru ada empat siswa yang datang .


ia langsung menuju kantin karena tadi tidak sempat sarapan . dia membeki roti sekalian untuk sahabatnya . lalu berjalan menuju kelasnya .



dia duduk dikursinya , sambil menatap keluar jendela . entah apa yang dia pikirkan .


*****


Saat agam sedang bersiap ada yang mengetuk pintu kamarnya dan tenyata itu ibunya .


" ada apa ma ? "


"sayang , kamu punya no ponselnya mikha nggak ? "


" aku nggak punya ma , lagian mau buat apaan sih ma ?


" masa temen nggak punya nomernya si , mama kan pengen ngobrol sama dia , pokoknya sekarang kamu berangkat minta nomernya langsung kirim ke mama , mama tunggu !"


" ya ampun ma , ini masih pagi loh , lagian kita beda sekolah ! masa iya aku pagi-pagi nyamperin dia ke sekolahnya , malu ma !"


" udah jangan protes , berangkat sekarang ! mama tunggu " paksa mamanya sambil keluar dari kamar .


agam akan selalu menuruti keinginan mamanya .


agam pun akhirnya keluar dan berangkat sambil menahan kesal .


ia segera memacu mobilnya menuju sma garuda , sekolah mikha .


agam sampai di depan gerbang sma garuda . beberapa siswa menatap mobil mewah yang baru saja berhenti didepan mereka .


agam pun turun dari mobilnya dan berdiri menatap kesekeliling sekolah itu .



semua orang terpesona melihat betapa tanpannya agam . kemana dia harus mencari mikha , karena tidak tahu dimana kelasnya .


akhirnya dia memutuskan untuk mendekati dua siswa untuk bertanya . untung sekolah belum terlalu ramai , jadi dia tidak terlalu malu .


" lo tau dimana kelasnya mikha ?"


" mikha siapa , tau nama lengkapnya nggak ?"


"mikha rafeyfa , lo kenal ?"


" oh dia anak kelas 11 ipa-1 , ruang kelasnya didepan lapangan basket "


" thanks ya " ucap agam mencari kelas yang tadi ditunjukan .


" kalau bukan karena mama , males banget pagi-pagi nyari orang gak jelas gini " ucap agam dalam hatinya .


Dia sampai dikelas mikha , dia melihat mikha sedang duduk menatap luar jendela .


teman sekelas mikha mulai berbisik membicarakan agam karena bukan dia siswa sekolah mereka .


juga karena wajahnya yang sangat tampan .


agam berjalan mendekati meja mikha dan duduk di kursi depan mikha .


mikha mwnoleh karena melihat gerakan didepannya . betapa terkejutnya mikha melihat agam berada si sekolah nya .


" Agam , kok lo bisa disini ? "

__ADS_1


" nomer lo ! " ucap agam sambil memyodorkan ponselnya pada mikha


" eh ? " mikha masih bingung hanya menatap ponsel agam yang dia sodorkan padanya .


agam mulai tidak sabar bicara lagi dengan suara sedikit keras .


" tulis nomer lo , cepetan gue juga mesti sekolah ! "


mikha pun akhirnya sadar dan mengambil hp agam dan menulis nomornya disana .


saat akan berdiri ponsel agam bergetar , menandakan telphon masuk


ternyata itu dari mamanya .


" kenapa lagi ma "


" gimana udah ketemu mikha , udah minta nomornya belum ? "


" udah , ini aku masih di kelasnya , mau pergi kesekolah sekarang ! bentar lagi aku kirim nomernya , ntar aku telat ma !"


" loudspeker dulu , mama pengen ngomong bentar sama mikha "


agam sudah mulai kesal pada ibunya , namun tetap menuruti nya , mikha menatap wajah agam bingung .


" pagi calon mantu , gimana kabarnya , tante kangen ! kapan main lagi kesini , tante nunguin loh !"


tak hanya agam dan mikha yang kaget akan panggilan ibunya , tapi seisi kelas pun sama terkejutnya .


"mama ! kita lagi disekolah , udah aku kirim nomernya , mama tlp sendiri orangnya ! " ucap agam ketus sambil mematikan panggilan mamanya karena malu atas ucapan ibunya . agam berniat keluar dari kelas , namun mikha memegang tangannya sambil memberikan sebuah kotak padanya .


" nih buat lo , lo belum sarapan kan !" ucap mikha sambil meletakkan 1 kotak roti yang dia beli tadi di tangan agam . agam kaget dengan sentuhan mikha dan bagaimana dia tahu kalau dia belum sarapan .


awalnya mikha ragu memberikannya , takutnya agam menolak dan membung rotinya , namun dugaannya salah ternyata agam pergi membawa roti ditangannya .


*****


agam melajukan mobilnya menuju sekolahnya sendiri . saat di lampu merah dia seperti melihat cewek mirip andriana membonceng motor cowok .


namun tidak melihat jelas karena motor itu cukup jauh didepannya , dia juga memakai helm . Saat agam sedang berusaha melihat dengan jelas , motor itupun melaju karena lampu sudah hijau


"mungkin gue salah lihat " pikirnya


******


Sampai dikelas agam langsung dikejar pertanyaan dari sahabatnya .


" dari mana aja lo baru nyampe ? " tanya regan


" paling pacaran dulu ama bebek riana ! " balas sam


"bebeb sam , emang dasar mulut lo tu ya !" ujar bagas sewot


sam dan yang lainnya hanya tertawa menanggapi celoteh bagas .


sementara agan hanya diam saja .


"napa lo ? " tanya regan karena melihat wajah agam yang seperti ada masalah .


" gue tadi kayak liat riana boncengan sama cowok ! "


" serius lo , sapa tahu lo salah lihat karena setahu kita riana tuh bucin banget sama lo " ucap sam yg juga di iyakan juga oleh para sahabatnya .


"entahlah , gue gak tahu !"

__ADS_1


mereka semua segera kembali ketempat duduknya , saat guru memasuki ruang kelas .


seharian ini agam tidak fokus , karena memikirkan apa yang dia lihat tadi pagi , sebenarnya itu riana atau bukan . pikiranya benar -benar kacau sekarang .


__ADS_2