
pagi itu agam sudah bersiap menuju sekolahnya , dia sudah rapi dengan seragamnya . rona bahagia jelas terpancar diwajahnya , dia terus saja tersenyum dan ingin cepat sampai di sekolahnya . setelah cukup mematutkan diri di cermin dia berniat keluar dari kamar , namun sebelum itu dia meraih ponsel di meja nakasnya dan mengetik pesan kepada seseorang .
📤 " lo siap ? "
tringg
📩 " siap ! "
agam segera keluar dari kamarnya menuju meja makan ternyata orang tuanya sudah berada disana . dia pun menyapa mereka .
" pagi ma , pa " sapa agam sambil dudul di samping mamanya .
" pagi sayang " balas keduanya kepada putra tunggalnya .
" gimana sayang , udah siap memulai hari baru ? ucap rani .
"ingat , tingkatkan belajarmu lagi , jangan sampai tertinggal pelajarannya ! " tambah wiranata mengingatkan putranya .
" siap mah , pah ! agam janji bakal berusaha nggak buat kalian kecewa lagi " ucap agam sunguh-sungguh sambil memakan sarapannya .
" iya sayang , mama harap kamu bisa lebih baik lagi , mulai semua dari awal lagi . mama senang kamu bisa berteman dengan mikha , dia anak yang baik dan mandiri , belajarlah dari dia , iya kan pa ? "
" iya agam , mama benar , contoh sikap baiknya . tinggalkan sifat burukmu yang lalu , riana bukan gadis yang tepat buat kamu jadikan ini pelajaran buat kamu kedepannya agam " ucap wiranata menasehati agam .
agam memang sudah menceritakan kejadian kemarin pada mereka . mereka sangat kecewa dengan perbuatan riana , namun mereka bersyukur karena mengetahuinya lebih awal , sebelum putranya dimanfaatkan terlalu jauh lagi .
" iya mah , pah ! agam juga menyesali semuanya , agam terlalu di butakan oleh perasaan sendiri , agam akan berusaha agar kejadian ini tidak terulang lagi pah ! ya udah aku berangkat dulu ya mah , pah takut kena macet " pamit agam sambil menyalami kedua orang tuanya . lalu dia berjalan menuju garasi , namun kali ini dia tidak membawa mobilnya .
dia memilih motor gedenya yang lama tidak dia gunakan . karena orang tuanya sempat melarang memakainya karena terlalu berbahaya dan juga riana tidak pernah mau ikut jika agam membawanya . motor itu adalah hadiah ulang tahun nya yang ke 15 .
" ayo kawan , waktunya lo keluar sekarang , sori , lama gue anggurin " ucap agam pada motor kesayangannya yang sudah lama jadi penunggu garasi . agam pun manaiki motornya setelah mamakai helmnya diapun melesat menuju sekolahnya .
lima belas menit memacu motornya membelah jalanan yang mulai padat . agam sampai disekolahnya , dia melihat regan sudah nangkring diatas motornya di parkiran sekolah . agam pun memarkirkan motornya disamping motor regan . mereka sepakat membawa motor gedenya hari ini .
" lo udah lama nyampe gan ? " tanya agam sambil turun dari motor dan melepas helmnya .
" belum kok , cuma udah mau masuk kayaknya , udah mulai sepi soalnya "
" gimana menurut lo , lumayan kan ? ucap agam menatap sahabat disampingnya .
" lumayan sih , tapi masih kurang gam , lo tahu kan maksud gue ?"
"iya gue tahu ! tapi cepat atau lambat juga dia ngerti kok . ya udah , kita masuk kalo gitu " ajak agam pada regan yang segera turun dari motornya . mereka berjalan menyusuri lorong sekolah .
...****************...
__ADS_1
mikha dan sisi pun sudah berada dikelasnya . mereka sudah bersiap memulai pelajaran hari ini . mikha merasa cemas karena agam dari kemarin tidak mengabarinya . bahkan ponselnya tidak aktif .
" mikha , lo kenapa lesu amat hari ini ? "
" gue nggak papa si , cuma cemas aja dari kemarin agam nggak ada kabar , gue telephon nggak aktif , si "
" ya ampun , ternyata lo sebucin ini sama agam , baru tahu gue ! " ledek sisi sambil cekikikan .
" apaan sih lo , gue cuma - " ucapan mikha terpotong saat guru memasuki kelasnya .
" pagi anak-anak "
" pagi , pak "
" oya hari ini kita ada teman baru yang bergabung dikelas ini , bapak harap kalian bisa membantu dan bersikap ramah pada mereka , terutama kamu mikha , karena kamu siswi dengan nilai terbaik disini , kalian paham ! masuk kalian " ucap pak guru mengingatkan para muridnya .
" baik pak " ucap mikha lirih lalu menundukkan wajahnya menghadap mejanya .
" perkenalkan diri kalian "
" halo semua , gue regan sakti , salam kenal " ucap nya singkat .
" pagi , gue agam nathanio , salam kenal juga "
mereka sengaja tidak memakai nama belakang mereka supaya bisa nyaman sekolah disana . karena keluarga mereka cukup berkuasa dikota ini dan hampir semua orang tahu marga mereka . jadi mereka ingin mencari teman tanpa embel-embel dibelakangnya .
mikha langsung mengangkat wajahnya saat mendengar nama dan suara yang dia kenal . betapa terkejutnya dia saat melihat orang yang dia rindukan berdiri dihadapanya sambil tersenyum menatap kearahnya . sisi pun ikut terkejut melihat dua cowok didepannya .
" ngapain mereka disini ? "
kelas langsung riuh menyambut kedatangan mereka , secara karena wajah tampan mereka yang diatas rata-rata .
" mereka ganteng banget "
" iya , gue bakal rajin sekolah mulai sekarang "
" ya ampun calon misua gue dateng juga "
banyak lagi bisikan-bisikan dikelas itu . bahkan ada murid yang terang-terangan memuji mereka . namun agam tidak menanggapi mereka , karena pandangannya tak lepas dari mikha . bahkan dia meminta agar bisa duduk disamping mikha , dengan alasan supaya bisa mengejar pelajaran .
sisi pun memasang muka kesal pada agam , karena dia tahu itu hanya alasannya saja . namun dia tidak bisa membantah perintah gurunya . agam pun berjalan menuju bangku mikha sambil tersenyum devil pada sisi . akhirnya sisi mau tidak mau pindah ke bangku belakang mikha bersama regan .
" sudah , bisa diam kalian , kita mulai pelajarannya hari ini " kelas pun langsung sunyi dan guru pun mulai mengajar dengan tenang . namun mikha masih terus menatap kearah agam , dengan perasaan bingung dan kaget diwajahnya .
" pagi sayang , gimana suka hadiahnya ? " bisik agam sambil meraih tangan mikha yang berada dibawah mejanya .
mikha pun sadar dan langsung tersenyum menganggukan kepalanya kearah agam . agam pun membalas senyum mikha , lalu mereka pun mulai fokus memperhatikan guru mereka .
...****************...
kemarin agam memang membicaran soal pindah sekolah pada orang tuanya . awalnya orang tuanya menolak karena tinggal 1 tahun lagi dia lulus , namun setelah agam menceritakan alasannya dan memberitahu sekolah tujuannya , mereka pun memberi ijin pada agam . karena ternyata sekolah yang dipilih agam adalah sekolah yang baru saja menjadi milik keluarga wiranata .
__ADS_1
agam pun membicarakanya pada dua sahabatnya akan rencana pindahnya , mereka kaget dengan rencana agam , namun mereka paham alasan sahabatnya itu .
" sob , gue berencana pindah sekolah " ucap agam tiba-tiba .
" serius lo , lo ninggalin kita ! apa ini ada hubungannya sama riana ? " ucap samuel yang juga diangguki regan .
" gue cuma pengen menjauh dari masa lalu gue ! kalo alesan utama gue , mikha ! gue pengen lebih deket sama dia " ucap agam serius
" jangan bilang lo pindah kesekolah mikha ? " ucap samuel tidak percaya saat melihat agam mengiyakan .
" gue ikut lo kalo gitu ! " ucap regan yang sontak membuat agam dan samuel terkejut .
" wah , kalian nggak setia kawan emang ! " samuel kesal melihat tindakan dua sahabatnya .
" kenapa lo nggak ikur sekalian sam , lagian itu sekolah bokap gue , jadi kita bisa minta buat satu kelas !" ucapan agam sontak membuat regan dan samuel sontak menatapnya kaget .
" jadi om wira pemilik sekolah itu , sejak kapan ? " tanya regan penasaran .
" mungkin sekitar dua bulan lalu , gue juga baru tahu pas gue kasih tahu mereka sekolah pilihan gue , jadi gimana sam , lo ikut nggak ? "
" gue belum siap gam , ntar lah gue pikir-pikir dulu ! " ucap samuel bimbang .
" ya terserah lo sih , cuma saran gue jangan selalu menghindar sam , karena lo nggak bakal nemu jawabannya , kali ini lo harus hadapi apapun masalah lo , jangan sampe lo nyesel dan lo nggak bisa memperbaikinya lagi " ucap agam menagehati samuel sambil mwnepuk pundaknya .
regan pun akhirnya memilih ikut dengan agam , karena nanda tentunya . dia ingin menjaga nanda . namun samuel belum siap mengikuti mereka , jadi dia memilih bertahan disekolah lamanya walau tanpa dua sahabatnya .
saat jam istirahat mikha , agam dan sisi pun pergi ke kantin . karena regan pergi ke toilet lebih dulu . di lorong nanda pun memanggil mereka , dia pun terkwjut mwlihat agqm disana dengan seragam sekolah mereka .
" mikha , kok agam bisa disini , dia pindah sekolah buat lo ? "
" iya nan , demi temen lo ! " bukan mikha yang jawab namun agam .
" sisi , kayaknya sekarang kita nggak bakal dibutuhin lagi sama mikha deh , udah ada yang jagain dia , merangkap semua lagi ! " ucap nanda sambil tersenyum menggoda pada mikha
" bener banget , gue bakal jadi obat nyamuk mulai sekarang ! hufftt " ucap sisi menghela nafas kasar . nanda sedikit bingung dengan ucapan sisi namun tidak bertanya lagi , karena mereka sampai dikantin dan mulai memesan makanan .
" apaan sih nanda , awas ntar gantian lo ! " ucap mikha kesal dengan candaan nanda dan sisi . mereka duduk dibangku yang cukup panjang . agam dan mikha duduk berhadapan , begitu juga nanda dan sisi .
sedang regan masih berdiri dibelakang nanda sambil memperhatikannya lekat . namun nanda belum menyadarinya . dia terkwjut ada yang mengusap kepalanya lembut . nanda pun mendongak menatap orang yang melakukan itu .
" regan , lo kok disini ? " ucap nanda dengan bahasa yang dilarang oleh regan saking terkejutnya .
" lo ? " ucap regan datar sambil duduk disamping nanda .
" maksudnya kamu , kamu ngap- " ucapan nanda terputus saat regan mengecup pipinya singkat . nanda sampai membuka matanya lebar , karena dia malu banyak siswa dikantin yang melihatnya . bahkan mikha dan sisi pun juga terkejut dengan keberanian regan , secara mereka sedang disekolah .
" hukuman buat kamu " ucap regan lembut sambil meminum minuman digelas nanda . nanda menundukan wajahnya karena malu mendengar bisikan anak-anak yang sedang membicarakanya .
regan menyadarinya dan langsung mengenggam tangannya sambil menatapnya seakan berkata jangan pedulikan mereka , cukup aku yang harus dia pedulikan .
__ADS_1
maaf ya kalo masih banyak typo-typo , harap maklum 🙏🙏🙏