
pagi itu mikha berpamitan pada ayahnya ingin berjalan ke taman tidak jauh dari rumahnya . dia beralasan ingin mencari udara segar mumpung sedang tidak bekerja .
dia duduk dibangku taman yang cukup rindang dan terbilang ramaiada yang jogging ada pula yang hanya duduk bercengkrama dengan pasangan atau keluarga mereka dilapangan .
mikha hanya tertunduk sedih mengingat kejadian kemarin . dia ingin menyimpannya masalah itu sendiri terutama pada agam . dia menerawang jauh menatap hamparan rumput hijau didepannya .
masih terputar jelas dalam ingatannya bagaimana dia dipermalukan dan dihina oleh riana saat itu , namun dia tidak bisa melawan .
plakkk
sebuah tamparan mendarat dipipi , mikha merasakan panas diwajahnya bahkan telinganya sampai berdengung saking kerasnya tamparan itu .
" panggil manager lo , biar gue laporin kelakuan lo " ucap riana dan teman-temannya lantang di dalam kafe yang ramai . semua orang menatap kearahnya penasaran .
" jangan kak , gue minta maaf tapi sungguh gue nggak ngelakuin itu " ucap mikha memohon disela tangisnya .
" mohon maaf saya manager disini , kalau boleh tahu ada apa ini , mikha ada apa ? " tanya pak sandi pada mikha yang terlihat tertunduk menagis meski tidak bersuara .
" karyawan bapak itu kurang ajar , bisa-bisanya menaruh kecoak diminuman temen kita ! lihat itu " ucap teman riana menunjukan gelas minuman yang berusi kecoak sambil melipat tangan didadanya .
" bener pak , saya nggak terima kalo perlu pecat dia , karyawan nggak bisa kerja dan ntar malah mencemari nama baik kafe ini , dasar karyawan nggak tahu malu ! "ucap riana yang sudah seperti memerintah .
" tidak pak , sungguh saya tidak melakukannya " ucap mikha berusaha membela diri .
" mohon maaf atas kelalaian staf kami , silahkan kalian bisa memesan apapun disini dan itu gratis , anggap itu kompensasi sebagai permintaan maaf dari kami , dan untuk masalah staf kami , saya akan menanganinya dengan serius " ucap pak manager tenang namun tegas .
" dan kamu mikha minta maaf pada mereka ! " tambahnya lagi .
" maafkan saya kak " ucap mikha lirih terpaksa karena dia tidak memiliki bukti bahwa dia tidak bersalah .
__ADS_1
nanda merasa sedih melihat keadaan mikha sekarang , namun tidak bisa berbuat apa-apa . dia hanya bisa mwrangkul sahabatnya untuk menguatkan .
" oke kalau gitu , tapi awas aja kalo dia bertingkah kayak gini lagi ! " ucap riana sambil menunjuk mikha dengan jarinya . dia pun berjalan mendekati mikha .
" ini pelajaran buat lo karena udah berani ganguin agam , ini belum seberapa , gue bakal ngelakuin lebih dari ini kalo lo masih cari masalah sama gue , camkan itu ! dasar cewek nggak tahu diri " bisik riana disamping telinga mikha . mikha mengepalkan tangannya dan menatap riana tidak percaya . dia melihat senyum kemenangan diwajah riana .
" kalau begitu kami permisi nona . mohon maaf karena kecerobohan karyawan kami dan silahkan anda bisa kembali menikmati makanannya . dan kamu mikha , ikut ke kantor saya " ucap pak sandi sambil berjalan mendahului mikha menuju kantornya .
mikha pun mengikuti dibelakangnya dengan wajah tertunduk . dia sudah tidak memperdulikan keadaannya yang kacau dan pakaiannya sangat kotor saat ini .
"mikha , bisa jelaskan ada apa ini , bagaimana bisa kamu melakukan kesalahan sefatal ini ? "
" saya sungguh tidak tahu pak , karena saat saya mengantar minuman tadi tidak ada apapun pak , tolong percaya sama saya "
" bukan masalah kepercayaan saya yang penting sekarang , tapi konsumen dan pelanggan kafe ! ini menyangkut nama baik kafe juga , kamu mengerti , jadi mulai hari ini kamu saya pecat mikha , saya minta maaf mikha namun ini untuk kebaikan semuanya " ucap pak sandi dengan tegas .
" saya mengerti pak , kalau begitu saya permisi " ucap mikha sambil mengangguk mengerti . dia pun keluar dari ruangan . kareena ucapannya memang benar , puluhan karyawan menggantungkan hidup mereka disini .
bagaimana kalau sampai sesuatu yang buruk terjadi dengan kafe ini , bagaimana kalau sampai mereka kehilangan pekerjaan karena kesalahannya . kepala mikha berisi dengan pikiran tentang nasib teman-temannya yang juga bekerja disana .
" gue dipecat nan , tapi gue nggak papa kok , itu emeng kesalahan gue karena gue yang ceroboh " ucap mikha berusaha tersenyum , meski hatinya terasa sakit .
" nggak mungkin mikha , gimana mungkin lo dipecat cuma gara-gara ini ? " ucap nanda yang merasa itu tidak adil .
" iya mikha , apa alasannya ?"
" iya mikha , apa alasannya ? pak sandi keterlaluan tahu nggak , coba cctv dikafe ini nggak lagi dibenerin , pasti kita punya bukti kalo lo nggak salah " ucap sindi salah satu karyawan kafe itu juga .
" pak sandi nggak salah kok , dia bener karena hal ini menyangkut nama baik kafe ini , dan banyak karyawan mwnggantungkan nasib mereka disini , gue nggak mau karena gue mereka jadi kena imbasnya " ucap mikha menenangkan sahabatnya .
" emm , gue ngerti mikha ! tapi lo yakin baik-baik aja , terus apa rencana lo setelah ini ? "
__ADS_1
" gue baik-baik aja nan , gue belum tahu sih , mungkin bakal istirahat dulu dirumah , mungkin ntar nyari kerjaan lain kalo mau dan gue minta sama lo jangan beri tahu masalah ini sama yang lain , terutama agam , gue nggak mau nambah masalah buat dia " ucap mikha mmdengan raut wajah memohon pada nanda .
" tapi ini ada hubungannya sama agam , bahkan karena dia ! lo yakin nggak perlu kasih tahu dia ? "
" gue yakin nan , jadi gue mohon sama lo , pleass ! biar nanti gue yang cari alasan sama ayah dan ibu , sama agam juga "
" ya udah , gue janji ! tapi gue nggak janji soal sisi , secara ini kafe punya sodaranya "
" iya gue ngerti , kalo gitu gue ke mandi dulu ya , lengket badan gue ! ntar gue mau langsung pulang " ucap mikha berlalu menuju ke ruang khusus karyawan .
...****************...
Huffttt
mikha menghela nafas kasar . dia benar-benar lelah , hidupnya terasa kacau sekarang . kenapa disaat gue baru ngerasain cinta , kenapa serumit ini pikirnya .
" hei , lo ngapain pagi-pagi udah bengong aja , kenapa hem ? " ucapnya sambil mengusap kepala mikha lembut .
" agam , kok lo tahu gue disini ? "
" iya , tadi kerumah lo tapi ayah bilang lo disini , jadi gue susulin , kenapa ada masalah ? "
" emm gitu , nggak papa kok , cuma udah lama nggak kesini , jadi mumpung libur maen ! lo sendiri kenapa pagi-pagi udah disini , ada apa ? "
" gue cuma khawatir sama lo , karena kemarin lo pulang cepet dan nggak mau gue jemput , kenapa ? "
" ooh , karena gue nggak mau lo kacapekan karna mesti antar jemput gue agam ! lagian gue pulang cepet kan , jadi masih banyak angkutan "
" ya udah , tapi lo lagi nggak berusaha nyembunyiin sesuatu kan dari gue ? " tanya agam sedikit curiga karena mikha terlihat gugup sekarang .
" ng-nggak kok , nyembunyiin apa coba ! " ucap mikha gagap dia tertunduk tidak berani menatap wajah nya atas ucapan agam .
__ADS_1
agam lalu memeluk mikha erat sambil mengucapan kata yang membuat mikha tidak bisa menahan airmatanya .
" mikha , gue harap lo mau membagi beban lo karena gue bakal selalu ada buat lo ! gue mohon percaya kalo gue pasti bisa nglindungin lo dari siapapun atau apapun itu ! jadi peluk gue erat . karena gue udah jadi punya lo dan selamanya hanya milik lo "