
" Rahasia apa ? " tanya Rudy penasaran ,
begitu juga dengan manto
" Ia rahasia apa ?"
Sony pun mengerjain mereka , " ah nanti kalau Ernya tau pasti kalian akan mengatakan kalau aku yang beritahu,"
" nga swear ....nga bakalan kami omongin ko, ya kan Rud...? " ucap manto sambil melihat kearah Rudy untuk mengiyakan perkataannya
" iya, " jawab Rudy, yang sudah mulai kesal dengan Sony yang terus berbelit - belit.
" ah besok aja aku uda ngantuk " dan kemudian melemparkan tubuhnya diatas ranjang , karena jam sudah menunjukan setengah tiga subuh.
" hei....jangan coba mengerjain kami lhoo...," tarik Rudy pada kaki sony.
manto pun tidak ketinggalan " jangan coba tidur kalau belum selesain ceritamu ".
walaupun mereka sendiri sudah pada ngantuk , tapi karena rasa ingin tahu mereka akhirnya sony pun bercerita.
" aku kenal Erny itu dari pertama dia.menginjakan kaki di sekolah ini , waktu pertama melihat dia menertawaiku aku entah kenapa bagitu senang liat expresi dia. apa lagi saat dia marah liatnya menarik banget tau, walaupun sebenarnya dia nga pernah menunjukan rasa marahnya itu pada orang lho." ucap Sony. kemudian melanjutin lagi ceritanya.
" waktu itu nga sengaja , aku lihat dia ke belakang gedung perpustakaan , awalnya aku pikir dia mau ke perpus tapi ko dia jalan menujuh blakang ruang perpus ya lalu aku ikutin karena penasaran .tau - tau disana dia duduk sambil mengangkat telepon berbicara selesai itu teleponnya di tutup .dia nangis aku dengar dia tu bicara sendiri " Tuhan sampai kapan semua ini akan berlalu , aku sudah nga kuat melihat kondisi keluargaku seperti ini, kemudian dia nangis ,karena uda bel istirahat dia cepat - cepat melap air matanya lalu beranjak dari situ.karena aku liat dia uda jalan melewati perpus , aku pura pura manggil dia dan bertanya mau kmana ? tau nga apa dia jawab ? mau ke perpus tapi nga , jadi ada yang kelupaan .terus aku nanya hei kok matamu bengkak kamu habis nangis ya ? knapa ? tau apa jawabnya ? oh tadi itu ada binatang kecil usilin mataku.lalu dia tertawa . dan bukan sekali itu aja sudah beberapa kali aku lihat dia kalau dia sedih atau kesal selalu ke tempat itu meluapkan disitu .sementara aku perhatikan dia terus hebat ni anak .dari situ aku tahu kalau dia itu wanita yang rapuh tapi tidak mau menunjukan pada siapa pun.makanya aku itu selalu menjaga dia dan menganggap dia seperti adikku sendiri. gitu ceritanya." ucap Sony.
Manto dudah tertidur waktu Sony bercerita tetapi Rudy masih setia mendengar.
"Son....tau nga aku itu , nga tau mengapa begitu tergila - gila sama Ernya itu lho.." kata Rudy sambil mengangkat kepalanya untuk menengok Sony. " yah.... uda pada ketiduran dia., jadi tadi dia nga dengar ucapanku.ah syukurlah.
***********
pagi ini mereka akan melanjutkan kegiatan di alam terbuka , semua guru dan siswa telah berkumpul " dimana ke tiga orang ni , " kata Ernya sambil menengok kekiri dan kekanan.
" Ahmat ..., Ahmat....! lihat nga Sony , Manto ,dan Rudy.? " tanya Ernya
" sepertinya masih tidur, tadi aku bangunin tapi nga bangun - bangun ya aku tinggal aja soalnya aku lapar ." kata ahmat sambil tersenyum.
" ok . thanks ya , biar aku bangunin mereka ," ucap Ernya sambil melangkah menujuh kamar ketiga orang itu.
__ADS_1
"Hei...apa apaan sih kalian ini, semua orang sudah di aula menungguh. kalian masih tiduran aja , begadang sampai jam brapa kalian ni ? heyyyy......bangun nga ku siram kalian ni " ucap Ernya kesal dengan tangan memegang segelas air yang uda ada di tangannya.
" aduuu....brisik amat si..." kata manto terkejut.
" hey....knapa kau ada di sini " ucap Rudy dan Sony serempak . dan melompat turun dari ranjang yang mereka tempati.
" kalian ini semua orang uda berkumpul lho dan mungkin skarang mereka uda jalan , klamaan nungguin kalian." ujar Ernya Semakin kesal melihat tingkah ketiga orang yang berebutan masuk ke kamar mandi.
" sày....maaf , nungguin abang ntar diluar dulu ya , nanti kita brangkat bareng." ucap Rudy sambil mengajak Ernya duduk di teras depan penginapan mereka.kemudian Rudy pun masuk ke kamar dan melihat kedua temannya sudah rapih.
" eh...kalian nga mandi ya ? " tanya Rudy .
" bodoh amat ." kata Sony.
" ayooo....brangkat " kata Manto, sambil melangkah keluar dari kamar.
Sony pun menyusul langkah Manto dan mereka berdua meninggalkan kamar itu.
" Er....ayo , " ajak sony yang.melihat Ernya lagi duduk di kursi .
" aku tungguh Rudy dulu , " jawab Ernya.
sementara itu Rudy sudah selesai membersihkan tubuhnya dan menghampiri Ernya mereka pun berjalan menyusul rombongan yang sudah lebih dulu berangkat.
" kamu belum sarapan ya ?" tanya Ernya .
" nga apa ," kata Rudy , "
" nih.., makanlah ini , tadi aku uda makan " ucap Ernya sambil menyerahkan roti dan air mineral yang diambil dari dalam tasnya.
" oh....sayangku baik sekali , bikin aku tambah sayang aja , " jawab Rudy sambil merangkul pundak Ernya dengan gombalannya.
" cih....basi , lepas tanganmu jangan membuat masalah di tengah jalan mau di kroyok masa kamu? " kata Ernya sambil menurunkan tangan Rudy dari pindaknya.
"makanlah , jangan sampai kau masuk angn ," sambung Ernya.
tanpa menjawab Rudy pun segera melahap roti yang di berikan Ernya kepadanya
__ADS_1
" ah....kenyang. terima kasih sayang ku ," ucap Rudy dan menarik tangan Ernya setengah berlari mengejar rombongan yang sudah terlihat di depan mereka.
**********
Siang itu ketika semua lagi istirahat Rudy sony,manto menghampiri Ernya dan Hapza untuk mengajak menunggang kuda.
namun ketìka mereka nyampe di depan kamar itu sepi ,
" sepertinya nga ada oŕangnya , " kata manto.
" coba di ketuk pintunya , mungkin mereka lagi tidur." ucap Sony.
kemudian mantopun mengetuk tapi tidak ada balasan apa - apa .mereka berdiam sejenak menungguh kali - kali ada yang datang memberitahukan keberadaan penghuni kamar ini.
Tidak berapa lama ada seorang teman mereka lewat , " orangnya smua lagi ke hutan pinus woe..." kata teman sebelah kamar mereka.
" Kapan ? " tanya Rudy heran, karena selesai pulang jalan tadi Ernya tidak ada menceritakan apa pun.
" tadi setelah pulang jalan tadi " ucap gadis itu.
" ngapain ya ? " pada hal tadi udah pulang jalan ko , apa kurang puas mereka jalan ?" ujar Rudy yang keheranan.
"Hallo ....., hallo.....!"
" tut.....tut....tut...., nada masuk tapi ko nga diangkat ya ?" kata Sony yang kebingungan.
dengan penuh kecemasan mereka pun menyusul ke hutan pinus yang di ucap oleh gadis tadi. ketika mereka sampai di hutan yang tidak terlalu jauh dari penginapan itu mereka di kejutkan dengan sekelompok anak - anak yang tidak mereka kenal , sedang berkumpul dan sepertinya lagi tertawa senang .
" Dimana mereka ?" Rudy yang semakin kawatir.
" ia dimana ya mereka ?" balas Sony juga.
**************$$$$$***************
Bersambung
ayo ...gaes, baca ya n jang hanya liat tapi like juga dong sambil tulis komen apa aja de ...
__ADS_1
author......siap mendengar dan membalasnya👧👧👧