
sore itu ketika jam kantor sudah berakhir Ernya langsung merapikan semua berkas- yang terletak diatas meja dan segera , mengambil tasnya kemudian melangkah menujuh lif disana sudah.banyak karyawan yang antri juga untuk segara pulang kemudian tidak beraelang lama lif pun terbuka dan Ernya pun masuk dan diikuti juga oleh karyawan yang lain.ketika lif uda berhenti pintupun terbuka dan mereka berhamburan keluar , tiba - tiba mata Ernya melihat seseorang yang sangat dia kenal lagi duduk santai di sofa yang disiapkan bagi tamu untuk menunggu. dengan segera dia hendak menemui tapi dia berhenti sejenak karena tiba - tiba muncul sang bos yang menghampiri Rudy kemudian mereka berdua ngobrol dengan santainya , setelah itu sang bos pergi , Ernya berjalan menghampiri Rudy
" say...uda dari tadi ya ? " sapa Ernya dengan senyum centilnya.
" udah hampir jamuran aku nungguin kamu tau, " ucap Rudy dengan sedikit kesal.
" ya maaf abisnya kamu nga kabarin sih, makanya aku nga tau kalau mau di jemput." ucap Ernya sambil merangkul lengan rudy.
" ya uda kalau gitu kita langsung ke rumah ku aja ya ? soalnya ibu ingin ketemuan dengan kamu , " ucap Rudy sambil mereka berjalan menujuh mobil yang sedang di parkir di depan kantor Ernya.
" hah....sekarang ? harus ? " tanya Ernya.
" nga tahun depan , ya sekarang lah ." ucap Rudy sambil mencubit hidung Ernya.
" tapi aku harus pulang dulu , mandi dandan biar segar , skalian pamit sama tante aku .kasihan beliau nanti kwatir kalau aku belum nyampe rumah." jelas Ernya.
" ya terserah kamu aja asal jangan lama - lama dandannya." ucap Rudy yang sudah tau kalau wanita itu lama di dandannya.
" iya." kata Ernya.
Kemudian Rudy melajuhkan mobilnya menyusuri jalanan sam ratulangi dengan kecepatan sedang sehingga dalam waktu 25 menit mereka sudah tiba di rumah Ernya .
ketika masuk rumah tantenya lagi santai di depan TV .kemudian Ernya mempersilakan Rudy untuk duduk .
" tante ....aku mau isin ke tempat Rudy , mamanya ingin ketemuan sama aku ." ucap Ernya dengan cemas takut tantenya tidak mengisinkan.
" ada acara apa ? " tanya sang tante.
" gini tante , kebetulan ibu ingin membahas masalah kerjaan dengan Ernya." jawab Rudy dengan tenang.
" oh..., ya udah sana siap -siap , tapi jangan kemalaman pulangnya ya ? " kata tantenya.
" ita tante ." jawab Rudy.
Kemudian Ernya masuk dan bersiap - siap kemudian merekapun pamitan sama tantenya dan melajuhkan mobil meninggalkan rumah Ernya menujuh rumah Rudy.
" oh ya aku hampir lupa tadi ku lihat kau ngobrol sama pak wildan apa kau kenal juga sama beliau? " tanya Ernya.
" oh...itukan rekan bisnis papa ku ," jawab Rudy bohong.
" oooh.." ucap Ernya sambil manggut - manggut.
__ADS_1
" kira - kira ibu kamu mau ngomong aya ya ?" tanya Ernya dengan takut - takut.
" mungkin maumenyuruh kamu nikahin anaknya kali ?" jawab Rusy dengan senyum menggoda sang pacar yang lagi ketakutan.
" jangan becanda kamu, aku udah keringat dingin ni tau ," jawab Ernya sambil meremas tangan Rusy suppaya merasakan betapa dinginnya tangan dia.
" àpa kamu demam ya ? sampai keringat dingin gitu ? pada hal ini baru ketemu ibu aku aja , bagaimana kalau ketemu ayahku ? " ejek Rudy sambil tertawa dan terus menggoda Ernya.
sementara Ernya , menjadi kesal sama Rudy karena terus menggodanya tanpa ampun.
" udah cukup kalau nga aku turun aja , kalau kau terus mengganggu ku ." ucap Ernya kesal.
" hahahaaaa....cantik - cantik ko penakut ya ?" goda Rudy kembali.
" kamu nga usah takut ibu itu oragnya baik ok, kamu kan uda pernah ketemuan dengan beliau.jadi jangan terlalu parno gitu." ucap Rudy dengan tenang sambil mengelus tangan Ernya .
" gimana dengan ayahmu ?" apa nga masalah sama beliau.
" kamu jangan terlalu banyak berpikir macam - macam ya sayang ?" ucap rudy kembali.
Ernya hanya mengangguk dan diam , tidak lama kemudian mobil memasuki rumah besar yang terlihat asri dengan santainya Rusy mematikan mesin mobil kemudian turun dan berjalan ke sebelah mobil kemudian membuka pintu mobil , tapi Ernya tidak segera turun dia masih duduk dengan tegangnya,
" hm....iya , kamu kira aku ayam ya ? "jawab ernya dengan ketusnya.
akhirnya mereka berdua berjalan memasuki Rumah besar itu, "assalam mualaikum ." ucap rudy ketika membuka pintu.
" waialaikum salam" jawab seorang wanita paru baya yang saat itu lagi duduk di ruang tamu sendirian.
" sore tante...." sapa Ernya.
" eeeh....sore nia ? " jawab ibunya Rudy
" ayo.....silakan duduk , lama ya baru ketemu lagi.gimana kerjaannya ?" tanya ibu Rudy
" puji Tuhan tante , baik dan lancar ." jawab ernya sambil tersenyum lebar.
" ibu sama Er....aku tinggal sebentar ya " ucap Rudy kemudian melangkah meninggalkan kedua wanita itu.
Ernya hanya memandang kepergian Rudy sambil dak dik duk karena di tinggal berdua dengan ibunya saja.
" Nia....minggu depan ada kegiatan apa tidak ?" tanya ibunya Rudy.
__ADS_1
" oh minggu depan itu kebetulan atasan saya akan ada acara tunangan ďengan senior saya di kantoŕ jadi kami diundang semua ke acaranya dan kebetulan saya diminta dampingi calon tunangannya bu ?" ucap Ernya dengan rincinya.
" pada hal aku mau megajak kamu supaya kita bisa mengantarkan kakaknya Rudy untuk mèlamar pacarnya, tapi ya mau gimana lagi.kamu uda ada acara juga ?" "ucap ibunya egan sedikit kecewa.
" emang jam brapa bu acàranya dan dimana?" tanya Ernya.
"Di Maranu hotèl , jam 4 sore." ucap ibunya Rudy.
" lho .., bu kok sama dengan pertunangan bos saya sih jam segitu juga dan tempat yang sama,"ucap Ernya agak terkejut.
" hah.....emang siapa bos kamu ? " tanya ibunya Rudy.
" pak Wildan Aditya." jawab Ernya
" hahahaaa.....nia , apa kamu tau siapa dia ? " tanya sang ibu.
" bos saya bu ." jawab Ernya keheranan.
" jadi selama ini kamu benar tidak tau kalau wildan itu adalah anak saya ? kakaknya pacar kamu ? ya ampun nia.....apa Rudy atau wildan nga pernah menjelaskan ke kamu ya ?" ta nya ibu Rudy dengan tertawa teŕpngkal - pingkal.
Ernya begitu terkejut ďan menjadì emosi kepada rudy yang selama ini merahasiakan semuanya.
" kata Rudy Pak Widan rekan bisnis papanýa." ucapa Ernya.
" kau sudah di kerjain sama RUDY Itu." ucap ibunya sambil kembali menertawai E.rnya.
Sementara Rudy yang mendengar percakapan ibunya dengan Ernya menepuk jidatnya ." ****** aku, bakal perang lagi kita ni ," ucapnya dalam hati.kemudian denganwajah tanpa dosa dia berjalan menghampiri kedua wanita kesayangannya ìtu dengan senyum - senyum.
" ibù lagi ngobrol apa sih sampai kedengaran tawanya di kamar ? " tanya Rudy.
" keterlaluan kamu Rud...masa sampai sekarang nia itu nga tau kalau bosnya adalah kakak kamu?" ucap ibunya Rudy. sambil meninggalkan Ernya dan Rudy dan mlangkah meinggalkan mereka.
"eheheee...maaf say." ucap Ŕùdy sambil meghampiri Ernya.
"kamu ni ya , maksud kamu apa ? " tanya Ernya.
*************$$$$$**************
Brsambung
ok gais kita ketemu lagi....baca terus ya semoga meberikan hiburan bagi kalian yang lagi stay at home.💇👱
__ADS_1