Ernya

Ernya
Senang


__ADS_3

sementara di sebrang sana,


karena telepon di tutup langsung Ernya hanya tersenyum senang karena telah mendengar suara yang selama ini dia rindukan.namun tiba - tiba kembali dia terkenang kepada Ayah Rudy.


" Om , maaf kan aku tidak bisa konsisten ." ucap Ernya dalam hatinya.


segera dia beranjak dari tempat tidurnya dan membersihkan tubuhnya yang dari pulang kantor sampai waktu sudah malam dia hanya tiduran di kamarnya aja. dengan langkah yang ringan dan siulan di bibirnya dia masuk ke kamar mandi dan berendam , hingga tidak terasa dia sudah menghabiskan waktu berjam - jam di dalam kamar mandi.


Dia di kejutkan dengan bunyi dering ponselnya yang sudah berkali - kali berbunyi.dia pun bangkit dan beranjak keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kimono dan handuk yang membungkus kepalanya diapun berlari mengangkat ponselnya ketika di lihat pada layar ponsel itu nomor ponsel baru dia pun ragu - ragu untuk mengangkatnya ." Hallo "


" Say...maaf ini nomor baru aku ,"


" Oh ...kamu , maaf aku tadi lagi mandi."


" kameranya di buka dong "


ernya menjadi malu karena dia masih dengan kimono dan handukbmasih di kepalanya.


kemudian di buka kameranya.


" hai..."


" kamu mandinya kok ,malam say ?"


"Tapi kan mandi air hangat ,"


" jangan terlalu sering mandi malam lho...nga bagus untuk kesehatan."


" Iya.."


" Yang...kamu tambah kurusan ya ?" ucap Rudy yang terus menatap sang kekasih tanpa berkedip sedikit pun.


" Soalnya aku pikir kamu terus ,"


ucap Ernya dengan tanpa sadar.


" Aku juga sama selalu mikirin kamu terus ." ucap Rudy dengan senyum -senyum.


" Kamu udah makan ?" tanya Ernya.


" Udah tadi siang ," ucap Rudy dengan senyum menggoda.


" Udah malam ni kok belum makan juga yang...?" tanya Ernya dengan wajah penuh selidik.


" aku udah kenyang liatin kamu ," ucap Rudy dengan senyum bahagia.


" Ngegombal terus ya ,udah tambah centil aja kamu ya semenjak nga ada aku ," ucap Ernya dengan wajah cemberut.

__ADS_1


" Serius lho Yang, aku nga bohong." ucap Rudy.


" Maaf sudah membuat kamu sedih." ucap Ernya memelas.


' Yang...aku kangen , " ucap Rudy manja.


" tunggu aja minggu depan ntar juga kita ketemuan." ucap Ernya dengan senyuman manisnya.


" tapi ngomong - ngomong dalam rangka apa mau ke sini ?" tanya Rudy dengan penasaran.


" Kangen sama kekasih ku lah," ucap Ernya menggoda Rudy.


" Serius ..," tanya Rudy


"Ya ia dong," langsung Ernya tertawa.


" tu kan ketauan bohongnya, " ucap Rudy kesal di kerjaain terus sama Ernya.


" Nga aku ada perjalanan dinas ke kota bersama Bos aku ." ucap Ernya.


" brapa hari ?" tanya Rudy lagi ,


" dua hari," jawab Ernya


" Terus kita ketemuan kapan ?" tanya Rudy bete." jadi nanti kami belum langsung balik soalnya Bos aku ada urusan keluarga , jadi aku pulang ke rumah ku dulu .nanti kalau selesai urusan keluarganya baru kami balik bersama lagi." ucap Ernya .


" terus brapa lama dia urusannya ?" tanya Rudy lagi


" Udah menikah belum Bosnya ?" tanya Rudy penuh selidik.


" Knapa kamu cemburu ya ?" goda Ernya.


" Ya iya lah mau tua atau muda otomatis cemburu lah ," ucap Rudy cemberut.


" Hahahaaa...., anaknya rekan kerja aku tau." ucap Ernya senyum.


" Cowok apa cewek ? " tanya Rudy terus .


" mau kamu apa ?" tanya Ernya menggoda lagi .


" untung kamu jauh kalau kamu dekat sudah aku ..." Rudy tidak melanjutkan ucapannya.


" Sudah kamu apa ?" tanya Ernya sambil tersenyum.


" Sudah aku panggil penghulu ," ucap Rudy tertawa .


" Cewek anak Bos aku , anaknya sudah duluan balik kok." jelas Ernya.

__ADS_1


Dan terlihat keduanya begitu bahagia ketika sedang vidyocall.


sampai waktu sudah menunjukan pukul 2 malam mereka masih terus bercengkrama. dan karena mata Ernya sudah berat akhirnya mereka berdua pun mengakhiri percakapan dan akhirnya tertidur .


........


Pagi ini terasa begitu indah bagi Rudy berbedah dengan hari - hari kemarin.


Hari ini Rudy bangun lebih cepat dari biasanya dia ,dia terlihat sedang berolah raga di taman belakang rumahnya.


Sang ibu yang baru bangun sangat terkejut merasa heran dengan sikap anaknya di pagi ini ." ada apa dengan anak ini kok senyum sendiri ,mana bangunnya kok cepat sekali biasanya bangun siang terus ini kok tumben " ucap Sang ibu dalam hatinya. sambil berjalan ke dapur untuk menyiapkan sarapan bagi anak dan suaminya.


ketika sedang membuatkanroti dan kopi untuk Ayah.dan anak ,tiba - tiba dia di kejutkan dengan pelukan dari belakang.


" eh copot ,jantung ku ," ucap sang ibu terkejut hampir saja sendok di tangannya jatuh.


" Hallo ibu ku sayang ,yang super super baik hati .hari ini aku mau makan yang banyak biar tubuh aku nga kurusan kaya gini lagi ," ucap Rusy sambil mengukur pergelangan tangannya.


" Kamu pagi ini keliatan lain lho ndhoo.. ada apa? " tanya ibu penasaran.


" pokoknya sekarang Rudy lagi bahagia ,jadi maaf Rudy belum mau berbagi ya ?" ucap Rudy yang membuat ibunya tambah penasaran.


" Ada apan sih ,buat orangtua penasaran aja ," kata sang Ibu kesal.


" Biar aja , slamat merekah - rekah ibu ku sayang," ucap Rudy dan berlari masuk kekamarnya. untuk membersihkan tubuhnya karena dia harus bersiap ke Bengkel. dan siangnya akan ke kampus karena ada rapat senat ,kebetulan di kampusnya Rudy adalah pengurus senat .


setelah selesai mandi kemudian dia pun melangkah keluar kamar dengan celana jeans biru tua dan kaos oblong hitam polos serta ransel di pundaknya.


" slamat pagi Ayah ,slamat pagi ibu ." ucap Rudy yang langsung menarik kursi yang ada didepan Ayah ibunya kemudian duduk menikmati sarapan yang sudah di siap kan oleh sang Ibu.


" Kamu ada mimpi apa semalam Rud , tumben kok beda bangat hari ini ?" ucap Ayah yang heran dengan perilaku anak bungsunya .


" Beda apa Yah ?" tanya Rudy pura - pura.


" Udah cepat sarapan sana lalu brangkat jangan kau buat ibu marah dari tadi di tanya hanya biking penasaran orang tua aja." ucap Ibu yang sudah jengkel dengan kelakuan anak bungsunya ini.


dia kesal , " kemarin - kemarin aja seperti orang yang mau mati nga hidup juga nga. " ucap dia ke pada sang suami.


" Udah biar aja nanti juga pasti di ceritakan ,mana bisadia nyimpan sesuatu dari Ibu." kata Ayah senyum - senyum.


Sementara itu Rudy langsung makan roti bakar buatan sang ibu dan memghabiskan kopi .kemudian berdiri dan melangkah menujuh sang ibu kemudian mencium kedua pipi sang ibu .


kemudian menyalami sang Ayah dan pamit untuk berangkat.


" Awas kalau pulang tidak cerita sama ibu ,berarti ibu tidak.mau masak buat makan malammu " ancam sang ibu .


ketika mendengar ancaman sang ibu Rudy tertawa dan terus saja.melangkah pergi.

__ADS_1


...........


Bersambung


__ADS_2