Ernya

Ernya
Curhat 2


__ADS_3

setelah sampai di depan gang akhirnya Ernya dan Rudy langsung naik ke mobil dan meninggal rumah Hapza .dalam perjalanan Rudy membelokkan mobil menujuh ke tempat bengkelnya , ernya menjadi heran karena ini bukan jalan menujuh rumahnya.


" eh mau kemana kita ni ?" tanya Ernya kaget.


" kita mampir sebentar di bengkel dulu ya ? " jawab Rudy."


" emang belum kamu tutup bengkelnya ? " kata Ernya heran.


" belum , soalnya tadi si sonny lagi masih kerjain motor orang besok pagi mau diambil." ucap Rudy sambil memohon pengertian dari Ernya.


" ooo....ya uda nga apa , tapi nga lama kan ? " tanya Ernya sambil melihat jam pada ponselx.


" nga la , paling kita nyampe di sana uda kelar pasti ," ucap Rudy sambil melebarkan senyum yaang memperlihatkan lesung pipinya .


" Rud.....kapan kita tes ya ? " tanya Ernya


" minggu depan , knapa ?" tanya Rudi berbalik


" ooo.....kalau gitu aku mau ke perpustakaan pinjam buku aja dhe...." jawab Ernya.


" blajar bareng aja di tempat aku ntar ajak Hapsa juga ." kata Rudy


" ooo ...boleh juga tu ." ucap Ernya.


tidak lama kemudian mereka uda nyampe di depan bengkelnya Rudy.Rudy turun dan mendekati sony yang lagi memakai jaketnya


" udah slesai ya son...?" tanya Rudy.


" uda , aku langsung cabut ya , oya mana Ernya ? uda diantar , tanya sony heran karena tadi kata Rudy ingin jemput Ernya , tapi ko sendirian aja .


" tu .....di mobil , " jawab Rudy sambil menunjuk ke dalam mobil.


sonny langsung mendekat ke mobil dan


" knapa nga turun ? "tanya sonny .


" nga ah , aku nunggu d sini aja ." kata Ernya sambil memperhatikan wajah Sonny yang sedang memperhatikannya.


" Er....! besok sekolah lho....," kata sonny yang pandangannya tak lepas dari Ernya.


" iya uda tau , bawah gitar ya ? kita kumpul di ruang Osis , " ucap Ernya dengan senyum centilnya.


"ok.tapi ngomong - ngomong malam ini kamu cantik kali." jawab Sonny terkagum kagum dengan penampilan Erny .


" kamu orang ke 2 yang mengatakannya , " kata Erny sambil tertawa.

__ADS_1


hahahaaaa.....dasar kamu ni , uda ah aku cabut ya .hati - hati ya di jalan ." kata Sonny sambil menstater motornya dan meninggalkan Ernya.


nga lama Rudy uda menutup bengkelnya dan membersihkan tangannya sebelum dia naik duduk di blakang kemudi tapi tidak menghidupkan mobilnya malah hanya diam sambil memandang ke depan . sambil menarik nafasnya


" Er......aku boleh nga ngomong sesuatu ," tanya Rudy


" boleh aja , ngomong apa si ?" tanya Ernya.


" kamu tau , cuma pura - pura nga tau ujar Rudy , sambil menarik nafas panjang seperti orang yang memikul beban .


" apa karena perbedaan keyakinan kita , sampai sudah dua tahun ni kau nga mau memberikan kesempatan untuk aku , pada hal kau tau bahwa bagi aku itu bukan masalah kan bagi aku . jelas Rudy.


" tapi bagaimana keluargamu , tante ku...., aku tidak ingin nanti di kemudian hari kita malah harus berakhir dengan kekecewaan yang lebih dalam lagi. " kata Erny dengan raut wajah yang sedih


" Er.....kita jalani aja karena hidup ini tidak ada yang tau, jodoh itu di tangan Tuhan ." kata Rudy.


" tapi kamu benar - benar serius ni , mau kita halani hubungan ini, maaf lho...aku itu nga mau diduakan." jawab Ernya sambil memandang Rudy dengan tatapan serius .


" aku juga nga mau , kalau diduakan juga." jawab Rudy dengan wajah yang tegas.


" ya uda , ntar aku mikir mikir dulu pokoknya nanti slesai tes aku berikan kepastian.skarang kita pulang yu udah malam ni nga enak aku sama tanteku." ajak Ernya kepada Rudy supaya mengantarnya pulang sekarang.


sambil menarik nafas " himmm.....nunggu lagi , apa kurang cukup dua tahun ini ya ? nasib - nasib.ujar Rudy sambil menggelengkan kepala, dan menghidupkan mobilnya kemudian mengantar Ernya pulang.selama perjalanan mereka berdua hanya diam tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibir mulut mereka berdua.sampai akhirnya mobil berhenti didepan rumah Ernya .


" aku tetap setia menunggu sampai kapan pun " ucap Rudy dan melepas tangannya.


Erny memandang Rudy dan hanya tersenyum manis kepadanya .


" buktikan itu ya ," jawab Ernya dan berlalu pergi meninggalkan Rudy.


setelah Ernya masuk rumah rudy pun melanjutkan perjalanannya pulang ke rumahnya.


*****


pagi ini terlihat kesibukan di dapur Ernya dan tantenya lagi sibuk menyiapkan sarapan dan sekalian untuk makan siang mereka karena itu sudah menjadi rutinitasnya mereka setiap harinya. sesudah itu mereka bersiap - siap untuk menjalani aktifitas .


" nia.....duit jajannya di tempat biasa , " kata tante nya sebelum brangkat kerja .


sementara Ernya masih terlihat bersiap- siap menyetrika seragamnya.setelah itu dia menganti baju dengan seragam yang tadi uda di strika dan mengunci pintu serta berangkat sekolah.


tiba di sekolah terlihat sudah banyak murid -murod yang berlalu lalang.


" wauuu.....mana hapza ya ,ko belum keliatan juga janjinya cepat datangnya." ujar erny pada dirinya sendiri sambil matanya tedus mencari cari temannya itu.tiba - tiba muncul teman sekelasnya .


" haa...., cepat sekali datang er....., tumben belum keliatan teman - teman yang lainnya ?" tanya Satuma.

__ADS_1


" sepertinya baru kita berdua , yu ke kantin aja kita , "ajak Ernya.


tanpa berbasa - basi mereka berdua menujuh ke kantin hanya untuk mengecek teman mereka.tapi rupanya sudah banya siswa kelas sembilan tapi bukan anak kelas mereka .akhirnya mereka berdua beranjak menujuh kelas mereka. kebetulan kelas merka berada dilantai dua .dan pada saat bereka menaiki tangga tiba- tiba ,


"Ernya , Satuma , tungguh " mereka berdua pun berpaling ke arah suara yang memanggil


" baru datang ? "tanya Erny


"iya ,sorry tadi aku ngantar cia dulu," kata Hapza .


" nga apa , kata Satuma.


mereka pun berjalan memasuki kelas tapi rupanya kelas masih sepi.


Satuma berjalan menujuh keluar dari kelas dan hendak pergi


"Sat... ! mau kemana ? " tanya Hapza .


" ke kelas sebelah ." jawab Satuma dan melangkah pergi.


sekarang tinggal Ernya dan Hapza berdua


" gimana ? semalam jam brapa nyampe rumah ? " tanya Hapza.


" sekitar jam sepuluh ," jawab Ernya


" kmana aja ? " tanya Hapza .


" mampi nutup bengkelnya ." jawab Ernya


" terus....." tanya Hapza , ingin tahu .


" curhatan bentar lalu , lalu pulang ." jawab Ernya.


"Hapza......! kalau aku pacaran sama Rudy ada yang marah atau sakit hati nga ya ?" tanya Ernya.


" ya ....pasti ada la , tapi kan bukan salah kamu juga itu kan masalah hati, kalau Rudy nya suka cuma sama kamu kan bukan salah kamu juga ko, kecuali kalau dia masih status pacar orang ." kata Hapza.


" ya uda , liat aja nanti ." sahut Ernya dan berjalan ke depan sambil mendengungkan lagu.....


**************$$$$***************


bersambung


hai .....gaies, penasaran kisah selanjutnya , ikutin terus ya " Ernya.

__ADS_1


__ADS_2