
Sabtu pagi Ernya terlihat sudah berdandan dengan rapi .
" Mau kemana kamu Er...? " tanya tante sien.
" Mau ke tempat Hapza tant ," jawab Ernya.
" Emang ada acara apa ?" tanya tantenya lagi.
" Mau fitting baju , kan dua .minggu lagi menikah Hapzanya." kata Ernya.
" ooo....ya udah hati - hati di jalan , tante ntar mau liat rumah di sungguminasa mungkin tante nginap , kamu nga apa kan sendirian ?" tanya tantenya.
" nga lah tant , tapi sebentar saya ada acara pertunangan bos ku tant, aku ijin ya ? " kata Ernya.
" ya udah, yang penting sebelum brangkat matiin lampu, perhatikan konfor dan cabut colokan ya ? "ucap tante sien.
" Beres tant, makasih." jawab Ernya .
Kemudian diapun berangkat menujuh rumah Hapza .Dalam perjalanan telponnya berdering.
ERNYA
"Hallo ! "
RUDY
" Hallo sayang , kamu dimana ? "
ERNYA
"Aku lagi nunggu angkot ,mau ke tempat Hapza."
RUDY
" Kok nga kabarin aku,"
ERNYA
"Kamu kan lagi sibuk, lagian aku cuma mau fitting baju kok."
RUDY
" Terus jam brapa pulangnya ? "
ERNYA
" Ntar aja kok, kan cuma Tinggal aku dan adiknya Hapza yang baru datang dari jogya."
RUDY
" Ya udah dimana butiknya biar aku antar aja ,"
ERNYA
__ADS_1
"Kamu apa nga ada kerjaan di situ ?"
RUDY
" nga ada , cuma nanti aku mau jemput Sony tapi siang."
ERNYA
"Kalau gitu kamu nyusul ke rumah Hapza aja, soalnya aku udah diangkot sekarang ,"
RUDY
"Ok .tunggu sampai aku datang ya ,skarang aku otw."
Kemudian Ernya pun mematikan ponselnya dan memasukan kedalam tas slempangnya.dan akhirnya dia turun dari angkot dan berjalan menyusuri gang kecil yang menujuh rumah Hapza.tidak berapa lama kemudian dia sudah tiba di depan rumah Hapza dan terlihat pintu.rumah tertutup kemudian dia mengetuk pintu tidak berapa lama keluar seorang gadis cantik yang wajahnya nga terlalu beda jauh dengan Hapza sahabatnya.
" Hai kak Er...., apa kabar ?" ucap Icha sambil menyalami Ernya.
" Hai ...cantik kabar baik, ih kamu makin cantik aja ya ?" ucap Ernya yang begitu kagum dengan perubahan Icha.
" Ah kaka ada - ada aja, Icha jadi malu lagi ," ucap Icha tersipu - sipu malu.
" Kamu kapan nyampenya ?" tanya Ernya.
" Semalam kak , " jawab Icha. sambil mempersilakan Ernya untuk masuk dan duduk.
" Tunggu sebentar kak Icha panggil kak Hapza ya ,skalian Icha siap - siap dulu." ucap Icha dan kebelakang memanggil kakaknya .
"Kamu uda datang Er, cepat sekali ." ucap Hapza mengagetkan Ernya.
" Mikir apaan non ? sampai kaget gitu , " ejek Hapza.
" Nga la, cuma kamu tu sukanya ngagetin orang aja ." jawab Ernya dengan senyum .
" Tunggu bentar ya si Icha udah dari tadi ku bilangin cepat siap-siap tapi dasar anaknya lelet." ucap Hapza agak kesal .
" nyantai aja kali..., si Rudy juga belum nyampe kok , katanya dia yang mau ngantarin." ucap Ernya dengan membuka tasnya dan mengeluarkan ponselnya.
" Oh syukurlah ada yang mau ngantar ," ucap Hapza sambil tertawa.
" Ntar aku coba hubungi dulu udah dimana skarang orangnya." ucap Ernya.
"Tut....tut....tut....nomor yang anda tujuh sedang di luar jangkauan."
"Ih pada kemana dia , kok ponselnya nga bisa di hubungi si ," ucap Ernya agak kesal.
" sabar , kalau dia nga bisa ngantar juga nga apa kali orang cuma dekat aja kok butiknya." ucap Hapza tenang.
" Tadi dia sendiri yang ngotot mau ngantar , ntar kalau di tinggalin ngambek lagi." ucap Ernya kesal .
Tiba - tiba pintu di ketuk dari luar dan berdiri seorang pria dengan celana pendek sebatas lutut dan kaos hitam pres body ,
" Assalam mualaikum...." ucap pria itu.
__ADS_1
" walaikum salam " jawab Hapza dan Ernya serempak.
" Kok lama banget si ?" ucap Ernya kepada pria itu yang tak lain adalah Rudy.
" Sorry , aku tadi mampir sebentar ke bengkel ." ucap Rudy sambil berjalan dan duduk disamping Ernya.
" Udah siap , ayo kita brangkat ?" kara Rudy dengan santainya.
" ayo lah ,aku panggil Icha dulu." kata Hapza.
kemudian mereka pun berangkat setelah pamitan kepada kedua orang tua Hapza dan Icha.
ketika sampai di butik Ernya dan Icha rupanya sudah ditunggu sehingga mereka tidak perlu menunggu lama untuk mengukur badan .kemudian setelah selesai mereka tidak langsung pulang tetapi rRudy mengajak mereka untuk menikmati coto makasar di dekat pelabuhan kapal .
" Kok ramai banget ya ? " tanya Ernya .
" Yah...,kau ni say, seperti belum pernah aja kesini ?" ucap Rudy sambil melirik sang kekasih.
" Kamu nga puasa ya ? " tanya Ernya melihat kearah Rudy dan kemudian ke arah Hapza dan Icha." kalian juga nga puasa ya ?" ucap Ernya .
"Kami lagi berhalangan" jawab Icha.
" Rud...! apa kamu juga berhalangan ? " tanya Ernya sambil melotot.
" Hehe....Aku kesiangan tadi ," ucap Rudy dengan senyum - senyum .
" Kebiasaan kamu " ucap Ernya kesal
"kita bungkus aja , nga enak makan di sini apa kata orang nanti kalau liat kalian makan didini pagi - pagi." ucap Ernya .
Akhirnya Rudy pun turun dan memesan coto 4 porsi di bungkus dan setelah menunggu cukup lama akhirnya pesanannya siap dan kemudian dia membayar dan kembali ke mobil kemudian memberikan coto kepada Ernya dan dia melajukan mobilnya mengantar Hapza dan Icha pulang setelah itu dia mengantar Sang kekasih tapi di tengah perjalanan dia memutar arah menujuh ke bengkelnya.
" lho kenapa malah kamu jalan kesini ?" tanya Ernya.
" Kita makan dulu aku lapar sayang ?" jawab Rudy cuek pura - pura tidak melihat sang pacar.
" Modus ya ?" ucap Ernya curiga.
" Modus apaan ? kamu ni pikir yang negatif aja sama kekasih sendiri ?" jawab Rudy senyum - senyum melihat tingkah sang pacar yang mencurigainya.
" ya udah terserah kamu aja lah , " ucap Ernya pasrah aja karena tidak ingin berdebat dengan sang kekasih.
"Say, selesai makan kita jemput Rudy ya ?" ajak Rudy.
" Aku mau istirahat dikit dulu ,ntar juga mau ke acara kak Wildan , apa kamu lupa ya ? " tanya Ernya.
" Ngak lah ,kan acaranya jam 5 lagian nga ada tamu cuma keluarga aja ."ucap Rudy santai .
kemudian mereka sudah tiba di bengkel dan rudy turun dan membuka pintu ruangannyq dan Ernya menyusul dari belakang sambil menjinjing tas makanan yang tadi di beli rudy kemudian Ernya mengambil piring dan mangkok kemudian menyajikan coto dan menuangkan air minum di cangkir untuk mereka berdua dan mereka pun menyantap coto dengan lahapnya.
" sepertinya kita sudah bisa membangun rumah tangga yang bahagia ni " kata Rudy sambil menggoda Ernya.
" Kuliah aja belum selesai otoknya mikir rumah tangga, kira enak apa rumah tangga itu, di tambah lagi restu aja belum didapat ," kata Ernya Sinis.
__ADS_1
......................................................................
Bersambung