Ernya

Ernya
Telepon Dari Sony.


__ADS_3

Akhirnya mereka pun berangkat menujuh ke tempat berbuka puasa bersama.20 menit kemudian akhirnya mereka tiba dan acara buka bersama pun dimulai dengan mendengarkan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustat setelah itu doa bersama kemudian mereka pun berbuka terlihat wajah - wajah sukacita terpancar sore itu.setelah selesai berbuka sebelum mereka bubar tak lupa Rudy membagikan THR kepada karyawannya .dan sesudah itu merekapun bubar dalam restoran itu hanya tinggal.Rudy dan Ernya .


" Sayang mari kita menemui kak Wildan sebentar ," ajak Rudy


" baik lah," ucap Ernya dan mereka pun pergi menujuh ruangan wildan yang terletak di lantai dua.


" Hallo kak, makasih ya ?" ucap Rudy kepada saat membuka pintu ruangan sang kakak.


" santai boy." ucap sang kakak.


" Kak Silfi mana kak ? " tanya Ernya , melihat kekanan dan kekiri.


" Lagi di kamar mandi ," jawab Wildan santai.


" uda malam kak ,aku mau ngantar Ernya balik dulu ya ?"kata Rudy.


" ok hati - hati di jalan." ucap Wildan.


" Salam aja buat kak Silfi ya kak?" sambung Ernya .dan Widan mengangkat jempolnya .


Akhirnya mereka kembali ke bengkel lebih dulu mengantar kedua karyawan yang tinggal di Bengkel .sebelum pulang Rudy mengajak Ernya untuk tungguh sebentar dia ingin mengganti kostumnya.kemudian mereka berduapun turun dan Rudy membuka ruangan kerjanya kemudian pergi menggantikan kostumnya dengan kaos oblong kesukaannya.


" kamu masih mau santai dulu ya ?" tanya Rudy mengagetkan Ernya yang duduk bersandar di sofa sambil memejamkan mata.


" eh udah ya ? kalau gitu ayo kita jalan ," ucap Ernya berdiri dan merapikan pakaiannya.


" duduk dikit dulu,masih juga jam brapa ni ? " ucap Rudy sambil melihat jam di tangannya.


dan menarik tangan Ernya agar duduk. kembali.


" Sayang, aku selesai lebaran ada praktikum sebulan ke desa - desa.jadi mungkin aku pulangnya seminggu sekali ," ucap Rudy sambil menyandarkan kepalanya di pundak Ernya.


" Emang jauh ya tempatnya ? " tanya Ernya.


" iya .aku tempatnya jauh dan terpencil ." jawab Rudy.


" ya udah nga apa , asal jangan macam - macam disana ya ?" ucap Ernya sambil menutup mulutnya karena terkejut sendiri dengan ucapan yang keluar dari mulutnya spontan.


" hahahahaaa.....nga bakalan saayang." jawab Rudy senang.


" Kamu itu yang harus aku ingatin , jangan main màta dengan cowok lain selain aku ya ?" ucap Rudy menyamping dan mencubit hidung sang kekasih.


" ah....sakit lepasin , " ucap Ernya sambil menarik tangan Rudy.


Rudy melepas tangannya tapi dengan segera malah mencium bibir Ernya sehingga Ernya terkejut dan hanya diam saja, Rudy yang menyadari tidak ada perlawanan dari sang kekasih terus melancarkan aksinya dia terus ******* bibir Ernya seperti permen sampai akhirnya Ernya mendorong tubuhnya karena kehabisan nafas.


" kau ini bisa ****** aku kalau seperti ini ," ucap Ernya pura -pura kesal tapi sebenarnya dia juga menikmati ciuman itu.


Rudy hanya senyum - senyum nakal karena dia tahu bahwa gadis didepannya ini.juga menikmati ciuman.yang dia lancarkan tadi.

__ADS_1


" tapi kamu diam saja , itu berarti kamu juga suka kan ? " goda Rudy.


" ayo antar aku pulang deh kalau nga bisa habis aku di kerjaain kamu." ucap Ernya menutupi rasa malunya.


" baiklah kalau begitu tuan putri ,tapi tolong cium dulu baru aku beranjak." goda Rudy lagi.


" jangan macam - macam kamu yang , " kata Ernya .


" Benar, cium dulu , " ucap Rudy dambil myemajukan wajahnya.


" kan tadi udah kan ?" cupa Ernya.


" Lho....tadi itu aku yang cium skarang giliran kamu dong," ucap Rudy dengan memainkan matanya.


" ya uda sini pipi kamu, uda malam biar cepat pulang." kata Ernya.


gitu dong."sambil memajukan wajahnya


Ernya dengan memajukan wajahnya sabil menutup matanya segera akan mencium pipi Rudy, tetapi dengan segera rudy berbalik menceplok bibir Ernya tapi karena Ernya mencoba melepaskan ciuman Rudy pun memegang kepala ernya sampai ernya tidak dapat melepaskan ciuman itu akhirnya mereka berdua asik berciuman,tangan Rudy yang tadinya memegang leher Ernya kini sudah mulai berjalan menyusuri tubuh Ernya .kemudian dia membalikkan posisi Ernya yang dibawah dan ketika ciumannya mulai turun ke arah leher kesadaran ernya pun kembali dan langsung mendorong tubuh rudy yang diatasnya.


" ah.....curang kamu," ucap Ernya dan merapikan bajunya kemudian berdiri menjauh dari Rudy. " kalau kau nga bisa ngendaliin dirimu aku nga mau ikut kamu ke sini lagi." bisa habis aku dimakan sama.kamu.lalu.berjalan keluar.


" sayang....kita kan uda dewasa apa salahnya sih," ucap Rudy sambil meraih kunci mobil dan menutup ruangannya.


" cari aja perempuan lain yang mau kau gituin aku nga ?" jawab Ernya Emosi.


" maaf aku cuma sengaja , kok.dimasukin hari sih? nanti cepat tua lho....," ucap Rudy bergurau.


Rudy pun masuk dan menghidupkan mobil kemudian mereka pun meninggalkan bengkel.


Di perjalanan mereka berdua nga ada yang bicara sampai mobil berhenti pun ernya tidak berucap sepatah katapun.dia turun dan langsung menutup pintu dan masuk ke rumahnya. Rudy hanya memandang dan tersenyum sendiri karena melihat tingkah ernya yang baginya begitu menggemaskan.


setelah ernya sudah masuk rumah barulah dia melajukan mobilnya.


Sementara itu Ernya sudah selesai membersihkan dirinya dan lagi duduk santai di ruang tamu menonton TV. seketia dia di kejutkan dengan sùara ponseĺnya


kreiii....kreiii...kreiii...."


" Hallo..."


" Er.....apa kbr mu kawan ? " ucap Sony.


" Sony.....aku kangen , knapa kamu nga pernah lagi hubungi aku, uda dapat pacar baru ya ?" tanya Ernya


" Er...kameranya di buka ,tu ada Hapza juga tu,ucap Sony.


Segera Ernya mengaktifkan kameranya dan terlihat Hapza dengan senyum hasnya.


" za....maaf aku belum bisa ke tempatmu , nanti hari minggu ya ?" ucap Ernya.

__ADS_1


" mana Rudy ? kok nga nongol ," tanya Hapza.


" ntar baru nyampe rumah katanya ," ucap Sony.


" Dari mana dia ? " tanya Hapza.


" katanya baru pulang buka puasa bersama dengan anak buahnya." ucap Sony.


" kamu nga ikut Er.....?" tanya Hapza.


" ikut tadi , " jawab Ernya dengan cueknya.


" Son.....pasti terjadi sesuatu ni sampai terdengar bete gini,hahaha...!" ucap Hapza menggoda.


" Tenang ca....kita akan minta penjelasan dari pacaarnya.hihihiiii.....!" ucap Sony tertawa.


" Kalian tertawa apa kawan ?" tanya Rudy yang mulai bergabung.


" Ca....panjang umur orangnya ,sekarang kau harus jelasin , kenapa Pacarmu bete ha ?


" ooo...itu pasti lagi datang bulan tu," ucap Rudy dan mereka semuapun tertawa.sementara Ernya hanya tersenyum sinis.


" Er....emang kau lagi datang bulan ya ? "tanya Ernya.


" Jangan di percaya sama dia , bohong itu." ucap Ernya.


" Rud.....kamu ngapain dia ? " tanya Sony .


"Sayang ....boleh ya kasih tau ya ," kata Rudy kepadaErnya.


"Kasi tau aja,nga usa nañya -nanya , " ucap Hapza.


Sony dan Hapsa terus memaksa agar Rudy dan Enya berbagi cerita akhirnya Rudy menceritakan kepada kedua sahabatnýa.dan mèrekapun tertawa sementara Ernya hanya tersipuh malu.


" Kita uda dewasa lho Er , nga apa kali ,"ucap sony membéla Rudy.


" enak aja kalian." jawab Ernyà kesal.


" ya tentu enak sayang ," ucap Rudy menggoda .


" uda nga usa bertengkar , aku mau kabarin kalau sabtu ini aku mau ke situ.sampai selesai pernikahan Hapza baru aku balik ." ucap Sony .


Dan mereka pun berteriak serempak " apa ? benarkah ? "


Dan Sonypun mengangguk.


......... ...............................................................


BERSAMBUNG

__ADS_1


OK , gaes sampai disini dulu ya ? gimana menurut kamu ceritanya.


jangan lupa tinggalin komen n kalau suka silakan di like ya.👧👧


__ADS_2