
karena kesal omongannya tidak di tanggapi akhirnya Rudy beranjak dan berjalan meninggalkan Ernya sambil berucap
" kalau mau buku ini , ikut aku ."
" kemana ?" tanya Ernya sambil berdiri dan mengejar Rudi.
Dia sebenarnya nga mau membalas ucapan Rudy karena nanti akan berbuntut panjang dengan lelaki yang dia kagumi itu .
" ikut ke ruang Osis , aku tunggu di sana ." kata Rudy.
Dan Ernya hanya berjalan dari belakang sambil bersiul - siul walaupun dia lagi kesal dengan sikap Rudy,
tak lama kemudian terlihat dari lorong kantin Hapza dan sony lagi berjalan ke arahnya.
"Haiiii..... ceweh , hai...cowok pada mau kemana ? " tanya Ernya dengan wajah cerianya
" nyari elo...., " ucap Hapza dan Sony serempak.
" chiee.....chie....kompak amat, amat aja nga bisa kompak seperti itu , kalian berdua keren .ucap Ernya sambil mengangkat jempolnya.
" kau ni menghilang nga ada stomnya " ujar Sony kesal.
" knapa tadi nga ngomong si , Er ...kalau mau keperpus , kan kami nga kebingungan tadi kalau nga ketemu kami uda berniat ke rumahmu tau...., "sahut Habza.
" ya uda , kita skarang uda ketemu kan? ayo....kita ke ruang Osis, di suruh ke sana sama bosi. buku aku juga dibawah sama dia juga ." ucap Ernya sambil menggandeng tangan Hapza .
" tadi itu aku pikir kamu kesal melihat Rudy sama perempuan gleter tu, " bisik Hapza, dikuping Ernya.
" ngapain juga , " kata Ernya. kemudian lanjutnya
" uda nga kerjaan lain kali , nanggapin hal seperti itu, buang - buang energi. " ucap Ernya sinis seketika.
" heheheèee...ada yang cemburu ni...., nga usa malu - malu mengakuinya aku ni bukan sony atau yang lain, aku masih Hapza yang sama." ucap Hapza sambil mencolek temannya itu.dan mereka berdua tertawa.
tiba - tiba terdengar dari ruang informasi
seluruh siswa kelas tiga ,skarang juga berkumpul di ruang aula .
__ADS_1
" ya .....turun lagi " jawab Erny.
akhirnya mereka tidak jadi ke ruang Osis , dan melangkah menujuh aula.
" rupanya kita acara perpisahan kali ini di puncak ya, mana 2 hari lagi ." kata Sony.
" masa si..., aduuu syukurlah aku bisa .menunggang kuda lagi dong." ucap Ernya senang sekali. karena memang dia hobby menunggang kuda,
" tapi Er pulang dari puncak seninnya kita tes lho...ucap Hapza, mengingatkan
" ooo iya ya.....," ujar Ernya sambil nepuk jidatnya.
" Ernya....., selesai ni jangan pulang dulu ada rapat Osis." ujar manto.
" siap komandan " jawab Ernya dengan sikap hormat, membuat manto tertawa
ha...ha..ha...semua orang pada melihat kepada mereka, termaksut Kepsek yang pada saat iitu berpapasan ikutan melihat dan tertawa melihat sikap mereka.
*********
" manto .....! kalau uda selesai langsung aja ke ruang osis ya tolong informasikan kepada yang lainnya." ujar Rudy.
" uda ni , sudah bubar , kami segera ke ruang osis sekarang." jawab manto.
tidak lama kemudian semua pengurus osis sudah pada kumpul dan rapatnya sudah mulai .
Ernya sedang memandang kedepan tapi perhatiannya tidak disana . dia lagi berpikir tentang kejadian tadi pagi....
apa bènar mereka sudah tidak ada hubungan lagi.tapi mengapa mereka ngobrol berdua aja .ada apa ya ? ernya...ada apa denganmu ...cukup mengaguminya aja , jangan lebih.....laki -laki jangan dipercaya .
" Er..., Er....,Ernya.....! " panggil sony sambil melempar pena,
"knapa ?" tanya Ernya
" tu.....ditanya sono ,ngelamun aja ." jawab sony kesal soalnya bererapa kali di panggil nga dengar - dengar.
ernya yang sadar lagi di plototin sama bosy measa malu dan pura - pura menggaruk tangannya yang tidak gatal itu .sambil berucap
__ADS_1
" maaf ..." kemudian memperhatikan Rudy yang lagi menjelaskan pembagian tugas bagi mereka .
akhirnya selesai rapat .semua pada bubar .karena sudah siang Ernya cepat cepat bergegas dan keluar sari ruangan hemdak pulang .
"Er...! bukunya nga mau diambil ya ?" tanya Rudy.
" mau la, mana sini ...." sambil menjulurkan tangannya.
tapi bukan buku yang di beri malahan tangannya ditarik sama Rudy.
" jangan buat aku tambah kesal ya " ucap Rudy.
" ada apa lagi si ...." tanya Ernya.
" ada yang aku mau omongin " jawab Rudy.
" jangan skarang ya ? besok aja ya , uda siang aku mau pulang dulu. " kata Ernya sambil memohon.
" ya uda sini aku antar ," balas Rudy.
" ooo...nga usa , aku pulang sendiri aja " kata Ernya sambil berlalu meninggalkan Rudy.
Erny berjalan dengan langkah seribu , sementara Rudy hanya memperhatikannya dari belakang.
sesampainya di depan gerbang sekolah rupanya sony sedang menunggu Ernya .
" sini aku antar pulang ," kata sony
" nga apa , " tanya Ernya.
" udah skarang naik ." kata sony.
dengan segera Ernya naik , dan Sony langsung menjalankan motornya .tanpa disadari Rudy menjadi kesal melihat mereka berdua*..
**********($$$$/************
bersambung..
__ADS_1