Fantasiku Menjadi Kenyataan

Fantasiku Menjadi Kenyataan
Chapter 1 Awal mula


__ADS_3

Aku adalah seorang siswa di sekolah xxx, aku adalah orang yang suka membaca novel ataupun komik, meskipun begitu aku termasuk orang pintar. Aku selalu mendapatkan peringkat satu di sekolah, ketika membaca sebuah komik rasanya ingin saja menjadi sepertinya menjadi karakter utama dan punya kekuatan super, makanya aku sering berolahraga dan berlatih beladiri di tempatku



Hari-hari membosankan terus berlanjut "bangun tidur, sekolah, berolahraga, mengulang mata pelajaran, baca komik atau novel lalu tidur, hanya saat membaca komik hariku terasa menyenangkan" ungkapnya. Dan lagi aku tinggal di dunia yang sudah kacau dalam segala hal terutama moral. Dimana setiap orang hanya mementingkan diri sendiri, dan para penguasa yang tidak peduli. Aku benar-benar tidak mengerti pemikiran orang dewasa, makanya aku benci dengan orang orang yang bertingkah seperti itu, walaupun aku tidak sempurna dan banyak kekurangan. Yah kau tahu aku tidak bermaksud menghakimi orang orang seperti itu.



Guru beladiriku menasihatiku "jangan membenci mereka, karena tidak semuanya seperti itu kok hanya 80% saja yang seperti itu, hahaha",,, dan aku orang yang memasang wajah melongo bilang "ok" (-_-')



Oh iya, namaku Rio Budiman, panggil saja Rio aku tinggal bersama keluargaku dan aku mempunyai seroang adik laki laki bernama Rehan Budiman, umurnya cuma selisih 2 tahun denganku, keluargaku terbilang cukup sederhana, aku masih berada di jenjang SMP kelas 2, aku terbilang cukup tampan? Haha. Yah beberapa orang juga bilang aku cukup tampan terutama ayah dan ibuku haha.



Meskipun mendapatkan juara satu, aku tidak cukup populer karena dinginnya tatapanku dan aku juga jarang bersosialisasi. Kutu buku? Orang misterius? Terserah kalian mau bilang apa. Aku bersikap pasif karena tidak mau mencari masalah, itu yang kuharapkan, entah kenapa jiwa kepahlawananku selalu muncul haha, setiap ada orang yang ng bully selalu ingin menyelamatkan meski yang diselamatkan juga ketakutan saat melihatku.,,


"tinggi? Tidak, tinggiku rata-rata, perawakanku juga biasa",,, Dan entah kenapa pembully-pembully yang kalah itu tidak pernah melawan balik, yaa, kau tau seperti dikomik membawa teman yang lebih banyak untuk melawan si tokoh utama.



"sudah cukup perkenalannya sampai mana tadi?" ucapnya,,, oh iya hari-hari membosankan terus berlanjut, dan semua berubah,,,



Saat itu kelas Rio mengadakan kemping di hutan, seperti kemping pada umumnya, tidak terasa perlahan-lahan matahari sudah mau tenggelam, menandakan hari mulai malam.,,

__ADS_1



"ini melelahkan" ucap salah satu anggota, "kau benar" jawab salah satu anggota,, Rio yang sedang sedang melihat mereka berbicara tiba tiba ada yang mengagetkan Rio dari belakang dan menawarinya minuman,,


"nih" ucapnya sambil memberikan minuman itu,,,, Rio menjawab "njrr kaget, siapa ya??"


"hah, kau ini, aku murid pindahan baru yang duduk di sebelahmu, kau ini nolep ya?" ucap orang itu


"iya, iya terserah kau saja, jadi siapa?" kata Rio


"mmmhmp, yang benar saja, aku Rina kau ini tidak pernah melihat sekitar ya?? Ucap Rina,,


Rio mengambil minumannya"terima kasih ya" lalu pergi,,


"Eh, eeh" Rina berteriak,, lalu dalam hati Rina "siapa sih namanya, hmmp tidak ada yang pernah mengabaikanku sebelumnya, awas ya"




Orang misterius satu"hey akan ada manusia yang layak menjadi pewaris yang kosong itu"


Orang misterius dua "tidak mungkin, selama ini darah kita tidak cocok untuk manusia, ya kau tau seperti biasa mereka akan mati"


Orang misterius satu "tapi ini berbeda loh, menurut ramalan 'si tua itu' dia akan jadi pewaris"


Orang misterius tiga "aku tidak setuju, selama ini pewaris hanya ada di ras kita, dan harus dari ras kita!" dengan nada marah

__ADS_1


Orang misterius dua "hey hey tenanglah, kau memang benar, selama ini yang di beri darah kita, hanya untuk jadi budak saja, dan itupun semuanya mati dan berakhir di perut kita haha, ini mau jadi pewaris? Jangan bercanda" dengan nada meremehkan


Orang misterius empat "ya mau bagaimana lagi, kita hanya bisa bertaruh, karena sudah lama tahta itu kosong, ras kita semakin menurun tidak ada yang bisa menyelesaikan ujian itu"


Orang misterius satu "haaah, dengan nada lembut, kita tidak punya pilihan lain?"


Orang misterius tiga "aku tetap tidak setuju" dengan nada marah lalu pergi dari perkumpulan itu, dalam hatinya bergumam "akan kubunuh manusia itu"


Orang misterius lima "geez geez geez orang sentimental seperti biasa, aku takut dia akan membunuh manusia itu, haha"


Orang misterius dua "meskipun aku tidak setuju, tapi kita tidak punya pilihan lain"


Orang misterius satu "jadi, mau bagaimana?


Orang misterius enam "hahaha, kita lihat saja kemampuannya apakah manusia itu bisa bertahan 5 menit dengan si pemarah itu"


Orang misterius lima "geez geez geez aku takut dia akan mati duluan, haha"


Orang misterius satu "belum tentu, mungkin saja dia bisa bertahan, jadi kita akan melakukan percobaannya jika manusia itu bisa bertahan, bagaimana?


Beberapa orang misterius menjawab "ya"


Orang misterius dua "terserah"


Dalam hati orang misterius satu "ini akan menarik, hahaha"


__ADS_1


__ADS_2