
Rio berlari ke arah samping untuk membuat strategi, tapi sepertinya si penyerang sudah mau menyusul dan mengetahui lokasi Rio dengan sangat tepat dan cepat. "ternyata benar dia mengincarku" ucap Rio merasa tenang "tch, kok dia bisa langsung tau tempatku berada" ucap Rio sambil merasakan niat membunuh yang besar kepadanya
"Kalau begini, sembunyi juga tidak berguna" ucap Rio sedikit kesal.
Lalu penyerang itu sudah ada didepan Rio dan tanpa banyak basa basi dia langsung menerjang kedepan Rio, Rio menahannya, tapi sepertinya si penyerang mencakar Rio dan melukai tangan Rio.
"tch, main cakar ternyata" ucap Rio sambil menyerang balik si penyerang
Rio memukul tepat di wajah sipenyerang.
Lalu penyerang bangun lagi, matanya menyala merah di kegelapan "akan kubunuh kau manusia"
Dengan suara menggeram dan langsung menerjang
Rio menunduk dan meng upper cut musuh lalu Rio menendang perutnya sekeras mungkin
"hah, dia hanya menyerang membabi buta" ucap Rio dalam hati.
Pertarungan berlangsung 10 menit, "staminanya sangat banyak, mata menyala, dan kulit berbulu lebat itu mengingatkanku pada werewolf yang ada di komik-komik itu" ujarnya dalam hati.
20 menit pertarungan berlangsung "warrgh" si penyerang itu menggeram
"Tch, Kalau gini terus aku akan kalah" ucap Rio kelelahan.
Sementara itu dalam bayang-bayang
"Wow, bukan hanya 5 menit tapi 20 menit" ucapnya kesenangan karena menarik
"sepertinya dia mulai kelelahan, apakah aku harus menyelamatkannya? " ucap orang yang dibalik bayang bayang itu. "Tapi ini menarik, kubiarkan dulu lah, hehe" ucapnya tersenyum.
__ADS_1
"Aku harus pancing dia ketempat yang tersinari bulan" ucap Rio sambil berlari
Dan tidak lama Rio berlari dia menemukan tempat bercahaya itu dan saat itu dugaan Rio benar "sudah kuduga kau ini were wolf" ucap Rio tersenyum bersemangat. "Haaargh, kubunuh kau" ucap were wolf itu marah dengan suara menggeram.
Lalu keduanya menerjang kedepan.
tak lama kemudian...
Karena kelelahan Rio terluka cakaran di punggung, ada tiga garis cakaran, lalu Rio melepas bajunya dan menerjang werewolf itu mendaratkan pukulannya. Selama pertarungan berlangsung Rio lah yang terus mendaratkan pukulannya, sampai si werewolf itu tumbang lalu Rio duduk di atasnya dan memukulnya dengan keras terus menerus.
Rio berhasil memenangkan pertarungan itu, karena kelelahan,, Rio jadi tidak waspada
Lalu Riopun dipukul dibagian belakang leher. Oleh orang yang selalu mengintai di balik bayang-bayang itu, lalu Riopun pingsan, lalu orang misterius ini membawa Rio pergi jaub kedalam hutan.
"apakah perkataan si tua itu benar?" tanya orang misterius ini "apa dia benar-benar manusia biasa?" orang misterius ini bertanya-tanya.
Yang awalnya selalu bilang menarik dia jadi sedikit kagum pada Rio.
Disisi lain Rina berhasil ketempat yang ramai, lalu dia mencari bu Tuti.
Setelah bertemu bu Tuti "apa kau baik-baik saja" tanya bu Tuti khawatir dan langsung menuju Rina "hos, hos" Rina ngos ngosan kecapean dengan wajah belepotan karena sudah menangis.
__ADS_1
"ayo istirahat" ucap bu Tuti sambil mengangkat Rina, "tu-tunggu hos hos" ucap Rina mencucurkan air matanya lagi. "Ri-Rio, Ri-Rio" ucap Rina menagis terisak-isak
"Duduk dulu, lalu ceritakan pada ibu apa yang terjadi" ucap bu Tuti khawatir.
Lalu Rina pun menceritakan semua kejadiannya.
>20 menit kemudian<
"entah kenapa anggota kelompoku tidak ada yg menyadari keberadaanku kecuali Rio". "Tolong cari Rio dikedalaman hutan" dengan suara yang lemah lalu pingsan.
"apa" bu Tuti kaget,, dengan segera bu Tuti dan para panitia mencari keberadaan Rio.
Setelah sekian lama "apa kalian menemukan Rio" ucap bu Tuti, " tidak bu" saut panitia yang lain.
Lalu ada satu panitia yang baru saja keluar dari hutan dan membawa baju Rio yang hampir penuh dengan darah. "Apa itu baju Rio?" ucap bu Tuti "dimana kamu menemukan baju ini?" tanya bu Tuti panik. "di hutan yang tidak ada ada pohonnya di tengah rimbunnya pohon di hutan, disana ada danau yang tersinari bulan" ujar panitia itu. "ayo kita segera kesana" suruh bu Tuti
Mereka pun berjalan kesana.
>Kembali kewaktu 25 menit sebelumnya<
"Dia terkena cakaran" ujarnya langsung berdiri mau menyelamatkan Rio, tapi saat dia mau menyelamatkan Rio, Rio terlihat baik-baik saja sambil membuka bajunya dan langsung menerjang. Lalu kata orang misterius ini "sudah cukup" lalu melompat dan membuat Rio pingsan. Lalu dia membawa kedua orang itu kedalam hutan "dia hebat sekali bisa mengalahkan si gila ini sampai babak belur, walapun bisa beregenerasi, ini akan cukup lama dan meninggalkan bekas luka, haha" ujarnya puas.
__ADS_1
Ya ampun, aku akan ceritakan keseruan ini pada mereka, haha" ucapnya sambil pergi masuk kedalam hutan dan menghilang.