Fantasiku Menjadi Kenyataan

Fantasiku Menjadi Kenyataan
Chapter 27


__ADS_3

Rio dan Ke tiga orang yang berada di ruang penjara langsung menuju keluar.


Wushhh wush suara Rio berlari dan melompat lompat..... dengan cepat Rio menuju daerah kekuasaannya.


Rio sangat cepat menuju ke tempat tujuan itu, meninggalkan pak tua dan bawahannya itu. saat dalam perjalanan Rio memikirkan tentang membunuh saja, dan mengeluarkan aura membunuh nya, Rio tidak bisa menahannya karena dibutakan amarah.


POV RIO


Semoga aku tidak terlambat


Wush wush wush suara berlari dan melompat-lompat.


Disana!!!!!


Sekarang aku bisa merasakan keberadaan mereka.


######


...............


Sementara itu,


di bagian Sherly, dia sudah kelelahan dan setengah bawahan Rio mati. Para petinggi yang lain pun sudah kelelahan.


POV SHERLY


Aku harus bisa menahannya!


"Untung saja rakyat biasa sudah di evakuasi sebelum penyerangan ini".


Dengan tersenyum aku melihat rekan - rekan di belakang ku.


Dan mereka membalas dengan senyuman dan mengangguk.


"BERTAHAN!!!"


"Aku akan memancing sebagian mereka" dengan nada pelan.


lalu aku memberi isyarat kuserahkan pada kalian yang disini (isyarat dengan menganggukan kepala)


sambil mengangguk ke arah petinggi


Aku langsung melompat menjauhi rekanku.


#####


POV AUTHOR


Semuanya langsung semangat dan membalas.


"YAHHH!!".


Eh, perasaan saat tetua dark berteriak seperti wanita..


Pikir Joni sambil melihat Sherly dengan tajam.


lalu Joni melihat tingkah Sherly yang seperti laki - laki (barbar).


Mungkin hanya perasaanku saja


Pikir Joni melanjutkan pertarungan ( bertahan ).,,,


Beberapa saat kemudian


Di saat salah satu assassin pasukan singa ingin menyerang Sherly dari belakang dan Sherly pun lengah karena kelelahan, tiba-tiba muncul seseorang dari atas menghantam assassin. Sampai tanah retak.


"Penjagaanmu terbuka"


ucap orang itu dengan nada ngeledek dan tersenyum.


"tch"


Sherly mendecakan mulutnya, tapi tersenyum.


Disisi lain,


Duakk suara hantaman dengan sangat keras sampai meremukan tulang.


Orang yang terpukul langsung terbang menghantam ke pohon, pohon itu langsung tembus dan mengenai pohon dibelakang nya lagi.


"Fiuhhh" Ucap Rio merasa lega.


Semua amarahku ada di pukulan itu, Sekarang aku harus tenang.


Pikir Rio sambil meniup kepalan tangannya.


Orang-orang disana langsung tersenyum dan tenang.


Joni yang sedang menyender di pohon dengan memegang lengan atas di atas sikut tersenyum.


"Dasar Raja lemah, kau sangat terlambat haha" Ucap Bolt bercanda dan merasa lega juga.


"Gezz gezz gezz Kemana saja kau?"


Ucap Blue yang langsung duduk.


"RAJAKU" Ucap semuanya dengan serentak. Dan merasa lega


"SEMUANYA!!, EVAKUASI YANG TERLUKA"


Teriak Rio membuat para pasukan singa kehilangan konsentrasi.


Si narsis sudah tumbang duluan ternyata


Pikir Rio sambil melihat Shine.


Lalu mata Rio langsung melirik sana sini.


#####


POV RIO


Yang terlihat cuma 5 ya... Aku tersenyum


"Jumlah mereka di sekitar sini hanya 20, termasuk yang ada di belakang pohon - pohon itu." dengan suara pelan sambil memegang dagu.


Semua bawahan manusia singa yang terlihat (tidak termasuk yang ada di belakang pohon), mengangguk kepada sesamanya dan langsung menerjang ke arah ku.


"MATI!!!" Teriak salah satu manusia Singa itu.


Sepertinya yang ada di belakang pohon-pohon itu hanya mengamati


Dengan cepat aku lawan balik mereka, aku langsung menusuk jantung salah satu dari mereka dengan gerakan yang sangat cepat


Sett,,,jleebb....

__ADS_1


Lalu aku mengangkat tubuh yang sudah ku tusuk itu dan mengambil kakinya, ku pegang dan ku lemparkan ke salah satu dari manusia Singa itu. Lalu aku menangkis serangan yang ada di belakang oleh salah satu manusia singa dan menyerang balik dengan cakaranku.


Dan ku penuhi tanganku dengan aura tenaga dalam, lalu ku serang secara horizontal dan memutuskan kepala manusia singa itu.


dan kugunakan tubuh yang kepala nya sudah terputus sebagai penghalang serangan berikutnya dari manusia singa itu.


Aku melompat mundur.


Tersisa 2 ya.. mereka belum bertindak?


Manusia singa itu melempar mayat yang di tusuknya ke arahku untuk menghalangi pandanganku. mereka ber 2 langsung menghilang dalam sekejap.


dan langsung ada di samping kanan dan kiri ku. menyerang dengan satu tangan mau mencakar.


"hoooh" Aku tersenyum


Aku bergerak kedepan dan dengan cepat memegang mayat yang mengarah kepadaku.


aku berputar sambil memegang tubuh itu dan mengenai tangan mereka ber 2 hingga patah.


Mereka berdua langsung terduduk dengan cepat aku bunuh mereka.


Selanjutnya...


Aku sengaja tidak melihat yang ada di pohon, biar mereka tidak merasa curiga.


#######


........


Rio pura-pura tidak mengetahui mereka. Dari tadi para petinggi melihat Rio seperti itu. dan kagum juga.


Manusia bisa begitu kejam


Pikir Bolt merinding.


Aku tidak akan pernah memprovokasi nya


Joni tersenyum.


..............


POV Assassin Singa


Apa-apaan itu?, 5 terbaik yang ada di bawah di kalahkan semudah itu?


Dan tiba-tiba ada yang menyentuh ku dari belakang.


"Hy" Ucap orang itu tersenyum mengerikan


Apa? sejak kapan dia di belakangku?


Tanpa sadar aku celingak-celinguk melihat bawah dan orang itu.


"Ohokk, darah?" sambil melihat tangan ku.


Lalu aku melihat dia lagi dan pandangku buyar.


Kenapa dia bisa tau keberadaan ku?.. yang lain nya sedang dalam bahaya.


kita.. kalah...


...........


POV AUTHOR


"Fiuhh, akhirnya" Ujar Rio sambil mencipratkan tangan Rio yang penuh darah.


Lalu Rio menyobek baju manusia singa itu dan mengelap tangannya.


Rio langsung melompat ke bawah, lalu menyuruh bawahannya berkumpul.


setelah berkumpul...


"Semuanya maafkan aku, aku yang membuat masalah malah datang terlambat" Ujar Rio.


Gara - gara ada ujian dadakan. Pikir Rio


"Jangan minta maaf dulu, bukannya ada sesuatu yang harus dilakukan" Ucap Joni.


"Maksudmu tetua Dark?" Tanya Rio.


"Iya ku kira kita disuruh berkumpul untuk menyelamatkan tetua Dark" Ujar Salah satu bawahan.


"Itu sudah di tangani dari awal tenang saja" Ucap Rio sambil tersenyum


"Kalian istirahatlah, dan kuburkan 15 orang yang mati itu!" lanjut Rio dengan nada sedih.


"Apa??, tapi bagaimana?" Tanya Insting (salah satu bawahan Bolt).


"Yah, ceritanya panjang. untuk sekarang lakukan seperti yang ku perintah kan"


Ucap Rio sambil pergi menuju arah Sherly.


"Baik Raja" Ucap semuanya dengan serentak


"Alan bagaimana keadaan disana?", Tanya Rio dengan telepati. Setelah beberapa saat


Sialan kenapa dia tidak merespon Pikir Rio kesal.


Flash back on


Rio memang pergi dengan cepat dan meninggal kan bawahannya. Karena Rio merasakan seseorang memancing musuh, dan ada 10 orang yang mengejarnya. Rio langsung sadar, Meski Rio penuh dengan amarah dia tetap berpikir, dan akhirnya Rio mencoba menggunakan telepati nya ke para serigala.


"Felios Bisa mendengar ku?" Tanya Rio dengan telepati.


"Siapa Felios?" Saut Orang itu dengan telepati


"Suara ini, Kau Alan?" Tanya Rio sedikit terkejut


"Yaa, siapa lagi". Saut Alan dengan telepati


Bagaimana bisa? , baguslah kalau begitu


Pikir Rio heran


"Ok Alan, kamu dan pak tua ke arah barat, selamatkan seseorang" Ucap Rio


"Iya aku sedang menuju kesana, dia itu Sherly, makanya aku langsung tau dan langsung kesana" Ucap Alan.


"Owh" (-_-')


Flash back off


...........

__ADS_1


POV ALAN


"Akibat adanya pak tua itu, semuanya jadi mudah"


Dengan tersenyum Aku melihat Sherly.


"......" Sherly hanya diam dan menjauh.


"Tenang saja, aku sudah menjadi budaknya"


Dengan suara lemah Aku tersenyum dan menunduk.


Sherly melirikku sebentar, dan berjalan menghampiri pak tua Hage.


"Apakah sudah selesai?" Tanya Sherly.


"Sudah, owh jadi kau ini perempuan" Ujar Hage.


"Eh??" Sherly kaget dan langsung menutup dengan hodie nya.


Aku hanya melihat mereka berbicara di kejauhan.


Tak lama kemudian


"WOYYY, ALAN" Teriak Rio


Aku hanya merenung dan tidak menanggapi teriakan itu.


#####


...........


POV AUTHOR


Saat Rio berteriak, Rio melihat Alan dari kejauhan. (Rio berada di atas pohon)


Owh, dia sedang sedih Pikir Rio.


"Gak perlu teriak, bodoh" Ujar Hage dibawah kesal.


"Eh ada pak tua, seperti biasa kau seperti hantu" Ucap Rio mengejek sambil melihat ke bawah.


Dan Rio pun langsung turun, lalu mengusap Sherly


"Kau tidak papa kan?" Tanya Rio tersenyum.


Sherly hanya diam tidak menepis tangan Rio.


Ada yang aneh dengan anak ini. Pikir Rio heran.


"Ohoo, sekarang aku mengerti" Ucap Hage tersenyum mesum.


"Apanya yang kau mengerti?" Tanya Rio sambil menurunkan tangannya,


"Senyummu menjijikkan pak tua" Lanjut Rio..


"Haah, dasar anak muda" Ucap Hage sambil mengeluarkan nafas.


Rio heran, kenapa pak tua itu bicara seperti itu.


Rio tidak mau ambil pusing.


"Sudahlah, kita pulang dulu dan istirahat" Ucap Rio sambil menepuk pundak Sherly,


Sherly membalas dengan anggukan saja.


"Kau duluan" Ucap Rio


"Pak tua kau bawa si Alan dengan paksa!" Lanjut Rio sambil melihat Hage


"Pangku saja!!" Lanjut Rio lagi dengan nada tegas.


Beberapa jam kemudian.


"Shadow!"


Ujar Rio yang berada di ruang tahta.


"Ya, Raja"


Saut Shadow dengan menunduk.


"Ada berapa orang dari mereka?" Tanya Rio dengan posisi kedua tangan di belakang.


"Lapor yang mulia, Mereka berjumlah 50, kami sudah membereskan 20 orang lagi" Jawab Shadow


"Bagus, Apakah pengintai nya dibunuh?" Tanya Rio kembali.


"Tidak yang mulia, kami tidak menemukan nya"


Jawab balik Shadow.


"Baiklah tidak apa-apa, kau boleh pergi" Ujar Rio sambil berjalan menuju kursi.


Setelah duduk..


"Haah" Rio mengeluarkan nafas sambil memegang jidatnya. Lalu tertidur.


..........


Disisi lain


Tak tak tak suara (di rumput) berlari dengan sangat cepat.


POV PENGINTAI


tck ,,Informasi nya salah, ternyata mereka sangat kuat.


*Kalau begini aku akan dibunuh Raja.


Kerugian yang kami terima sangat banyak, 5 ahli tewas begitu saja*.


Dan tiba-tiba


"Ahhh" (bukk, bam) suara terjatuh sambil menggelinding.


Aku tersandung sesuatu. Saat aku membuka mataku ternyata ada seseorang.


dan seketika pandangan ku kabur dan aku melihat darah dibawah tubuh ku.


I_ini darahku?, sejak kapan?


Aku sedikit melihat orang itu, dia tersenyum. sampai akhirnya pandangan ku gelap semua.


#####

__ADS_1


...........


__ADS_2