
Semua Tokoh, Latar, Dan Cerita Hanyalah Khayalan Penulis mohon jangan dibawa ke hati
*Happy Reading!*
Di saat Daisy terbangun dia berada di dunia lain.
"Dimanakah aku ?" tanya Daisy dengan penuh keheranan.
Tiba-tiba datang seseorang pria menuju ke arahnya
" Sepertinya kita memiliki teman baru disini! " kata pria misterius tersebut.
"Kamu siapa ?" Tanya Daisy ketakutan.
" Perkenalkan namaku Defen aku sudah ada disini sekitar 4 bulan. Kamu baru ya... namamu siapa ?" Tanya Defen
" Aku Daisy. Maksudnya anak baru apa ya ? " Terus kok aku ada disini ?" Ungkap Daisy kebingungan.
" O... berarti kamu anak baru, Buktinya kamu gak tau tempat ini. " kata Defen
" Aku ada dimana ya ?" Tanya Daisy
" Kamu berada di Fantasy Dream World dimana Orang-orang terpilih akan bertarung melewati rintangan agar dapat kembali kedunia nyata. Keadaan kita didunia sekarang adalah koma atau tidak sadar." Jelas Defen
"Maksudnya kita sekarang berada dalam bentuk jiwa ? Terus kita ini bukan di dunia nyata ? Terus keadaanku di dunia nyata gimana ? " Tanya Daisy Panik.
Tiba-tiba datanglah seorang Pria mendekat ke arah Daisy dan Defen.
" Jangan panik ! Kalau kamu panik semuanya akan berantakan permainan akan dimulai dalam waktu 5 hari lagi jadi lebih baik bersiap dan jangan Panik!" Kata pria tersebut dengan wajah dingin. Pria tersebut bernama Ferza.
" O... Ferza. Kamu ini tiba-tiba menyela pembicaraan saja jadi orang." Kata Defen sambil Tersenyum kecil.
"Dia siapa ? Pemain baru ?" Tanya Ferza sambil melihat Daisy.
" Iya, dia pemain baru namanya Daisy" kata Defen.
"Tunggu dulu ! permainan apa yang kalian maksud ? " tanya Daisy kebingungan.
"Kamu akan tau sendiri nanti. Ayo pergi dari sini. Sudah ditungguin nih." Ajak Defen.
Daisy pun berdiri dan pergi bersama Defen dan Ferza pergi ke sebuah ponfok kecil ditengah hutan tempat para pemain lainnya berada.
Di perjalanan Defen memulai pembicraan dengan Daisy dan Ferza.
"O... iya. Daisy kamu itu koma karena kecelakaan ya ?" Tanya Defen.
__ADS_1
"Iya, mungkin. Hal terakhir yang kuingat aku ada dibus lalu setelah itu aku gak tau lagi." Jelas Daisy ragu ragu.
"O... iya Daisy namamu cukup unik apa artinya" Tanya Defen.
" Daisy itu adalah nama sebuah Bunga. bunga Daisy disebut juga bunga aster yang memiliki arti keluguan, keriangan, keberanian, kesetiaan, kesabaran, kebijaksanaan. Namun ada juga yang mengartikan bunga Daisy sebagai bunga kesedihan." Jelas Ferza.
" Waw... banyak sekali artinya keren. Namamu banyak artinya Daisy. Orang tuamu hebat deh memilih namanya." Kata Defen memuji.
"Terima kasih." Kata Daisy tersenyum malu.
Tidak lama mereka pun melewati sebuah taman bunga yang indah.
...
...
"Wah... tempat apa ini indah sekali. Di bumi apa ada ya tempat seperti ini ?" Kata Daisy Kagum.
"Ini sebuah taman bunga yang indah. Disini banyak bunga-bunga bahkan ada juga kupu-kupunya yang beraneka macam. " Jelas Ferza.
"O... itu bunga Daisy. dia putih dan juga indah ya. Walaupun dia kecil." Kata Defen sambil menunjuk bunga Daisy.
" kamu tau gak di bumi bunga Daisy mekar pada saat metahari terbit pada waktu menjelang pagi. " Jelas Ferza.
"Wah... gak nyangka aku bunga Daisy sangat Cantik." Kata Daisy kagum.
"Iya... ayo kita lanjut sedikit lagi kita sampai lho. Ayo! " Ajak Defen.
Setelah sampai ditempat pertemuab para pemain, ada seorang wanita yang langsung menyapa mereka, dia bernama Mia.
"Hah... akhirnya kalian sampai juga. berarti tinggal 1 pemain lagi dong yeee"
Kata Mia merasa senang.
" Siapa dia?" Tanya Daisy sambil berbisik kepada Defen.
" Perkenalkan namaku Mianda dan biasa dipanggil Mia. Kamu siapa ? " Tanya Mia sambil mengulurkan tangan.
"Aku Daisy" kata Daisy sambil ragu ragu mengulurkan tangannya juga. Namun tetap saja Daisy dan Mia pun bersalaman.
"Daisy dia itu agak cerewet jadi tolong maklumi ya!" Kata Defen.
"Apa ? Enggak kok, aku lho gak cerewet. Jadi jangan nyindir. Mungkin kak Defen aja Yang cerewet." Ejek Mia.
"Apa? kamu itu yang cerewet. Jelas-jelas kamu yang banyak ngomong. Sejak kamu datang aja kamu banyak ngomong kan. Bahkan walaupun orang-orang itu gak kamu kenal." Ejek Defen.
"Gini ya Pakde. Pakde itu banyak ngomong. Kita tanya aja sama Daisy.
Daisy kamu sebelum datang kesini Pakde banyak tanya gak ?" Tanya Mia.
__ADS_1
"Pakde itu siapa ya ?" Tanya Daisy bingung.
"Heh Mia! Aku itu bukan Pakde-pakde tau. Kamu itu sembarangan aja. Umurku aja baru 18 tahun kok udah dibilang Pakde." Kata Defen.
" Pakde itu singkatan dari kata Pak Defen tau." Kata Mia.
"O... jadi gitu. Tapi sama aja aku belum bapak-bapak tau aku masih muda." Kata Defen.
" Bahkan banyak orang-orang yang masih muda udah dipanggil Pak dipanggil buk." Kata Mia.
"Kan aku belum kategori itu" Tegas Defen.
"Biarkan saja mereka. Meteka kalau bertemu memang kayak gitu." Kata Ferza.
"O... begitu" jawab Daisy.
"Sudah-sudah kalian ini ribut aja! Daripada ribut lebih baik kita diskusi dulu ayo! " Ajak Ferza agar perkelahian Defen dan Mia berhenti.
"Oke" kata Defen dan Mia barengan.
"Ngapa sih ikut-ikut aja" kata Defen.
"Siapa yang ikut-ikut? Hih..." kata Mia.
"Udah! Kalau kayak gini gimana kita akan keluar dari sini ?" Kata Ferza.
Setelah itu mereka pun duduk dan mengikuti diskusi untuk keluar dari dunia Fantasy Dream.
"Kita tinggal satu pemain aja. Kalau pemain itu muncul jadwal kita akan langsung berubah dan dikurangi 1 hari." Jelas Ferza.
" Jadi tetap aja, lebih cepat lebih baik. Kita harus menemukan pemain itu secepatnya waktu kita udah mepet ini." Pendapat Defen.
"Iya. Tapi dimana kita bisa menemukan pemain itu ? " Tanya Mia.
"Tapi ngomong-ngomong. Kalau permainan dimulai apa yang akan terjadi ?" Tanya Daisy.
"Setiap bulan pasti ada saja pemain yang datang, Entah kenapa ? Kalau Setelah 5 bulan Pemain tidak dapat keluar dari sini maka Pemain tersebut harus memilih Tinggal disini selamanya atau kembali kedunia dengan tubuh yang sudah Mati." Jelas Ferza.
"Jadi ini kesempatan terakhir kalian berdua! Kalau kalian gak bisa keluar bulan ini maka kalian akan Mati." Kata Daisy kaget.
"Sudahlah ini kesempatan terakhir kita Semua harus bisa keluar dari sini!" Kata Defen menyemangati.
Namun walaupun begitu Defen tetap khawatir dia tidak dapat keluar, begitu juga dengan Ferza, Karena ini adalah babak terakhir bagi mereka. Setelah itu semuanya terdiam dan merenung.
Tiba- tiba di tengah keheningan tersebut terdapat suara orang yang melangkah menuju ke arah mereka. Dia merupakan seorang Pria misterius. Siapakah dia apakah dia adalah pemain Terakhir ? Atau seorang penjahat yang akan menyerang mereka ?
Nantikan Chapter Selanjutnya.
Tolong Di Vote, Like dan Tambah Di Favorite
__ADS_1