Fitnah Membawa Berkah

Fitnah Membawa Berkah
Tertangkap Basah


__ADS_3

Naymar tiba di rumah pukul 9:55. lima menit lagi jam sepuluh, Dia heran dengan keada'an rumah yang sangat ramai.Tanpa pikir panjang Naymar melangkah masuk ke dalam rumah.


"Abanggg,," Naymar kaget dengar suara cempreng itu, tapi juga senang melihat seseorang yang dia sangat kenal berlari menyongsongnya..


Rindu memeluk abangnya erat.Dia sangat rindu serindu namanya."Tiba kapan dek?"tanya Naymar."ya hari ini lah."jawab Rindu sewot."maksud abang jam berapa tiba di sini."Naymar memperjelas pertanya'annya."makanya tanya itu yang jelas,biar aku jawabnya juga jelas,jam lima sore kita tiba."


"kita?"


"iya kita.mama, papa, dan juga temanku."jawab Rindu."Kemana mereka?" "papa dan mama di ruang keluarga, lagi asik cerita sama papa Bayu dan Bang Kevin.kalau teman aku sudah tidur kayaknya." "Terus kamu ngapain sendirian di sini," "lagi telponan sama teman sekalian nungguin abang pulang."


Rindu menarik tangan abangnya dan berjalan bersama ke ruang keluarga."Gabung yuk, sama para orang tua."


"Bang Kevin'mu belum jadi orang tua dek."Naymar sedikit lucu dengan kata-kata absurt adiknya.


"Dia sudah jadi orang tua, duda malah.."ucapan polos Rindu membuat Naymar tertawa terbahak-bahak..


"Ha.. ha.. ha.. awas loh dek, kedengaran orangnya bisa geger otak kamu."


"Kan bang Kevin sendiri yang cerita.."


"Baru pulang bang? sudah hampir larut malam loh!"tegur Mama Dona setelah Naymar dan Rindu mengambil tempat duduk masing-masing.


"Iya ma,dari rumah teman."


"Sudah makan bang? kalau belum biar mama panaskan lagi lauknya dulu.maaf ya bang,kita semua sudah makan." Mama Dona berucap sambil berdiri hendak menuju ke dapur tapi di cegah oleh Naymar.


"Gak usah cape-cape ma, aku sudah makan tadi di rumah teman."


"Calon mantu mama ya!"mata mama Dona berbinar kala menyebut calon mantu.


"Memangnya mama mau punya calon mantu batangan?" Naymar mencandai mama Donanya. "Apa maksudmu bang? batangan apa?" Tiga lelaki di sana sudah picah tertawa, beda dengan gadis remaja yang sedang bermain ponsel. Rindu bingung dengan dua papak dan satu abangnya itu.perasa'an kata yang di sebut abang Naymar'nya biasa saja.di mananya yang lucu coba!


"Maksud Gab, temannya itu seorang pria,"jelas pak Indra pada istri cantiknya tapi o'on itu.

__ADS_1


"Tertawanya sudah ya, sudah hampir jam sebelas ini.Ayo tidur,kasian mas Bayu,baru juga sembuh sudah di ajak bergadang.Rindu tidur sama temannya di kamar Bang Gab. untuk malam ini Abang mengungsi dulu di kamar bang Kevin ya?" ucap Mama Dona


"Gak ma, aku tidur di sofa ruang tamu saja." Jawab Naymar cepat. Enak saja aku di suruh di suruh tidur di kamar Kevin.jijik aku,ada bekas perempuan ular itu di sana.


Kevin yang sudah paham maksud kakanya menjadi sedikit murung."Kaka tenang saja semua atribut di kamar aku, sudah ku ganti dengan yang baru.Atau memang kaka mau tidur di ruang tamupun tidak apa-apa.atau di kamar papa juga oke." Tutur Kevin.


Mama Dona yang tadinya sok ngatur menjadi paham apa isi otak anak keras kepala itu.Sedangkan Naymar menjadi tidak enak sama adiknya, secara tidak langsung dia menolak Kevin sebagai adiknya.atau mungkin masih ada sedikit amarah yang tersimpan di relung hatinya untuk Kevin.


"Begini saja,Rindu coba kau tengok temammu itu,sudah tidur atau belum,jika belum suru pindah saja di kamar bang Kevin, biar kedua abangmu yang menempati kamar Bang Gab." perintantah Mama dona pada Anak gadisnya.


"Gak usah mah,mungkin anak orang sudah tidur,gak sopan saja jika membangunkan orang di larut malam hanya untuk pindah kamar.aku akan tidur di kamar Kevin saja." larang Naymar pada Mama Dona'nya.


Malam ini untuk pertama kalinya Naymar tidur di kamar Kevin. Kedua kaka beradik itu sama-sama tidur di satu ranjang.tadinya Kevin hendak membentang karpet bulunya dilantai dan dirinya akan tidur di sana,tapi di cegah oleh Naymar.


"Untuk apa karpet itu?" tanya Naymar. "Buat tidurlah kak, emang mau ngapain dengan karpet?" Jawab Kevin sambil tersenyium. "Siapa yang akan tidur di situ,"Naymar menunjuk karpet dengan menyatukan kedua alisnya. "Yang jelas aku dong kak, masa kaka yang aku suru tidur di karpet?"


Naymar yang sudah berbaring di atas kasur kembali bangun merampas karpet dari sang adik dan membuangnya sembarang.


"Kamu mau membalas aku karena tadi sempat menolak tidur di kamarmu?" ucap Kevin dengan suara rendah. "Kaka salah paham,aku pikir kaka mungkin risih tidur satu ranjang dengaku."Kevin berucap sendu.


Dua pria dewasa itu tergelak dan tidur teler sampai pagi.


Naymar bangun tepat waktu,Dia bingung dengan keada'an kamarnya yang berubah.detik berukutnya baru Naymar ingat semalam dia tidur di kamar adiknya karena kamarnya di pake tidur oleh Rindu adik resehnya.


Naymar meninggalkan kamar Kevin tanpa bembangunkan yang punya kamar .Dia gegas menuju kamarnya hendak berganti pakayan karena dirinya hendak berolahraga pagi.


Dengan pelan Naymar membuka pintu kamarnya.Jalannya berjinjit agar tidak mengeluarkan suara.Seorang gadis masih terlelap di atas tempat tidur. Dan tentu saja dia tau siapa gadis itu.Kalau bukan adik resehnya siapa lagi?.Pelan-pelan Naymar naik di atas ranjang lalu memeluk adiknya dengan sangat erat dan menghujaminya dengan banyak ciuman di pipi.


Dan pagi ini adalah pagi tersial bagi hidup Naymar, tanpa sadar dia telah melecehkan seorang perempuan.


"Dasar mesum, laki-laki binatanng, siapa kau?"


Naymar kaget dengar suara yang tidak sama dengan adiknya.

__ADS_1


"Apa maksudmu melakukan ini semua padaku biadab...?"


Beberara orang yang sudah bangun berlari menuju kamar di mana seorang wanita sedang menjerit nyaring.


"Ada apa ini?" tanya pak Bayu.


"Dia telah melecehkanku."tunjuk sang gadis pada Naymar dengan air mata berderai.


Naymar bergeming di tempatnya.pikirannya plong,kosong.tadinya Naymar pikir yang di peluk adalah adik resehnya.rupanya dia salah target.


Timbulah sebuah ide di otak o'on mama Dona."walaupun dia tau Naymar melakukannya bukan di sengaja. "Aku akan berekting seolah abang benar-benar melakukannya.Dengan begitu aku akan cepat punya mantu." batin mama Dona.


Mama Dona memberi kode dengan mengdipkan seblah matanya pada Pak Bayu.Rupanya pak Bayu paham dengan kedipan mata adik iparnya.


"Kenapa kau tega melakukan itu bang?Bagaimana jika kedua orang tua Reva tau dengan perbuatan tak terpujimu ini.Mama dan Papa harus jawab apa bila di tanya sama orang tua Reva.Karena setelah ini Reva tidak mungkin hanya berdiam diri tanpa memberi tahu kedua orang tuanya.Alasan apa yang harus kami katakan."Ucapan mama Dona dramastis menambah kepanikan pada diri Maymar.


Keributan ini membangunkan semua isi rumah.Jangan tanya di mana keberada'an Rindu?


Rindu bangun jam lima pagi untuk membantu mama dan si bibi memasak di dapur.Jadi kejadian ini murni tanpa di seting oleh satu orang pun.


"Vin,"panggil pak Bay pada putra bungsunya.


"Iya pah!"jawab Kevin.


"Tolong ambil laptop di ruang kerja Papa,Papa mau buktikan apa benar kakamu melakukannya karena setau Papa Kakamu orangnya tidak seperti ini!"ucap pak Bayu serius.Ternyata pak Bayu sudah mulai memainkan sandiwaranya, beliau tau anak itu sangat malu jika di umbar atau di pertontonkan hal memalukan yang di lakukannya.


Tapi justru ucapapan pak Bayu ini membuat korban naik pitam.


"Apa maksudmu berbicara seperti itu om Bayu, jadi menurut om aku yang menggoda pria tua ini?" teriakan Reva sontak membuat orang-orang yang berada di kamar Naymar, menahan tawa.


Kata terakhir gadis itu membuat Naymar meradang.Dia merasa tertantang dengan mulut lemas gadis remaja ini.


"Gak usah Vin, cegah Naymar pada adiknya.

__ADS_1


"Aku akan bertanggung jawab.Hubungi kedua orang tuanya,katakan pada mereka,aku Gabriel Naymar akan kenikahi anak gadis mereka..


__ADS_2