Fitnah Membawa Berkah

Fitnah Membawa Berkah
Kemarahan Kevin dan Pak Bayu


__ADS_3

Pak Bayu masuk kedalam kamarnya dan mendiang istrinya dengan hati yang sedih..dia berjalan kearah meja rias istrinya, dan mengambil sebuah bingkai foto berukuran sedang, yang masih tercantum di atas meja..


Foto pernikahan mereka yang sengaja di cetak dengan ukuran sedang, sehingga jika di simpan diatas meja,maka tidak memakan banyak tempat.


Pak bayu mendekap foto itu dengan menangis tersedu-sedu.."Ma'afkan papa'ma..papa bersalah..papa bersalah karena telah mengusir anak kesayangan mama..hu...hu...hu.."Dengan tidak tau umur, pak bayu menangis seperti anak kecil..


"Kenapa aku melakukan ini pada anakku,kenapa aku duluan bertindak, tanpa mencari tahu dulu akar masalahnya?"


Penyesalan pak Bayu tiada terkira, keputusan yang di ambilnya dengan gegabah, mengakibatkan anaknya pergi dari rumah..


menantu yang baru di kenalnya siang tadi,eh belum sempat berkenalan ya,mampu membuatnya kehilangan anak,anak kebangga,an mendiang istrinya..


Baru beberapa jam putra sulungnya pergi dari rumah,membuat pak Bayu uring-uringan tidak jelas..


Karena lelah menangisi penyesalannya,beliau tertidur pulas..mungkin efek dari kecapean juga..pasalnya dia baru melakukan perjalanan yang cukup melelahkan...Ketika ia tersadar dari tidurnya, ternyata sudah sangat sore..Ia melihat jam yang bergantung di atas dinding..rupanya sudah 17-55..lima menit lagi jam 18-00..


Di rasa kepalanya sangat pusing..dengan pelan ia memijit kecil alisnya yang terasa berat, juga nyut-nyutan..Segera ia ke kamar mandi untuk membersihkan diri..air dingin yang mengalir dari shower mampu menyejukan kepalanya yang memanas..


Sedangkan di kamar lain,Sinta sedang meratapi nasibnya,setelah Kevin menghajarnya babak belur,suami sinta itupun, meninggalkannya tanpa belas kasihan,


Kevin sendiri sudah terbuai di alam mimpi..puas memuaskan hasratnya yang menggebu-gebu, dengan menyiksa mak lampir habis-habisan.dia menuju kamar tamu dan teler di sana..


Jam makan malam seperti biasa..kali ini meja makan sangat sepi.bibi yang sudah selesai menyiapkan makanan, heran dengan semua penghuni rumah yang satu orangpun tak keluar dari kamar masing-masing..Karena sudah lewat jam makan,bibipun berani mendatangi kamar majikannya..dengan sedikit bergetar, tangan tua itu mengetuk kamar sang majikan..Baru kali ini keada,an rumah seperti tidak berpenghuni..karena jika di antara majikan atau anak majikannya yang tidak makan,maka mereka akan memeberi tahu agar bibi tidak perlu memasak banyak..


Tok...tok..tok.."pak..bapak ada di dalam?makan malamnya sudah siap"tidak ada sahutan tapi beberapa detik kemudian pintu kamar terbuka..bibi yang hendak mengetuk lagi pintu, di buat terperanjat oleh majikannya.."Astaghfirullahaladzim"ucap bibi sambil mengusap dadanya kasar..(Hanya bibi saja yang beragama Muslim ya,semua mjikannya beragama Nasrani atau Katolik)


"Ma'af sudah membuat bibi kaget."dengan suara lesu pak Bayu meminta ma'af pada pembantunya.."tidak apa-apa pak,bibi yang tidak tau, jika bapak sudah membuka pintu."


"Ada apa ya.tidak seperti biasa bibi mendatangi kamarku."tanya pak Bayu sopan..


"Maaf pak, jika bibi lancang,,Dari tadi Bapak tidak keluar kamar, sedangkan jam makan malam sudah sewat."

__ADS_1


"Memang jam berapa sekarang?"tanya pak Bayu.


"Sudah setengah sembilan pak."jawab bibi.


Pak Bayu menepuk jidatnya pelan.."Bisa-bisanya aku lewatkan makan malamku."guman pak bayu pelan..


"Mari pak,"Bibi berlalu pergi meninggalkan majikannya.


Pak Bayu menuju ruang makan, ternyata sudah ada Kevin yang sedang duduk bersandar di kursi,, anak itu menguap dengan membuka mulutnya lebar-lebat, serta mengucek kedua matanya yang sedikit berair.sepertinya Kevin baru bangun tidur..


"Tidak sopan kau menguap di depan makanan."Tegur pak Bayu..


Kevin yang mendengar suara pak Bayu, melirik ke arah pak Bayu dengan sedikit terseyium.. "Baru bangun juga pah?"


"Memang papa kelihatan seperti orang yang baru bangun tidur?"...."Ck..Papa kenapa sih,bukannya menjawab, malah balik bertanya."


Tiba-tiba muncul biang kerok, atau sang pembuat onar, langsung menarik kursi di samping suaminya lalu duduk dengan tenang seperti tidak terjadi apa-apa..dengan tidak tau malu sinta mengambil makannya, lalu menyantapnya dengan lahap.."ck muncul tiba-tiba seperti hantu dan makan seperti orang yang tidak pernah melihat makanan enak..ia..ialah di negara orang saja, jika mau makan enak harus menjual diri dulu."ucap Kevin tidak berperasa'an..


Prakkk...sinta memukul meja dengan kuat sehingga mengeluarkan bunyi.air yang sudah bibi isi di beberapa gelas ikut begetar, dan keciprat keluar mengenai makanan yang tidak tertutup dan sedikit membasahi meja...


"Diam,wanita biadab.tidak ada sopan santun kau rupanya,masih punya nyali kau ya??berani-beraninya kau memunculkan mukamu di hadapanku setelah apa yang kau perbuat pada anakku.."


Keberaniannya yang tadi berkobar-kobar seperti api,kini padam seketika..Muka sinta memerah menahan amarah dan malu bercampur aduk jadi gado-gado..


"Kevin,,wanita seperti apa yang kau nikahi ini?wanita terbaik menurutmu, yang kau nikahi diam-diam, tanpa pengetahuan papa dan kakamu'kah?wanita terhebat yang dengan berani menggeprak meja di hadapan papamu, yang sementara menyantap makannya?"pak Bayu menanyakan pertanya'an rumit, yang Kevin sendiri tidak mampu untuk menjawabnya..


"Urus wanitamu."


Kevin yang merasa dirinya bersalah, hanya mampu menundukan kepalnya..


Pak bayu yang sudah tidak berselera makan lagi, memutuskan untuk kembali ke kamarnya.

__ADS_1


"Karena ulahmu,keluargaku terpecah belah seperti ini..kakaku pergi dari rumah,papaku sepertiny sudah membenciku karena kelakuan tak beradabmu itu..seharusnya aku mendengar ucapan teman-temanku,bahwa kau adalah wanita perusak.sepertinya yang di katakan Loly adalah benar,kau menjebakku, sehingga aku menikah denganmu, agar kebutuhanmu yang bersosialita itu terpenuhi."ucap Kevin dengan suara rendah tapi penuh dengan ketegasan..


"Berhentilah memojokan aku terus..kata-katamu sudah mengaur kemana-mana."


"Aku berbicara fakta,nyata adanya." sindir Kevin pada Istrinya..


"Bersiaplah besok akan ku antar kau bandara."


"Aku tidak mau.kita ini suami istri,bagaimana ceritanya jika kita hidup pisah?kita menikah karena saling mencintai,bukan di jodohkan."


"Itulah kesalahan terbesarku,menikah dengan diam-diam tanpa pengetahuan keluarga besarku.dan dosa terbesarku adalah, ketika aku lebih mempercayai kamu dan ikut mengadili kakaku yang jelas-jelas tidak bersalah,tangan dan kaki ini, dengan membabi buta menyerangnya tiada henti,,penyesalan ini akan ku bawa sampai mati.aku bertanya padamu,apa kesalahan yang kakaku lakukan padamu,sehingga kau tega memfitnahnya?"tanya Kevin..tidak ada jawaban yang keluar dari mulut sinta..


"Jawabb."teriak kevin


"Kakamu terang-terangan menyatakan,dia tidak menyukaiku,dia menghinaku dan mengkritik cara berpakayanku,aku tidak bisa terima itu semua."jawab sinta ketakutan.


"Hanya karena itu,lantas kau melakukan perbuatan hina itu padanya?kau seperti pejantan yang hendak memperkosa kakaku."


Sedangkan orang yang di bicarakan, kini sedang memberikan surat pengunduran diri dari sekolah pada temannya..dia tidak sempat ke sekolah untuk menyerahkannya sendiri, karena jam berangkatnya subuh..


"Bagaimana dengn mobilmu bro?"tanya teman seprofesinya itu..


"pake saja' tidak apa-apa,"jawab Naymar enteng..


"Tidak bisa bro,bagaimana dengan penilaian keluargamu, jika melihat aku memakai mobilmu?"rupanya teman Naymar tidak puas dengan jawabannya..


"papa tidak tidak pernah ikut campur jika bersangkutan dengan barang-barang yang aku punya..percayalah,aku tidak mungkin menjerumuskanmu dalam sebuah kesalahan."


"Baikal Pak Naymar."gurau temannya..


"Tolong antarkan saya ke hotel terdekat sini.dan besok pagi subuh, jeputlah kembali aku sekalian antar ke bandara ya?"

__ADS_1


"Baik bro..besok pagi jam 04:00 tepat aku sudah ada di sana..tidak lebih tidak kurang."


"Makasi kawan."ucap Naymar,,,di tanggapi oleh temannya dengan mengacungkan kedua ibu jarinya..


__ADS_2