Fitnah Membawa Berkah

Fitnah Membawa Berkah
Keputusan Dadakan Pak Indra


__ADS_3

"Kamu yakin nggak mau diantar sama mas?" tanya Naymar di suatu pagi! pasalnya hari ini pasutri baru itu mulai kembali dengan aktivitas mereka masing-masing! Naymar kembali ke kantor, dan Reva mulai kembali berkuliah!


"Yakinlah Mas!"


"Justru Mas yang tidak yakin! Mas kuatir sama kamu sayang! masalahnya kamu sekarang tidak sendirian, ada 1 nyawa yang bersemayam di sini, yang harus kita jaga dengan sebaik mungkin! ucap Naymar sambil mengelus perut rata istrinya dengan sayang!


"Kan semalam kita sudah sepakat Mas, mas melarangku tidak boleh menyetir sendiri, harus disopirin!Dan aku sudah ngikutin saran mas, Lagian arah jalan kampus aku dan kantor Mas kan beda arah. entar Mas telat loh jika harus mengantar ku ke kampus dulu baru balik lagi ke kantor."


"Ya sudah jika maumu begitu! jaga mata dan jaga hati ya, ingat sayang, kamu bukan gadis lagi! kamu wanita bersuami!"


Naymar mewanti-wanti istrinya! takut istrinya kecantol lagi dengan lelaki lain yang lebih muda darinya! umur mereka berdua yang terpaut jauh, kadang membuat kepercayaan diri Naymar sebagai suami menurun! Naymar takut, suatu saat istrinya akan bosan dengannya,Dan mencari pria yang lebih muda atau seumuran dengannya! pikiran seperti ini yang sering muncul di otak Naymar!


"Selesai kuliahnya jam berapa?" tanya Naymar pada Reva!


"Nggak tau juga Mas!"


"Nanti kabari Mas ya, kalau sudah mau pulang! nanti Mas kasih tau sopir Bunda, Biar mas yang jemput kamu di kampus!" Reva menganggukkan kepala pasrah mengikuti aturan suaminya!


Keduanya sama-sama keluar rumah,Naymar menaiki mobilnya sendiri, eh bukan mobil pribadinya ya, tapi punya keluarga Pak Indra. sedangkan Reva memakai mobilnya sendiri tapi disopiri oleh sopir bundanya!


Keduanya masih tinggal bersama orangtua Reva! awalnya Naymar menolak! dia tidak mau dianggap orang, hidupnya bergantung pada mertuanya! Padahal dia sendiri punya pekerjaan tetap di kantor Bapak Indra!


Naymar ingin hidup mandiri, tinggal bersama istrinya di apartemen yang Bapak Indra hadiahkan sebagai kado pernikahan mereka! tapi permintaannya ditolak mentah-mentah oleh ayah mertuanya! mereka beralasan belum bisa hidup berpisah dengan Putri mereka yang super manja!


"Bukannya Ayah sama Bunda melarang kalian untuk hidup mandiri! Justru itu lebih bagus supaya istrimu tidak lebih bergantung pada kami, dibanding kamu suaminya! tapi tinggallah di sini barang 2 atau 3 bulan dulu! biarkan Bundamu mengajarinya beberapa hal tentang urusan rumah tangga! kamu tahu sendiri umur istrimu itu baru saja 18 tahun! dia belum paham betul Bagaimana cara mengurus suami dan rumah tangga dengan baik!" pinta ayah mertua Naymar, saat dirinya meminta izin untuk hidup berdua saja dengan istrinya!


Kampus Universitas Gadjah Mada( UGM)


Gedung Pusat



"Makasih ya pak," ucap Reva pada sopir bundanya ketika sudah sampai di gerbang kampus!


"Sama-sama Non!"


"Revaaa.." teriak Meta ketika Reva masuki gedung kampus!

__ADS_1


Reva sangat dongkol sekali dengan sahabatnya yang satu ini! Dia sangat malu melihat banyak mata yang memandang mereka dengan tatapan aneh!


"Apaan sih Met, teriak-teriak seperti di hutan saja! sono lu gabung sama Tarsan!" Tegur Reva pada sahabatnya itu!


"Lah suka-suka aku, Wong mulut, mulut aku!" Meta menarik tangan Reva lalu berjalan sama-sama ke ruangan mereka. sepanjang perjalanan Meta tidak berhenti nyerocos!


"Eh Re, Apa betul kamu sudah menikah?"


Reva kaget dengan pertanyaan Meta! perasa'an Dia tidak memberitahu sahabatnya satupun tentang pernikahannya! Hanya Rindu sahabat yang sekarang sudah berubah status menjadi adik ipar, satu-satunya orang yang tahu karena memang dia juga hadir di pernikahan nya!


"Kata siapa?" Tanya Reva?


"Kata rindu lah! siapa lagi? dan lebih parahnya, yang menikahi kamu itu adalah gebetan aku!"


Anak itu benar-benar ember, tidak bisa jaga rahasia!


"Gebetan kamu yang mana? Emang kamu punya gebetan!?"


"Yaitu, si Abangnya Rindu!" ucap Meta cengengesan!


"Emang kamu pernah bertemu? di mana?Bertemunya Kok aku nggak tahu,"tanya Reva beruntun!


Gila ini anak! berani-beraninya dia memuji Mas Gab di depan aku istrinya sendiri!


Reva berjalan meninggalkan Meta sendiri yang sedang berbicara seperti orang gila! Reva sangat geram mendengar pujian-pujian yang dilontarkan sahabatnya itu untuk suaminya!


"Kok dada aku panas ya, dengar sahabatku mengaku bahwa dirinya jatuh cinta pada pandangan pertama dengan suamiku! Awas ya Mas berani sekali kau tebar pesona di mana-mana!" umpat Reva dalam hati!


Loh.. loh.. kok aku ditinggali, Re.. Reva Tungguin dong!


PT Wi-Rindu Group


"Kabarnya hari ini putra pertama Pak Bos kembali beraktivitas di perusahaan!"


"Iya! dan menurut kabar burung, Pak Naymar itu baru melaksanakan pernikahannya satu setengah bulan yang lalu loh! Kok kita nggak diundang?"


"Emang kamu siapa, pentingkah? Lagian orang Nikahnya di Jayapura sono!"

__ADS_1


Terlihat beberapa karyawan wanita sedang bergosip Ria!


"Susttt!! diam itu mereka datang!"tegur salah satu di antara mereka.


Semua yang berada dikantor menunduk hormat melihat kedatangan atasannya!


"Reza! lakukan sesuai apa yang sudah saya perintahkan tadi! titah Pak Indra pada asistennya!


"Baik bos!"


"Naymar kamu ikut ke ruangan saya!" ucap kak Indra formal!


"Baik Pak!"


(di ruangan Pak Indra! )


"Pah apa ini tidak terlalu cepat? papa janjinya tahun depan! terus di Jayapura Papa bilang beberapa bulan lagi! terus kenapa sekarang di rubah lagi? aku belum siap!"


"Cukup papa kasih kebebasan untuk kau bermain-main selama hampir tiga bulan ini Gab!"


"Tapi masalahnya ini 3 hari lagi loh Pa! Kenapa harus mendadak gini sih!" ucap Naymar frustasi!


"Keputusan Papa sudah final Gab! dan tidak ada satu orangpun yang merubah keputusan Papa, termasuk Mama kamu!" Ucap pak Indra tegas!


Sedangkan di lobby kantor, asisten Reza sudah melaksanakan tugas yang diperintahkan Pak bosnya! semua karyawan sudah berkumpul di sana! kasak-kusuk yang keluar dari mulut para karyawan terdengar dimana-mana!


"Kali ini pak bos mau menggumumkan apa lagi sih!"


"Kenaikan gaji mungkin!"


"Jangan Gila kamu! dua bulan lalu gaji kita baru dinaikkan!"


"Pengurangan karyawan kali ya," jawab yang lain!


"Bicaramu ngawur, Semoga kamu yang terpilih untuk dikeluarkan dari perusahaan!" umpet mereka bersama-sama!


Lobby kantor yang tadinya riuh dengan suara manusia, berangsur tenang seperti satu setan dua binatang, kala melihat melihat pemilik perusahaan atau direktur perusahaan beserta putranya mendekat ke arah mereka. Reza mempersilahkan Bos besarnya untuk bicara.

__ADS_1


"Kalian pasti bingung karena mendadak asisten Reza mengumpulkan kalian semua di sini! Saya tidak perlu berbasa-basi, untuk memperpanjang waktu! cukup menyampaikan pada kalian semua, 3 hari kedepan, persiapkan diri kalian karena kita akan mengadakan pelantikan pergantian direktur perusahaan yang baru! jangan penasaran dan tidak perlu banyak bertanya, karena Putra saya sendiri yang akan menggantikan kedudukan saya! Terima kasih!"


Setelah mengucapkan itu, Pak Bos, bersama Pak Naymar meninggalkan lobi kantor menuju ke ruangan mereka masing-masing!


__ADS_2