
Pov Naymar!!
sebuah pesan masuk dari my wife!
💁♀️ "Mas jadi jemput nggak!Kalau mas sibuk ,biar ku telpon sopir bunda saja!"
Aku melihat jam tanganku ternyata baru 11.30 siang!apa kuliahnya sudah selesai?
👨💼 "OTW sayang"
Aku membalas pesan istriku! ku sambar kunci mobil yang terletak di atas meja kerjaku! Aku berjalan keluar dari ruangan ku, setelah kembali mengunci ruangannya! sedikit berlari aku memasuki lift dan menekan tombol 1.
Sambil menunggu berjalannya lift, aku melipat lengan kemeja ku hingga sebatas siku.pintu lift terbuka,membuatku buru-buru berjalan keluar!
Setelah tiba di lobby kantor, tidak kuhiraukan kasak-kusuk beberapa karyawan wanita yang sedang bergosip sambil mencuri-curi pandang padaku!
Sekilas kudengar mereka menyebut Namaku! dalam hati aku berjanji, setelah pengangkatan ku menjadi direktur utama, tidak akan kubiarkan karyawanku Yang kerjanya hanya bermain-main seperti mereka! akan ku pecat satu-persatu jika mereka tidak mengikuti aturan di perusaha'an ini!
Di dalam mobil Aku menelpon istriku! seperti merajuk Setelah dia menerima telepon dariku!
"Mas mau membuat aku nungguin mas di sini sampai kering ya!"
"Tunggu sebentar Sayang! mas akan tiba di sana 15 menit lagi!"
Author POV
Naymar benar-benar menepati janjinya! dalam 15 menit dia sudah tiba di di kampus Reva! dirinya membuang pandangannya kesana kemari mencari keberadaan istrinya!
Naymar mendapati Reva sedang bercanda dengan beberapa temannya laki-laki dan perempuan! hati Naymar memanas kala melihat seorang teman laki-laki Reva mengacak-acak rambut istrinya dengan gemas!
Karena tidak tahan melihat laki-laki lain menyentuh istrinya, Naymar berjalan mendekat lalu mengambil tangan lelaki itu yang masih berada di kepala Reva, dan mempelintirnya dengan kuat!
"Lepasin anjing, sakit tanganku! kau siapa sih, datang datang main pelintir tangan orang aja." teriak Putra kesakitan.
Naymar menyeringai! "Hanya sebuah peringatan untuk kau, yang sudah lancang menyentuh kepala istri saya." ucap Neymar tegas.
"Yang mana istrimu b*n*s*t! kita semua disini masih single belum ada yang menikah! mimpi itu di malam hari Bro!" Ejek putra pada pria tinggi besar yang masih memegang tangannya dengan kuat!
Naymar menghempaskan tangan kurus Putra dengan kasar! membuat sang pemilik tangan berteriak kesakitan!
__ADS_1
Erangan kesakitan Putra dan suara berat seseorang, membuat Reva dkk menoleh ke asal suara.
"Mas, Abang", Panggil Rindu dan Reva bersamaan ! Rindu tidak habis pikir, Abangnya bisa melakukan kekerasan terhadap temannya. sedangkan Reva sendiri merasa ketakutan melihat wajah suaminya memerah menahan amarah!
"Mau pulang atau masih main-main dulu di sini sayang?" Naymar berucap dengan menekan kata-katanya!
Reva tahu, kata-kata yang dilontarkan suaminya bukan pertanyaan, tapi pengancaman!
Teman-teman perempuan Reva memandang Naymar dengan tatapan memuja! Meta seperti cacing kepanasan melihat keberadaan Naymar tepat di hadapannya!
Beda dengan para lelaki! mereka sepertinya sangat membenci Naymar karena tidak terima temannya diperlakukan sedemikian rupa!
Reva yang melihat mata-mata jelajatan teman- temannya menjadi murka! dadanya panas dingin, nafasnya naik turun menahan emosi. dengan satu hentakan Reva menarik tangan suaminya sangat kasar! tanpa pamit dia meninggalkan teman-temannya yang kebingungan.
"Rindu! aku dan Abangmu duluan ya, kau juga cepat pulang ke rumah! takut tante cemas dengan keterlambatanmu."
Rindu hanya mampu menggelengkan kepala melihat pasutri baru itu!
"Ini kenapa yang marah kamu sih sayang? yang seharusnya marah itu aku!" Reva tidak menggubris ucapan suaminya! dia terus saja menarik tangan Naymar hingga mereka tiba di tempat parkiran!"
"Mana mobilmu Mas!"
"Buka pintunya Mas!"
Sepanjang perjalanan tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut mereka berdua! hingga tiba di rumah, Reva keluar dari dalam mobil dan membanting pintu mobil dengan kuat! dia berlari masuk dalam rumah menuju ke kamar tanpa menghiraukan panggilan dari suaminya!
"Re... Reva.. sayang! Jangan lari-lari begitu dong!" Naymar takut terjadi sesuatu pada kandungan Reva!
"Kamu ini kenapa sih Re, Seharusnya aku yang marah sama kamu karena sudah membiarkan lelaki lain menyentuh kepalamu! kamu lupa ya Pesan aku tadi pagi?kamu wanita yang sudah bersuami, Pantaskah Kau membiarkan laki-laki lain menyentuhmu?"
Jika Naymar sudah menyebut dirinya sendiri dengan sebutan aku, berarti dia sedang marah. nyali Reva sedikit penciut, dia berusaha untuk terlihat tenang dimata suaminya. Padahal dia sudah menahan mati-matian untuk tidak menangis.
"Mas itu yang apa-apaan! senang sekali tebar pesona di depan teman-temanku! suka ya! Lihat Mereka Memandangmu dengan tatapan Memuja?" Reva berucap Lirih! dia sendiri tidak tahu kenapa dirinya seperti tidak suka melihat wanita lain memandang suaminya apalagi memuji ketampanan suaminya!
Dari tadi pagi,Reva berusaha menahan diri untuk tidak menghubungi Naymar! tanpa sadar kedua bola mata bening itu mengeluarkan air!
Naymar merasakan istrinya sedang menunjukkan rasa cemburunya padanya!
Naymar mendekat dan memeluk sang istri dengan erat!
__ADS_1
"Maafkan Mas sayang,jangan menangis! mungkin menurutmu Mas terlalu mengekang mu ya! Maaf Sayang, maaf! Mas berjanji akan membiarkanmu hidup bebas semaumu! Tapi tolong jagalah kandunganmu, agar tidak terjadi apa-apa dengan janinnya!" selesai berkata seperti itu Naymar melepaskan pelukannya! dalam hati ia merutuki dirinya yang terlalu posesif!
Reva tidak terima dengan kata-kata suaminya yang yang akan membiarkan hidupnya bebas semaunya! berarti Naymar tidak menganggapnya sebagai istri dong! justru dirinya senang dengan keposesifan Neymar, karena merasa dirinya di sayang oleh sang suami!
"Mas bicara apa sih? apa aku ini hanya istri Diatas Kertas? sehingga Mas membiarkan aku bebas semauku!"
"Siapa yang bilang kamu istri di atas kertas sayang?" Neymar bicara sambil membelai lembut rambut istrinya!
"Mas hanya tidak mau! kamu berfikir jika Mas menghalangi ruang gerak kamu! kamu menjadi tidak bebas setelah menjalani pernikahan dengan mas!"sesal Naymar!
"Justru aku suka Mas melakukan aksi seperti tadi terhadap teman-teman laki-lakiku! Aku merasa seperti terlindungi dari orang-orang jahat!" ucap Reva sumringah sambil melap air matanya kasar!
"Tapi Kamu membiarkan dia mengacak-acak rambutmu!" ucap Naymar bersungut-sungut!
"Maaf Mas, Aku juga tidak tahu jika Putra akan mengacak-acak Rambutku seperti tadi! Aku hendak menegurnya, tapi sudah keduluan dihajar sama mas! Mas Cemburu ya!!"
Naymar kembali menarik istrinya ke dalam pelukannya.
"Iya sayang mas cemburu, sangat cemburu malah. tidak sudi melihat orang lain menyentuh milik Mas."
"Kalau Mas cemburu berarti sudah cinta sama aku dong!" ucap Reva malu-malu!
"Tapi aku belum pernah dengar dari mulut Mas sendiri bahwa mas cinta sama aku!" Reva memonyongkan mulutnya seperti ikan jarum!
"Apa semua tindakan Mas selama ini membuatmu tidak merasa bahwa Mas mencintaimu?"
"Aku ingin mendengar langsung dari bibir Mas! kalau melalui tindakan, aku merasa bahwa itu hal biasa yang dilakukan suami terhadap istrinya! dan Mas bukan hanya melakukan itu terhadapku! terhadap Rindu pun mas bertindak seperti itu!" protes Reva.
"Oke, oke, oke, mas mengaku kalah, istri cantik Mas emang paling benar! pasang telingamu baik-baik dan cernakan dengan otakmu!!! Revalina Gabriella.... aku suamimu Gabriel Naymar, dengan sadar, tidak mabuk, menyatakan bahwa, Aku Mencintaimu."
"Benarkah? Mas tidak membual kan?"
"Ya sayang! mas mu ini mengatakan yang sebenarnya!! I love you my wife."
"I love you too my husband more..."
Naymar tidak percaya dengan ungkapan istrinya. dia lebih mengetatkan pelukan pada sang istri!
"Hari ini mas sangat bahagia." ucap Naymar Tulus.
__ADS_1