
To : florentiaflo@pioneertechno.ac.us
From : daisy_flower@girlsmail.com
Subject : Lulus!!!!
Yeeey... kami lulus!! Bahkan SMA Insani jadi peringkat terbaik se-SMA Jakarta karena nilai UN dan rata-rata kita yang tinggi. Kamu benar saat kamu datang ke Jakarta buat pernikahan Om Phillip dan Tante Brenda dulu untuk berhenti berpikir kayak anak-anak dan mulai menata masa depan. Makanya aku berusaha menjadi lebih dewasa. Aku putusin untuk jadi dokter, Stella mutusin untuk ambil psikologi sedangkan Caesar ambil teknik komputer. Anehnya, kami masuk dikampus yang sama. Mungkinkah kami jodoh? Hahahaha.
Beberapa hari ini kami jadi kepikiran saat kamu jadi 'murid' SMA. Sejak kedatangan kamu, kami sepakat kalau hidup kami berubah. Kamu ajarin kita bertiga kalau apapun bisa kami raih kalau kami berusaha keras dan pantang menyerah. Makasih ya Flo karena hadir dikehidupan kita.
__ADS_1
By the way, bulan lalu Kak Azka terima beasiswa ke Inggris. Dia mau serius ambil kedokteran disana. Aku kasian sama dia. Kamu tentu tau kalau dia masih menolak bicara sama Bu Mawar kan? Agak kasihan juga sama dia karena punya ibu seseram itu.
Hei, kamu tau kalau pada akhirnya Stella bisa move on dari Azka, kan? Dia lagi deket sama teman gerejanya yang aku lihat dari fotonya sih jauh lebih ganteng dari Azka. Syukur deh.
*Ngomongin soal Stella, kamu udah tau belum sih kalau Stella bentar lagi jadi kakak? Tante Brenda ternyata lagi hamil tiga bulan dan waktu Stella cerita ke aku, dia itu kayak orang gila soalnya teriak-teriak kesenangan. Kalau kamu lihat ekspresi senangnya itu, aku yakin kamu juga ketularan senang. Dia janji akan jaga adiknya bahkan minta ke Tante Brenda untuk menamai adiknya itu Freya.
Tentang Caesar, dia pasti nggak cerita kalau dia putus dari Pak Collin. Kata Caesar, dia mencoba untuk jadi cowok normal. Aku sendiri nggak ngerti gimana cara dia merubah orientasi seksualnya tapi aku dan Stella mendukung apapun yang dia pilih. Sahabat menerima apapun, kan?
Caesar juga bilang kalau dia mau jadi programmer. Katanya dia tertarik setelah lihat kamu. Dia cerita kalau kamu itu guru yang galak, bahkan jauh lebih galak dari guru lesnya. Tapi dia senang karena kamu mau bantu dia. Dia juga bilang kalau dia bersyukur ketemu kamu yang bikin dia bisa fokus memilih masa depan dia.
__ADS_1
Nggak cuma dia, tapi aku juga. Kayak yang kamu bilang selama ini supaya kami menikmati hidup sekaligus merencanakan yang terbaik untuk masa depan kami. Makanya aku memilih untuk jadi dokter anak. Aku mau supaya aku bisa membantu orang lain kayak kamu selalu bantu kami. Doain aku ya?
Wisuda SMA Insani tinggal sebulan lagi. Kamu pasti bisa datang, kan? Jangan lupa bawa hadiah buat kami dari liburan kamu di Yunani ya?
With love,
Daisy.
PS: Congrats ya buat lamaran kemarin. Kita lihat foto waktu Pak Davin melamar kamu di pantai Santorini. Asli, romantis abisss. Kalau udah tau tanggal pastinya, hubungin kita ya?
__ADS_1